<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HISTORIPEDIA: Pakistan Merdeka dari Kekuasaan Inggris</title><description>Pada 14 Agustus 1947, Pakistan memperoleh kemerdekaannya dari Inggris.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/14/18/1755545/historipedia-pakistan-merdeka-dari-kekuasaan-inggris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/14/18/1755545/historipedia-pakistan-merdeka-dari-kekuasaan-inggris"/><item><title>HISTORIPEDIA: Pakistan Merdeka dari Kekuasaan Inggris</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/14/18/1755545/historipedia-pakistan-merdeka-dari-kekuasaan-inggris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/14/18/1755545/historipedia-pakistan-merdeka-dari-kekuasaan-inggris</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2017 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/14/18/1755545/historipedia-pakistan-merdeka-dari-kekuasaan-inggris-UN6KMcaPG8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/14/18/1755545/historipedia-pakistan-merdeka-dari-kekuasaan-inggris-UN6KMcaPG8.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>SEPANJANG abad ke-19, Pakistan merupakan bagian dari daerah Kerajaan Inggris di India yang mencakup hampir seluruh wilayah India modern, Pakistan dan Bangladesh. Setelah berada di bawah kendali asing selama hampir dua abad, dimulai dari Perusahaan Dagang India Timur pada 1757 dan dilanjutkan oleh kekuasaan Inggris pada 1858, rakyat India mulai bergerak untuk menuntut kemerdekaannya.
Pada 1940-an, seiring dengan semakin menguatnya gerakan kemerdekaan India, gerakan nasionalisme Muslim pimpinan Muhammad Ali Jinnah juga muncul ke permukaan. Gerakan itu diwakili oleh Liga Muslim sebagai sebuah partai politik yang memperjuangkan kepentingan diaspora Muslim di India.
Liga Muslim memainkan peran penting dalam pergerakan kemerdekaan India pada 1940 dan turut menjadi pendorong di balik terbentuknya Pakistan sebagai negara Islam di Asia Selatan. Sidang umum Liga Muslim yang digelar pada 22-24 Maret 1940 memunculkan Resolusi Lahore, sebuah seruan untuk membentuk negara merdeka untuk umat Muslim.
Pada 1946, Pemerintah Inggris kehabisan sumber daya setelah menghadapi sejumlah peristiwa besar termasuk Perang Dunia II dan sejumlah kerusuhan. Menyadari bahwa Inggris tidak memiliki mandat dari dalam negeri, mau pun dunia internasional, serta melihat keadaan di India yang semakin tak stabil, London memutuskan untuk mengakhiri pemerintahannya di India.
Partai Kongres Nasional India meminta dibentuknya satu negara. Namun, warga Muslim mayoritas yang tak setuju dengan permintaan itu mengajukan pembentukan Pakistan yang terpisah dengan India sebagai alternatifnya.
Di tahun yang sama, Inggris kemudian mengirimkan Misi Kabinet ke India untuk mencapai kompromi antara Partai Kongres dan Liga Muslim dengan mengusulkan sebuah negara bersistem desentralisasi dengan kekuasaan yang besar pada pemerintah daerah. Usulan tersebut ditolak kedua partai sehingga menimbulkan sejumlah kerusuhan di kawasan Asia Selatan.
&amp;nbsp;Akhirnya pada Februari 1947, Perdana Menteri (PM) Inggris Clement Atlee mengumumkan bahwa London akan memberikan pemerintahan mandiri kepada India paling lambat pada Juni 1948. Empat bulan kemudian, pada Juni 1947, Pemerintah Inggris menyatakan telah menerima prinsip untuk membagi India menjadi dua negara merdeka. &amp;nbsp;
Tanggal 14 Agustus 1947 yang juga menjadi peringatan dua tahun menyerahnya Jepang pada sekutu dalam Perang Dunia II dipilih menjadi tanggal upacara penyerahan kekuasaan pada Pakistan. Sejak saat itu, 14 Agustus diperingati sebagi Hari Kemerdekaan Pakistan.</description><content:encoded>SEPANJANG abad ke-19, Pakistan merupakan bagian dari daerah Kerajaan Inggris di India yang mencakup hampir seluruh wilayah India modern, Pakistan dan Bangladesh. Setelah berada di bawah kendali asing selama hampir dua abad, dimulai dari Perusahaan Dagang India Timur pada 1757 dan dilanjutkan oleh kekuasaan Inggris pada 1858, rakyat India mulai bergerak untuk menuntut kemerdekaannya.
Pada 1940-an, seiring dengan semakin menguatnya gerakan kemerdekaan India, gerakan nasionalisme Muslim pimpinan Muhammad Ali Jinnah juga muncul ke permukaan. Gerakan itu diwakili oleh Liga Muslim sebagai sebuah partai politik yang memperjuangkan kepentingan diaspora Muslim di India.
Liga Muslim memainkan peran penting dalam pergerakan kemerdekaan India pada 1940 dan turut menjadi pendorong di balik terbentuknya Pakistan sebagai negara Islam di Asia Selatan. Sidang umum Liga Muslim yang digelar pada 22-24 Maret 1940 memunculkan Resolusi Lahore, sebuah seruan untuk membentuk negara merdeka untuk umat Muslim.
Pada 1946, Pemerintah Inggris kehabisan sumber daya setelah menghadapi sejumlah peristiwa besar termasuk Perang Dunia II dan sejumlah kerusuhan. Menyadari bahwa Inggris tidak memiliki mandat dari dalam negeri, mau pun dunia internasional, serta melihat keadaan di India yang semakin tak stabil, London memutuskan untuk mengakhiri pemerintahannya di India.
Partai Kongres Nasional India meminta dibentuknya satu negara. Namun, warga Muslim mayoritas yang tak setuju dengan permintaan itu mengajukan pembentukan Pakistan yang terpisah dengan India sebagai alternatifnya.
Di tahun yang sama, Inggris kemudian mengirimkan Misi Kabinet ke India untuk mencapai kompromi antara Partai Kongres dan Liga Muslim dengan mengusulkan sebuah negara bersistem desentralisasi dengan kekuasaan yang besar pada pemerintah daerah. Usulan tersebut ditolak kedua partai sehingga menimbulkan sejumlah kerusuhan di kawasan Asia Selatan.
&amp;nbsp;Akhirnya pada Februari 1947, Perdana Menteri (PM) Inggris Clement Atlee mengumumkan bahwa London akan memberikan pemerintahan mandiri kepada India paling lambat pada Juni 1948. Empat bulan kemudian, pada Juni 1947, Pemerintah Inggris menyatakan telah menerima prinsip untuk membagi India menjadi dua negara merdeka. &amp;nbsp;
Tanggal 14 Agustus 1947 yang juga menjadi peringatan dua tahun menyerahnya Jepang pada sekutu dalam Perang Dunia II dipilih menjadi tanggal upacara penyerahan kekuasaan pada Pakistan. Sejak saat itu, 14 Agustus diperingati sebagi Hari Kemerdekaan Pakistan.</content:encoded></item></channel></rss>
