<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Jokowi, Sekjen Partai Komunis Vietnam: Saya Percaya Hubungan dengan Indonesia Terus Berkembang</title><description>Sekjen Partai Komunis Vietnam meyakini hubungan negaranya dengan Indonesia semakin berkembang setelah pertemuannya dengan Presiden Jokowi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/24/18/1762021/bertemu-jokowi-sekjen-partai-komunis-vietnam-saya-percaya-hubungan-dengan-indonesia-terus-berkembang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/24/18/1762021/bertemu-jokowi-sekjen-partai-komunis-vietnam-saya-percaya-hubungan-dengan-indonesia-terus-berkembang"/><item><title>Bertemu Jokowi, Sekjen Partai Komunis Vietnam: Saya Percaya Hubungan dengan Indonesia Terus Berkembang</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/24/18/1762021/bertemu-jokowi-sekjen-partai-komunis-vietnam-saya-percaya-hubungan-dengan-indonesia-terus-berkembang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/24/18/1762021/bertemu-jokowi-sekjen-partai-komunis-vietnam-saya-percaya-hubungan-dengan-indonesia-terus-berkembang</guid><pubDate>Kamis 24 Agustus 2017 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/24/18/1762021/bertemu-jokowi-sekjen-partai-komunis-vietnam-saya-percaya-hubungan-dengan-indonesia-terus-berkembang-zA0AgGJZXy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi dan Nguyen Phu Trong saat penandatanganan kesepakatan dua negara. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/24/18/1762021/bertemu-jokowi-sekjen-partai-komunis-vietnam-saya-percaya-hubungan-dengan-indonesia-terus-berkembang-zA0AgGJZXy.jpg</image><title>Presiden Jokowi dan Nguyen Phu Trong saat penandatanganan kesepakatan dua negara. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris jenderal (Sekjen) Partai Komunis  Vietnam, Nguyen Phu Trong, bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi)  di Istana Negara, Jakarta. Trong mengaku pertemuannya dengan Presiden  Jokowi sangat produktif.
&quot;Kami merasa terhormat untuk mengunjungi  Indonesia, anggota pendiri ASEAN dan negara terbesar di Asia Tenggara,  pada saat yang penting ketika ASEAN merayakan ulang yahun ke-50 dan  mewujudkan komunitas ASEAN,&quot; kata Trong dalam rilisnya, Kamis (24/8/2017).Dikatakan  Trong, sejak berdirinya kemitraan strategis di Tahun 2013, kedua belah  pihak telah secara aktif mempromosikan kerja sama baik bilateral maupun  multilateral, mencapai beberapa perkembangan yang sangat positif.&quot;Namun,  kerja sama di bidang tertentu, terutama di bidang ekonomi, sudah  lamban, berdaya rendah dan tidak sepadan dengan potensi dan aspirasi  yang besar dari kedua belah pihak,&quot; ucapnya.Trong juga  mengungkapkan untuk lebih mempromosikan kemitraan strategis kedua  negara, ia dan Presiden Jokowi melakukan diskusi. Keduanya menyetujui  cara dan sarana konkret untuk memperdalam kemitraan strategis di semua  bidang, mulai dari politik, pertahanan dan keamanan, ekonomi,  perdagangan dan investasi. &quot;Kami sepakat untuk meningkatkan  kontak tingkat tinggi dan bertukar kunjungan di semua tingkat, melalui  hubungan antar pemerintah, pemerintah-pemerintah, orang-ke-orang dan  lokalitas-ke-lokalitas,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Indonesia-Vietnam Sepakati 5 Kerja Sama, dari Bidang Pendidikan hingga Keamanan Laut)Keduanya juga sepakat untuk  mencari solusi tepat untuk masalah yang tertunda, menciptakan lingkungan  yang kondusif bagi investasi bersama, dan bekerja sama satu sama lain  serta negara anggota lainnya dalam mewujudkan tujuan Komunitas ASEAN.  Selain itu, keduanya juga akan mempromosikan persatuan, kerjasama dan  integrasi ASEAN, untuk sentralitas ASEAN di arsitektur regional dan juga untuk posisi bersama, suara umum ASEAN dalam menangani masalah Laut  Cina Selatan.&quot;Saya cukup puas dengan hasil pertemuan saya dengan  Presiden Joko Widodo dan sangat percaya bahwa dengan kesepakatan,  arahan dan langkah konkret yang kami capai sampai sekarang, hubungan  Vietnam-Indonesia akan terus berkembang dan berkembang, untuk keuntungan  kedua bangsa kita, yang berkontribusi untuk mempromosikan persatuan dan  kesatuan di antara anggota ASEAN Serta untuk perdamaian, stabilitas,  kerjasama dan pembangunan di kawasan dan dunia&quot; tuturnya.Ia pun  menyatakan Vietnam secara konsisten menekankan hal yang sangat penting  dan ingin memperdalam kemitraan strategis, memperkuat kepercayaan  politik, mengkonsolidasikan persahabatan dan mendorong kerja sama  substantif dan membangun langkah baru ke depan dalam hubungan bilateral  kedua negara.&quot;Vietnam selalu mendukung Indonesia yang mandiri,  stabil dan sejahtera, dengan posisi yang semakin meningkat di ASEAN,  kawasan dan dunia,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris jenderal (Sekjen) Partai Komunis  Vietnam, Nguyen Phu Trong, bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi)  di Istana Negara, Jakarta. Trong mengaku pertemuannya dengan Presiden  Jokowi sangat produktif.
