<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ikut Tes di PDIP, Kapolda Kaltim Irjen Safaruddin Siap Maju di Pilgub 2018</title><description>Bursa bakal calon gubernur Kalimantan Timur kembali bertambah dengan masuknya nama  Kapolda Kaltim, Irjen Safaruddin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/15/340/1756502/ikut-tes-di-pdip-kapolda-kaltim-irjen-safaruddin-siap-maju-di-pilgub-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/15/340/1756502/ikut-tes-di-pdip-kapolda-kaltim-irjen-safaruddin-siap-maju-di-pilgub-2018"/><item><title>Ikut Tes di PDIP, Kapolda Kaltim Irjen Safaruddin Siap Maju di Pilgub 2018</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/15/340/1756502/ikut-tes-di-pdip-kapolda-kaltim-irjen-safaruddin-siap-maju-di-pilgub-2018</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/15/340/1756502/ikut-tes-di-pdip-kapolda-kaltim-irjen-safaruddin-siap-maju-di-pilgub-2018</guid><pubDate>Selasa 15 Agustus 2017 18:06 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/15/340/1756502/ikut-tes-di-pdip-kapolda-kaltim-irjen-safaruddin-siap-maju-di-pilgub-2018-wopDh89l18.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin (Amir/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/15/340/1756502/ikut-tes-di-pdip-kapolda-kaltim-irjen-safaruddin-siap-maju-di-pilgub-2018-wopDh89l18.jpg</image><title>Kapolda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin (Amir/Okezone)</title></images><description>BALIKPAPAN - Bursa bakal calon gubernur Kalimantan Timur kembali bertambah dengan masuknya nama  Kapolda Kaltim, Irjen Safaruddin. Dia menyatakan sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPP PDI Perjuangan pada 9 Agustus lalu.
&quot;Saya sudah menjalani tes, direkomendasikan atau tidak, ya saya ikuti saja hasilnya,&quot; kata Safaruddin, Selasa (15/8/2017).
Dia mengaku belum ada pembicaraan soal siapa yang akan mendampinginya di Pilgub Kaltim 2018. &quot;Belum ada pembicaraan dengan calon lain, dengan partai lain juga belum. Komunikasi politik saya baru ke PDI Perjuangan saja,&quot; ujarnya sembari berseloroh bahwa bakal calon lain yang mendekati dirinya adalah wartawan.
Safaruddin juga menampik anggapan melamar ke PDI Perjuangan karena dorongan dari pihak tertentu. Dia menegaskan niatnya maju ke Pilgub Kaltim ingin membangun Kaltim dan dia mengaku sudah menyiapkan visi-misinya.
&quot;Atas dasar keinginan saya sendiri karena ingin membantu membangun Kaltim. Visi misi dan program politik akan saya sampaikan kalau sudah direkomendasikan,&quot; ucapnya.
Safaruddin menegaskan jika dirinya terpilih maka siap mundur dari jabatan Kapolda Kaltim. &quot;Kan memang begitu peraturannya. Mundur saat sudah mendapatkan rekomendasi, baik sebagai calon gubernur atau pun calon wakilnya,&quot; lanjutnya.
Menurut pria berdarah Sulawesi Selatan itu, tidak ada suatu daerah atau negara yang bisa membangun tanpa jaminan keamanan. &quot;Selama ini kan saya bekerja supaya Kaltim ini aman. Saya kerap melakukan safari bahkan kotbah Jumat ke beberapa masjid agar tidak lagi ada ujaran kebencian tersebar di media sosial dan keamanan itu bisa terwujud,&quot; ujar Safaruddin yang mengaku tidak khawatir jika agenda safari itu dianggap bermuatan politis.
Orang nomor satu di kepolisian Kaltim ini menjadi bakal calon ke 11 yang melamar ke partai berlambang banteng. Sebelumnya ada nama M Sya'bani yang menjabat Staf Ahli Gubernur Kaltim dan Rizal Effendi yang kini sebagai Wali Kota Balikpapan.
Sebelumnya Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis sempat mendengar nama Safaruddin. Hanya saja dirinya tidak menyangka jika pemilik nama itu adalah Kapolda Kaltim.
&quot;Sudah saya kroscek dan benar Kapolda Kaltim ikut pencalonan. Kalau hasil fit and proper test ada di tangan DPP, nanti DPP juga yang memutuskan serta mengumumkan pasangan calon,&quot; beber Ananda yang juga mempersiapkan sosialisasi paslon jika sudah diumumkan.
Dalam burs bakal calon gubernur kaltim ini bermunculan nama-nama yang mayoritas berasal dari pimpinan daerah di Kaltim seperti Rita Widyasari ketua Golkar Kaltim yang juga Bupati Kukar ini resmi menjadi balon dari Golkar yang kini masih mencari pasangan.
