<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! Polisi Spanyol Temukan Rompi Bom di Puing-Puing Bangunan </title><description>Polisi menemukan rompi bom di puing-puing bangunan yang hancur akibat ledakan pada pekan lalu di Alcanar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/24/18/1761889/astaga-polisi-spanyol-temukan-rompi-bom-di-puing-puing-bangunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/24/18/1761889/astaga-polisi-spanyol-temukan-rompi-bom-di-puing-puing-bangunan"/><item><title>Astaga! Polisi Spanyol Temukan Rompi Bom di Puing-Puing Bangunan </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/24/18/1761889/astaga-polisi-spanyol-temukan-rompi-bom-di-puing-puing-bangunan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/24/18/1761889/astaga-polisi-spanyol-temukan-rompi-bom-di-puing-puing-bangunan</guid><pubDate>Kamis 24 Agustus 2017 04:05 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/24/18/1761889/astaga-polisi-spanyol-temukan-rompi-bom-di-puing-puing-bangunan-c6ANCAUK9v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puing-puin bangunan di Alcanar, Spanyol, yang hancur akibat ledakan pada pekan lalu (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/24/18/1761889/astaga-polisi-spanyol-temukan-rompi-bom-di-puing-puing-bangunan-c6ANCAUK9v.jpg</image><title>Puing-puin bangunan di Alcanar, Spanyol, yang hancur akibat ledakan pada pekan lalu (Foto: AFP)</title></images><description>ALCANAR &amp;ndash; Kepolisian Catalunya, Spanyol, dilaporkan menemukan sebuah rompi bom di puing-puing sebuah bangunan yang berlokasi di wilayah Alcanar. Penemuan itu bertempat di puing-puing sebuah bangunan yang rusak pada pekan lalu akibat ledakan.
Pada awalnya, ledakan yang terjadi pada Kamis 17 Agustus 2017 di sebuah bangunan di wilayah Alcanar itu dianggap dipicu oleh kecelakaan gas. Namun penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa bangunan itu ternyata digunakan oleh jaringan teroris Barcelona sebagai pabrik pembuatan bom.
Sebagaimana dikutip dari The Guardian, Kamis (23/8/2017) penemuan rompi itu merupakan berkat penyelidikan lebih lanjut tersebut.&amp;nbsp; Namun penemuan itu semakin menguatkan sinyal adanya kekurangan dalam respons Kepolisian Catalunya dalam menanggapi ledakan tersebut.
Sumber yang ikut dalam proses penyelidikan serangan teror Barcelona mengatakan bahwa Kepolisian Catalunya kehilangan kesempatan besar untuk mengungkap serangan teroris ketika ledakan itu mengguncang Alcanar. Sekadar informasi, ledakan itu terjadi sebelum serangan teror Barcelona yang menewaskan 13 orang.
Segera setelah serangan Barcelona terjadi baru pemerintah daerah dan pusat mengadakan pertemuan terpisah untuk menentukan tanggapan terhadap tragedi itu. Walau pertemuan itu terpisah, Pemerintah Catalunya dan Spanyol berusah memperlihatkan adanya kesatuan saat mengeluarkan pernyataan atau tanggapan resmi terhadap serangan teror Barcelona.
Setelah menemukan benang merah antara ledakan Alcanar dan serangan penabrakan di Barcelona, polisi mendapatkan fakta bahwa kedua insiden ini dilakukan oleh jaringan teroris yang sama.
Polisi menyebut sel teror tersebut membeli 500 liter aseton yang direncanakan untuk membuat TATP atau triacetone tripereroxide atau aseton peroksida. Sekadar informasi, TATP merupakan bahan peledak yang sensitif terhadap suhu.
Jaringan teroris itu juga membeli 15 sarung bantal, yang polisi duga akan digunakan untuk membuat rompi bunuh diri, detonator dan paku-paku. Dari lokasi ledakan, polisi juga menyita 120 tabung gas 32 kilogram.</description><content:encoded>ALCANAR &amp;ndash; Kepolisian Catalunya, Spanyol, dilaporkan menemukan sebuah rompi bom di puing-puing sebuah bangunan yang berlokasi di wilayah Alcanar. Penemuan itu bertempat di puing-puing sebuah bangunan yang rusak pada pekan lalu akibat ledakan.
Pada awalnya, ledakan yang terjadi pada Kamis 17 Agustus 2017 di sebuah bangunan di wilayah Alcanar itu dianggap dipicu oleh kecelakaan gas. Namun penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa bangunan itu ternyata digunakan oleh jaringan teroris Barcelona sebagai pabrik pembuatan bom.
Sebagaimana dikutip dari The Guardian, Kamis (23/8/2017) penemuan rompi itu merupakan berkat penyelidikan lebih lanjut tersebut.&amp;nbsp; Namun penemuan itu semakin menguatkan sinyal adanya kekurangan dalam respons Kepolisian Catalunya dalam menanggapi ledakan tersebut.
Sumber yang ikut dalam proses penyelidikan serangan teror Barcelona mengatakan bahwa Kepolisian Catalunya kehilangan kesempatan besar untuk mengungkap serangan teroris ketika ledakan itu mengguncang Alcanar. Sekadar informasi, ledakan itu terjadi sebelum serangan teror Barcelona yang menewaskan 13 orang.
Segera setelah serangan Barcelona terjadi baru pemerintah daerah dan pusat mengadakan pertemuan terpisah untuk menentukan tanggapan terhadap tragedi itu. Walau pertemuan itu terpisah, Pemerintah Catalunya dan Spanyol berusah memperlihatkan adanya kesatuan saat mengeluarkan pernyataan atau tanggapan resmi terhadap serangan teror Barcelona.
Setelah menemukan benang merah antara ledakan Alcanar dan serangan penabrakan di Barcelona, polisi mendapatkan fakta bahwa kedua insiden ini dilakukan oleh jaringan teroris yang sama.
Polisi menyebut sel teror tersebut membeli 500 liter aseton yang direncanakan untuk membuat TATP atau triacetone tripereroxide atau aseton peroksida. Sekadar informasi, TATP merupakan bahan peledak yang sensitif terhadap suhu.
Jaringan teroris itu juga membeli 15 sarung bantal, yang polisi duga akan digunakan untuk membuat rompi bunuh diri, detonator dan paku-paku. Dari lokasi ledakan, polisi juga menyita 120 tabung gas 32 kilogram.</content:encoded></item></channel></rss>