&quot;Kami merasa terhormat untuk mengunjungi  Indonesia, anggota pendiri ASEAN dan negara terbesar di Asia Tenggara,  pada saat yang penting ketika ASEAN merayakan ulang yahun ke-50 dan  mewujudkan komunitas ASEAN,&quot; kata Trong dalam rilisnya, Kamis (24/8/2017).Dikatakan  Trong, sejak berdirinya kemitraan strategis di Tahun 2013, kedua belah  pihak telah secara aktif mempromosikan kerja sama baik bilateral maupun  multilateral, mencapai beberapa perkembangan yang sangat positif.&quot;Namun,  kerja sama di bidang tertentu, terutama di bidang ekonomi, sudah  lamban, berdaya rendah dan tidak sepadan dengan potensi dan aspirasi  yang besar dari kedua belah pihak,&quot; ucapnya.Trong juga  mengungkapkan untuk lebih mempromosikan kemitraan strategis kedua  negara, ia dan Presiden Jokowi melakukan diskusi. Keduanya menyetujui  cara dan sarana konkret untuk memperdalam kemitraan strategis di semua  bidang, mulai dari politik, pertahanan dan keamanan, ekonomi,  perdagangan dan investasi. &quot;Kami sepakat untuk meningkatkan  kontak tingkat tinggi dan bertukar kunjungan di semua tingkat, melalui  hubungan antar pemerintah, pemerintah-pemerintah, orang-ke-orang dan  lokalitas-ke-lokalitas,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Indonesia-Vietnam Sepakati 5 Kerja Sama, dari Bidang Pendidikan hingga Keamanan Laut)Keduanya juga sepakat untuk  mencari solusi tepat untuk masalah yang tertunda, menciptakan lingkungan  yang kondusif bagi investasi bersama, dan bekerja sama satu sama lain  serta negara anggota lainnya dalam mewujudkan tujuan Komunitas ASEAN.  Selain itu, keduanya juga akan mempromosikan persatuan, kerjasama dan  integrasi ASEAN, untuk sentralitas ASEAN di arsitektur regional dan juga untuk posisi bersama, suara umum ASEAN dalam menangani masalah Laut  Cina Selatan.&quot;Saya cukup puas dengan hasil pertemuan saya dengan  Presiden Joko Widodo dan sangat percaya bahwa dengan kesepakatan,  arahan dan langkah konkret yang kami capai sampai sekarang, hubungan  Vietnam-Indonesia akan terus berkembang dan berkembang, untuk keuntungan  kedua bangsa kita, yang berkontribusi untuk mempromosikan persatuan dan  kesatuan di antara anggota ASEAN Serta untuk perdamaian, stabilitas,  kerjasama dan pembangunan di kawasan dan dunia&quot; tuturnya.Ia pun  menyatakan Vietnam secara konsisten menekankan hal yang sangat penting  dan ingin memperdalam kemitraan strategis, memperkuat kepercayaan  politik, mengkonsolidasikan persahabatan dan mendorong kerja sama  substantif dan membangun langkah baru ke depan dalam hubungan bilateral  kedua negara.&quot;Vietnam selalu mendukung Indonesia yang mandiri,  stabil dan sejahtera, dengan posisi yang semakin meningkat di ASEAN,  kawasan dan dunia,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
