<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh! Belasan Unit Truk dengan Sengaja Dibakar di Cile</title><description>Belasan truk pengangkut makananan dilaporkan dengan sengaja dibakar di Cile oleh suku lokal yang ingin kembali merebut wilayah Cile.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/20/18/1759163/waduh-belasan-unit-truk-dengan-sengaja-dibakar-di-cile</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/20/18/1759163/waduh-belasan-unit-truk-dengan-sengaja-dibakar-di-cile"/><item><title>Waduh! Belasan Unit Truk dengan Sengaja Dibakar di Cile</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/20/18/1759163/waduh-belasan-unit-truk-dengan-sengaja-dibakar-di-cile</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/20/18/1759163/waduh-belasan-unit-truk-dengan-sengaja-dibakar-di-cile</guid><pubDate>Minggu 20 Agustus 2017 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/20/18/1759163/waduh-belasan-unit-truk-dengan-sengaja-dibakar-di-cile-SposXfADfb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belasan truk sengaja dibakar di Cile. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/20/18/1759163/waduh-belasan-unit-truk-dengan-sengaja-dibakar-di-cile-SposXfADfb.jpg</image><title>Belasan truk sengaja dibakar di Cile. (Foto: Reuters)</title></images><description>SANTIAGO - Belasan truk pengangkut makananan dilaporkan dengan sengaja dibakar di Cile. Jumlah truk yang terbakar diketahui mencapai 18 truk. Truk-truk tersebut terbakar tepatnya di sebuah lokasi parkir di Kota Temuco, Cile Selatan.
Sebagaimana dilansir dari Reuters, Minggu (20/8/2017),&amp;nbsp; pejabat setempat menuturkan truk-truk tersebut dibakar secara sengaja. Gubernur Araucania, Nora Barrientos dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio lokal menyatakan, pelaku pembakaran truk tersebut merupakan sebuah kelompok pemberontak.
&quot;Berdasarkan bukti yqang dikumpulkan di tempat kejadian perkara (TKP), terbakarnya truk-truk tersebut terkait dengan sebuah kelompok pemberontak Weichan Auka Mapu,&quot; ujar Barrientos.
Kelompok pemberontak Weichan Auka Mapu sendiri merupakan kelompok pemberontak yang didirikan oleh masyarakat suku lokal Mapuche. Sementara itu, pihak Weichan Auka Mapu juga telah mengeluarkan klaim langsung sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas insiden tersebut.
Lokasi pembakaran di Cile Selatan itu diketahui memang tengah menjadi target untuk dikuasai kembali oleh Mapuche. Suku asli Cile itu sempat menguasai wilayah tersebut pada abad ke-19 sebelum bangsa Spanyol datang.
Penduduk asli Mapuche mendiami Cile bagian tengah dan selatan pada abad ke-16. Barrientos menambahkan pihak berwenang kini tengah menyelidiki kasus pembakaran tersebut dan mempertimbangkan tindakan hukum apa yang akan diambil.</description><content:encoded>SANTIAGO - Belasan truk pengangkut makananan dilaporkan dengan sengaja dibakar di Cile. Jumlah truk yang terbakar diketahui mencapai 18 truk. Truk-truk tersebut terbakar tepatnya di sebuah lokasi parkir di Kota Temuco, Cile Selatan.
Sebagaimana dilansir dari Reuters, Minggu (20/8/2017),&amp;nbsp; pejabat setempat menuturkan truk-truk tersebut dibakar secara sengaja. Gubernur Araucania, Nora Barrientos dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio lokal menyatakan, pelaku pembakaran truk tersebut merupakan sebuah kelompok pemberontak.
&quot;Berdasarkan bukti yqang dikumpulkan di tempat kejadian perkara (TKP), terbakarnya truk-truk tersebut terkait dengan sebuah kelompok pemberontak Weichan Auka Mapu,&quot; ujar Barrientos.
Kelompok pemberontak Weichan Auka Mapu sendiri merupakan kelompok pemberontak yang didirikan oleh masyarakat suku lokal Mapuche. Sementara itu, pihak Weichan Auka Mapu juga telah mengeluarkan klaim langsung sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas insiden tersebut.
Lokasi pembakaran di Cile Selatan itu diketahui memang tengah menjadi target untuk dikuasai kembali oleh Mapuche. Suku asli Cile itu sempat menguasai wilayah tersebut pada abad ke-19 sebelum bangsa Spanyol datang.
Penduduk asli Mapuche mendiami Cile bagian tengah dan selatan pada abad ke-16. Barrientos menambahkan pihak berwenang kini tengah menyelidiki kasus pembakaran tersebut dan mempertimbangkan tindakan hukum apa yang akan diambil.</content:encoded></item></channel></rss>
