<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menegangkan! Gadis Ini Selamat dari Kecelakaan Bungee Jumping Setinggi 50 Meter</title><description>Arena bungee jumping di Shidu National Park pun ditutup menyusul kejadian itu dan menunggu pemeriksaan keamanan lebih lanjut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/22/18/1760710/menegangkan-gadis-ini-selamat-dari-kecelakaan-bungee-jumping-setinggi-50-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/22/18/1760710/menegangkan-gadis-ini-selamat-dari-kecelakaan-bungee-jumping-setinggi-50-meter"/><item><title>Menegangkan! Gadis Ini Selamat dari Kecelakaan Bungee Jumping Setinggi 50 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/22/18/1760710/menegangkan-gadis-ini-selamat-dari-kecelakaan-bungee-jumping-setinggi-50-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/22/18/1760710/menegangkan-gadis-ini-selamat-dari-kecelakaan-bungee-jumping-setinggi-50-meter</guid><pubDate>Selasa 22 Agustus 2017 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Ainur Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/22/18/1760710/menegangkan-gadis-ini-selamat-dari-kecelakaan-bungee-jumping-setinggi-50-meter-5QBHHXuhBc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: YouTube/World Viral Videos</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/22/18/1760710/menegangkan-gadis-ini-selamat-dari-kecelakaan-bungee-jumping-setinggi-50-meter-5QBHHXuhBc.jpg</image><title>Foto: YouTube/World Viral Videos</title></images><description>BEIJING &amp;ndash; Bagi pencinta olahraga ekstrem, sebaiknya Anda tetap berhati-hati sebelum memulainya. Walaupun sudah ada tenaga ahli atau pengawas profesional saat ingin melakukan olahraga ekstrem, tidak ada salahnya Anda mengecek kembali peralatan yang digunakan. Karena tenaga ahli atau pengawas profesional adalah manusia juga yang pastinya bisa berbuat kesalahan.
Seperti yang menimpa gadis berusia 17 tahun di Beijing, China. Ia melakukan olahraga ekstrem, bungee jumping, dari menara dengan ketinggian sekira 50 meter yang di bawahnya terdapat sungai. Arena bungee jumping tersebut berada di Shidu National Park di Fangshan, Beijing.
Sebuah tayangan video menunjukkan, saat pantulan pertama tidak terjadi apa-apa. Seperti orang-orang yang melakukan bungee jumping pada umumnya, sang gadis pun hanya berteriak tanda menikmati kegiatan tersebut.
Namun setelah pantulan kedua, tiba-tiba tali yang mengikat kakinya pun terlepas. Gadis itu pun akhirnya terlempar ke sungai yang berada di bawah menara bungee jumping tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/Ino5V68UswQ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Video: YouTube/World Viral Videos
Saat diselamatkan, gadis tersebut dalam keadaan sadar. Ia pun segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Beruntung, gadis tersebut tidak mengalami luka serius yang mengancam jiwanya. Namun, akhirnya ia dipindahkan ke Rumah Sakit Militer untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Operator bungee jumping Shidu National Park mengatakan, mereka tidak menemukan masalah keamanan dengan peralatan yang ada karena telah memenuhi standar.
Kelalaian manusia merupakan penyebab kecelakaan tersebut. Diketahui, terdapat kesalahan komunikasi selama anggota staf mencoba mengurangkan tali pengikat kaki gadis tersebut.
Kini Shidu National Park menutup semua arena bungee jumping guna pemeriksaan keamanan keseluruhan. Penutupan tersebut dilakukan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Selain itu, Administrasi Keselamatan Kerja di Fangshan juga melakukan penyelidikan lainnya. Diketahui, anggota staf yang diketahui menjadi penyebab kecelakaan tersebut diskors. Demikian dilansir dari Daily Mail, Selasa (22/8/2017).</description><content:encoded>BEIJING &amp;ndash; Bagi pencinta olahraga ekstrem, sebaiknya Anda tetap berhati-hati sebelum memulainya. Walaupun sudah ada tenaga ahli atau pengawas profesional saat ingin melakukan olahraga ekstrem, tidak ada salahnya Anda mengecek kembali peralatan yang digunakan. Karena tenaga ahli atau pengawas profesional adalah manusia juga yang pastinya bisa berbuat kesalahan.
Seperti yang menimpa gadis berusia 17 tahun di Beijing, China. Ia melakukan olahraga ekstrem, bungee jumping, dari menara dengan ketinggian sekira 50 meter yang di bawahnya terdapat sungai. Arena bungee jumping tersebut berada di Shidu National Park di Fangshan, Beijing.
Sebuah tayangan video menunjukkan, saat pantulan pertama tidak terjadi apa-apa. Seperti orang-orang yang melakukan bungee jumping pada umumnya, sang gadis pun hanya berteriak tanda menikmati kegiatan tersebut.
Namun setelah pantulan kedua, tiba-tiba tali yang mengikat kakinya pun terlepas. Gadis itu pun akhirnya terlempar ke sungai yang berada di bawah menara bungee jumping tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/Ino5V68UswQ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Video: YouTube/World Viral Videos
Saat diselamatkan, gadis tersebut dalam keadaan sadar. Ia pun segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Beruntung, gadis tersebut tidak mengalami luka serius yang mengancam jiwanya. Namun, akhirnya ia dipindahkan ke Rumah Sakit Militer untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Operator bungee jumping Shidu National Park mengatakan, mereka tidak menemukan masalah keamanan dengan peralatan yang ada karena telah memenuhi standar.
Kelalaian manusia merupakan penyebab kecelakaan tersebut. Diketahui, terdapat kesalahan komunikasi selama anggota staf mencoba mengurangkan tali pengikat kaki gadis tersebut.
Kini Shidu National Park menutup semua arena bungee jumping guna pemeriksaan keamanan keseluruhan. Penutupan tersebut dilakukan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Selain itu, Administrasi Keselamatan Kerja di Fangshan juga melakukan penyelidikan lainnya. Diketahui, anggota staf yang diketahui menjadi penyebab kecelakaan tersebut diskors. Demikian dilansir dari Daily Mail, Selasa (22/8/2017).</content:encoded></item></channel></rss>
