<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Bocah Berkelamin Ganda di Palembang yang Akhirnya Jalani Operasi</title><description>&amp;ldquo;Dengan adanya operasi ini, setidaknya anaksaya tidak di-bully lagi di  sekolah nanti,&amp;rdquo; ujar orangtuanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/23/340/1761536/kisah-bocah-berkelamin-ganda-di-palembang-yang-akhirnya-jalani-operasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/23/340/1761536/kisah-bocah-berkelamin-ganda-di-palembang-yang-akhirnya-jalani-operasi"/><item><title>Kisah Bocah Berkelamin Ganda di Palembang yang Akhirnya Jalani Operasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/23/340/1761536/kisah-bocah-berkelamin-ganda-di-palembang-yang-akhirnya-jalani-operasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/23/340/1761536/kisah-bocah-berkelamin-ganda-di-palembang-yang-akhirnya-jalani-operasi</guid><pubDate>Rabu 23 Agustus 2017 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/23/340/1761536/kisah-bocah-berkelamin-ganda-di-palembang-yang-akhirnya-jalani-operasi-eKBcAhAwNF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/23/340/1761536/kisah-bocah-berkelamin-ganda-di-palembang-yang-akhirnya-jalani-operasi-eKBcAhAwNF.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Sindonews)</title></images><description>PALEMBANG &amp;ndash; Sempat terkatung-katung nasibnya lantaran tidak ada biaya  untuk melakukan operasi, Desember Pariansyah (9) yang memiliki kelamin  ganda akhirnya menjalani operasi perdana di Rumah Sakit Moehammad Hoesin  (RSMH) Palembang, Senin (21/8).
Bocah yang masih duduk di sekolah dasar (SD) yang merupakan warga Desa  Simpang Pancur, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu  (OKU) Selatan, Sumatera Selatan itu sudah dipindahkan ke ruang rawat inap.  Desen pun saat ini masih dirawat di Ruang Lakitan 1.2 Nomor 5.
Tampak  bocah berambut pendek ini asyik memainkan handphone didampingi kedua  orang tuanya, Herlidi (35) dan Buntalia (27). Herlidi mengaku sangat  bersyukur dan bahagia lantaran anaknya sukses menjalani operasi perdana  di RSMH Palembang.   &amp;ldquo;Dengan adanya operasi ini, setidaknya anaksaya tidak di-bully lagi di  sekolah nanti,&amp;rdquo; ujar Herlidi saat ditemui di RSMH Palembang, Selasa  (22/8).
Tim dokter bedah RSMH Palembang Sindu Saksono yang melakukan  operasi terhadap Desen menjelaskan, pada operasi pertama tim dokter  lebih dulu meluruskan alat kelamin laki-laki Desen yang bengkok akibat saluran kemih  tidak ada di sana.  Untuk operasi kedua, masih menurut Sindu, tim dokter akan membuatkan  saluran ke alat kelaminnya agar bisa buang air kecil seperti anak normal.  Sementara untuk operasi, akan dilakukan sebanyak tiga kali yang  berlangsung selama enam bulan. Dari hasil medis bocah tersebut bukanlah  mengidap kelamin ganda. Melainkan, adanya saluran di penis yang tidak  berada di tempatnya (hipospadia).   &amp;ldquo;Desen laki-laki tulen. Ini bukan kelamin ganda. Hanya saja, ada saluran  di penisnya tidak berada di tempatnya. Jadi, kalau buang air kecil, dia  tidak melalui penis, tetapi ada lubang di dekat anus,&amp;rdquo; kata Sindu.</description><content:encoded>PALEMBANG &amp;ndash; Sempat terkatung-katung nasibnya lantaran tidak ada biaya  untuk melakukan operasi, Desember Pariansyah (9) yang memiliki kelamin  ganda akhirnya menjalani operasi perdana di Rumah Sakit Moehammad Hoesin  (RSMH) Palembang, Senin (21/8).
Bocah yang masih duduk di sekolah dasar (SD) yang merupakan warga Desa  Simpang Pancur, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu  (OKU) Selatan, Sumatera Selatan itu sudah dipindahkan ke ruang rawat inap.  Desen pun saat ini masih dirawat di Ruang Lakitan 1.2 Nomor 5.
Tampak  bocah berambut pendek ini asyik memainkan handphone didampingi kedua  orang tuanya, Herlidi (35) dan Buntalia (27). Herlidi mengaku sangat  bersyukur dan bahagia lantaran anaknya sukses menjalani operasi perdana  di RSMH Palembang.   &amp;ldquo;Dengan adanya operasi ini, setidaknya anaksaya tidak di-bully lagi di  sekolah nanti,&amp;rdquo; ujar Herlidi saat ditemui di RSMH Palembang, Selasa  (22/8).
Tim dokter bedah RSMH Palembang Sindu Saksono yang melakukan  operasi terhadap Desen menjelaskan, pada operasi pertama tim dokter  lebih dulu meluruskan alat kelamin laki-laki Desen yang bengkok akibat saluran kemih  tidak ada di sana.  Untuk operasi kedua, masih menurut Sindu, tim dokter akan membuatkan  saluran ke alat kelaminnya agar bisa buang air kecil seperti anak normal.  Sementara untuk operasi, akan dilakukan sebanyak tiga kali yang  berlangsung selama enam bulan. Dari hasil medis bocah tersebut bukanlah  mengidap kelamin ganda. Melainkan, adanya saluran di penis yang tidak  berada di tempatnya (hipospadia).   &amp;ldquo;Desen laki-laki tulen. Ini bukan kelamin ganda. Hanya saja, ada saluran  di penisnya tidak berada di tempatnya. Jadi, kalau buang air kecil, dia  tidak melalui penis, tetapi ada lubang di dekat anus,&amp;rdquo; kata Sindu.</content:encoded></item></channel></rss>