Nama lainya Yusran Aspar ketua Gerindra Kaltim juga Bupati PPU ini sudah pasti maju sebagai balon dari Gerindra. Calon lainya yakni Syaharie Jaang Wali kota Samarinda yang juga ketua Demokrat kaltim yang juga akan diusung Demokrat.
Nama lain yang muncul yakni Rizal Effendi wali kota Balikpapan yang santer berpasangan dengan Syaharie Jaang. Sementara dari kalangan birokrat muncul nama Rusmadi Wongso Sekdaprov Kaltim yang juga siap maju. Awang Ferdian anggota DPR RI juga putra dari gubernur Kaltim Awang Faroek. Namun nama-nama itu belum terbentuk pada pada koalisi yang permanen.
</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Bursa bakal calon gubernur Kalimantan Timur kembali bertambah dengan masuknya nama  Kapolda Kaltim, Irjen Safaruddin. Dia menyatakan sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPP PDI Perjuangan pada 9 Agustus lalu.
&quot;Saya sudah menjalani tes, direkomendasikan atau tidak, ya saya ikuti saja hasilnya,&quot; kata Safaruddin, Selasa (15/8/2017).
Dia mengaku belum ada pembicaraan soal siapa yang akan mendampinginya di Pilgub Kaltim 2018. &quot;Belum ada pembicaraan dengan calon lain, dengan partai lain juga belum. Komunikasi politik saya baru ke PDI Perjuangan saja,&quot; ujarnya sembari berseloroh bahwa bakal calon lain yang mendekati dirinya adalah wartawan.
Safaruddin juga menampik anggapan melamar ke PDI Perjuangan karena dorongan dari pihak tertentu. Dia menegaskan niatnya maju ke Pilgub Kaltim ingin membangun Kaltim dan dia mengaku sudah menyiapkan visi-misinya.
&quot;Atas dasar keinginan saya sendiri karena ingin membantu membangun Kaltim. Visi misi dan program politik akan saya sampaikan kalau sudah direkomendasikan,&quot; ucapnya.
Safaruddin menegaskan jika dirinya terpilih maka siap mundur dari jabatan Kapolda Kaltim. &quot;Kan memang begitu peraturannya. Mundur saat sudah mendapatkan rekomendasi, baik sebagai calon gubernur atau pun calon wakilnya,&quot; lanjutnya.
Menurut pria berdarah Sulawesi Selatan itu, tidak ada suatu daerah atau negara yang bisa membangun tanpa jaminan keamanan. &quot;Selama ini kan saya bekerja supaya Kaltim ini aman. Saya kerap melakukan safari bahkan kotbah Jumat ke beberapa masjid agar tidak lagi ada ujaran kebencian tersebar di media sosial dan keamanan itu bisa terwujud,&quot; ujar Safaruddin yang mengaku tidak khawatir jika agenda safari itu dianggap bermuatan politis.
Orang nomor satu di kepolisian Kaltim ini menjadi bakal calon ke 11 yang melamar ke partai berlambang banteng. Sebelumnya ada nama M Sya'bani yang menjabat Staf Ahli Gubernur Kaltim dan Rizal Effendi yang kini sebagai Wali Kota Balikpapan.
Sebelumnya Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis sempat mendengar nama Safaruddin. Hanya saja dirinya tidak menyangka jika pemilik nama itu adalah Kapolda Kaltim.
&quot;Sudah saya kroscek dan benar Kapolda Kaltim ikut pencalonan. Kalau hasil fit and proper test ada di tangan DPP, nanti DPP juga yang memutuskan serta mengumumkan pasangan calon,&quot; beber Ananda yang juga mempersiapkan sosialisasi paslon jika sudah diumumkan.
Dalam burs bakal calon gubernur kaltim ini bermunculan nama-nama yang mayoritas berasal dari pimpinan daerah di Kaltim seperti Rita Widyasari ketua Golkar Kaltim yang juga Bupati Kukar ini resmi menjadi balon dari Golkar yang kini masih mencari pasangan.
Nama lainya Yusran Aspar ketua Gerindra Kaltim juga Bupati PPU ini sudah pasti maju sebagai balon dari Gerindra. Calon lainya yakni Syaharie Jaang Wali kota Samarinda yang juga ketua Demokrat kaltim yang juga akan diusung Demokrat.
Nama lain yang muncul yakni Rizal Effendi wali kota Balikpapan yang santer berpasangan dengan Syaharie Jaang. Sementara dari kalangan birokrat muncul nama Rusmadi Wongso Sekdaprov Kaltim yang juga siap maju. Awang Ferdian anggota DPR RI juga putra dari gubernur Kaltim Awang Faroek. Namun nama-nama itu belum terbentuk pada pada koalisi yang permanen.
</content:encoded></item></channel></rss>
