<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sosok Joya Pria yang Tewas Dibakar Hidup-Hidup di Mata Adik Kandungnya</title><description>Menurut Bambang, Joya dikenal sebagai sosok orang yang baik, pintar dan pendiam, serta rajin ibadah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/09/338/1752836/sosok-joya-pria-yang-tewas-dibakar-hidup-hidup-di-mata-adik-kandungnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/09/338/1752836/sosok-joya-pria-yang-tewas-dibakar-hidup-hidup-di-mata-adik-kandungnya"/><item><title>Sosok Joya Pria yang Tewas Dibakar Hidup-Hidup di Mata Adik Kandungnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/09/338/1752836/sosok-joya-pria-yang-tewas-dibakar-hidup-hidup-di-mata-adik-kandungnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/09/338/1752836/sosok-joya-pria-yang-tewas-dibakar-hidup-hidup-di-mata-adik-kandungnya</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2017 18:34 WIB</pubDate><dc:creator>Djamhari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/09/338/1752836/sosok-joya-pria-yang-tewas-dibakar-hidup-hidup-di-mata-adik-kandungnya-O5zbH2BZBn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses autopsi almarhum Joya (Foto: Djamhari/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/09/338/1752836/sosok-joya-pria-yang-tewas-dibakar-hidup-hidup-di-mata-adik-kandungnya-O5zbH2BZBn.jpg</image><title>Proses autopsi almarhum Joya (Foto: Djamhari/Okezone)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Adik Joya, Bambang Purnomo (29) yang turut hadir pada saat proses autopsi tim dokter forensik Mabes Polri di TPU Kedondong, Kampung Harapan Baru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (9/8/2017) menceritakan sosok kakaknya dalam keseharian.

Menurut Bambang, Joya dikenal sebagai sosok orang yang baik, pintar dan pendiam, serta rajin ibadah. &amp;ldquo;Dia merupakan, panutan kami sebagai adik di keluarga, dengan kepribadiannya. Dan kami pun sampai saat ini masih tidak yakin dia mencuri,&amp;rdquo; ucap Bambang di TPU Kedondong, Rabu (9/8/2017).

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, sosok Joya yang pendiam mulai terlihat kala kakak sulungnya itu sempat memiliki usaha toko roti. Namun, usahanya itu bangkrut hingga akhirnya menjadi pendiam. &amp;ldquo;Waktu itu dia sempat depresi juga,&amp;rdquo; ujar Bambang.

Baca juga: Nyoba Kabur saat Dimintai Keterangan, Polisi Tembak Pelaku Utama Joya yang Dibakar Hidup-Hidup

Namun, karena Joya adalah orang yang pintar, tidak membuatnya frustrasi dan bangkit menjalankan bisnis baru. Joya akhirnya mempelajari berbagai hal dan menjadi tukang servis mesin elektronik guna menghidupi keluarganya.

&amp;nbsp;&amp;ldquo;Dia orangnya mau belajar, jadi saat usaha rotinya bangkrut dia lalu belajar bersama temannya untuk bisa memperbaiki mesin eletronik. Dan setelah bisa, dia pun bekerja sebagai tukang servis sampai sekarang buat hidup mandiri dengan keluarganya,&amp;rdquo; tutur Bambang.</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Adik Joya, Bambang Purnomo (29) yang turut hadir pada saat proses autopsi tim dokter forensik Mabes Polri di TPU Kedondong, Kampung Harapan Baru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (9/8/2017) menceritakan sosok kakaknya dalam keseharian.

Menurut Bambang, Joya dikenal sebagai sosok orang yang baik, pintar dan pendiam, serta rajin ibadah. &amp;ldquo;Dia merupakan, panutan kami sebagai adik di keluarga, dengan kepribadiannya. Dan kami pun sampai saat ini masih tidak yakin dia mencuri,&amp;rdquo; ucap Bambang di TPU Kedondong, Rabu (9/8/2017).

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, sosok Joya yang pendiam mulai terlihat kala kakak sulungnya itu sempat memiliki usaha toko roti. Namun, usahanya itu bangkrut hingga akhirnya menjadi pendiam. &amp;ldquo;Waktu itu dia sempat depresi juga,&amp;rdquo; ujar Bambang.

Baca juga: Nyoba Kabur saat Dimintai Keterangan, Polisi Tembak Pelaku Utama Joya yang Dibakar Hidup-Hidup

Namun, karena Joya adalah orang yang pintar, tidak membuatnya frustrasi dan bangkit menjalankan bisnis baru. Joya akhirnya mempelajari berbagai hal dan menjadi tukang servis mesin elektronik guna menghidupi keluarganya.

&amp;nbsp;&amp;ldquo;Dia orangnya mau belajar, jadi saat usaha rotinya bangkrut dia lalu belajar bersama temannya untuk bisa memperbaiki mesin eletronik. Dan setelah bisa, dia pun bekerja sebagai tukang servis sampai sekarang buat hidup mandiri dengan keluarganya,&amp;rdquo; tutur Bambang.</content:encoded></item></channel></rss>
