<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahsyatnya Badai Harvey, 1.500 Penerbangan di Bandara George Bush Dibatalkan</title><description>Banjir terparah dalam 50 tahun terakhir ini  membuat operasional Bandara Interkotinental George Bush lumpuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/28/18/1764420/dahsyatnya-badai-harvey-1-500-penerbangan-di-bandara-george-bush-dibatalkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/28/18/1764420/dahsyatnya-badai-harvey-1-500-penerbangan-di-bandara-george-bush-dibatalkan"/><item><title>Dahsyatnya Badai Harvey, 1.500 Penerbangan di Bandara George Bush Dibatalkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/28/18/1764420/dahsyatnya-badai-harvey-1-500-penerbangan-di-bandara-george-bush-dibatalkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/28/18/1764420/dahsyatnya-badai-harvey-1-500-penerbangan-di-bandara-george-bush-dibatalkan</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2017 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/28/18/1764420/dahsyatnya-badai-harvey-1-500-penerbangan-di-bandara-george-bush-dibatalkan-T4Zq8ywt4J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terjangan Badai Harvey di Houston. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/28/18/1764420/dahsyatnya-badai-harvey-1-500-penerbangan-di-bandara-george-bush-dibatalkan-T4Zq8ywt4J.jpg</image><title>Terjangan Badai Harvey di Houston. (Foto: Reuters)</title></images><description>HOUSTON - Banjir bandang yang dipicu Badai Harvey  melanda wilayah Houston. Banjir terparah dalam 50 tahun terakhir ini  membuat operasional Bandara Interkotinental George Bush lumpuh, di mana  sekitar 1.500 penerbangan masuk dan keluar dibatalkan.
Para  penduduk kota terpadat keempat di AS terpaksa mengungsi dengan perahu.  Banjir bandang yang masih berlangsung hingga hari ini (28/8/2017) imbas  dari Badai Harvey yang memporak-porandakan Texas sejak pekan lalu.Badai  dan banjir telah menewaskan dua orang. Layanan Cuaca Nasional  mengatakan, banjir bandang diperkirakan akan bertahan lama karena curah  hujan yang tinggi diprediksi akan terus terjadi dalam satu minggu.&amp;rdquo;Apa  yang kita lihat adalah peristiwa banjir paling menghancurkan dalam  sejarah Houston yang tercatat. Kami melihat tingkat curah hujan yang  belum pernah terjadi sebelumnya,&amp;rdquo; kata Steve Bowen, kepala meteorologi  di perusahaan reasuransi Aon Benfield, seperti dilansir Reuters.
(Baca juga: Tragis! 6 Orang Tewas Akibat Terjangan Badai Harvey di Texas)Layanan  Cuaca Nasional memprediksi curah hujan bisa mencapai 50 inci di  beberapa wilayah pesisir Texas. Pihak layanan darurat di Houston  mengatakan kepada 2,3 juta penduduk kota agar naik ke atap rumah jika  perlu untuk menyelamatkan diri.&amp;rdquo;Airnya tepat di depan pintu  kami,&amp;rdquo; kata Jasmine Melendez (23), ibu tiga anak termasuk bayi yang baru  berumur satu minggu. &amp;rdquo;Kami juga khawatir tentang anak-anak, terutama  bayi,&quot; risaunya.Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana pergi ke  Texas pada hari Selasa untuk melakukan survei kerusakan akibat Badai  Harvey. Rencana kunjungan Trump disampaikan pihak Gedung Putih pada hari  Minggu.Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan pada hari Minggu bahwa 54 wilayah dinyatakan sebagai daerah bencana.Bandara  Interkontinental George Bush Houston, salah satu bandara tersibuk di AS  dan Bandara William P Hobby menghentikan semua penerbangan komersial  sejak hari Minggu. Menurut layanan pelacak penerbangan  FlightAware.con, sekitar 1.500 penerbangan masuk dan keluar dari Houston  dibatalkan karena badai.</description><content:encoded>HOUSTON - Banjir bandang yang dipicu Badai Harvey  melanda wilayah Houston. Banjir terparah dalam 50 tahun terakhir ini  membuat operasional Bandara Interkotinental George Bush lumpuh, di mana  sekitar 1.500 penerbangan masuk dan keluar dibatalkan.
Para  penduduk kota terpadat keempat di AS terpaksa mengungsi dengan perahu.  Banjir bandang yang masih berlangsung hingga hari ini (28/8/2017) imbas  dari Badai Harvey yang memporak-porandakan Texas sejak pekan lalu.Badai  dan banjir telah menewaskan dua orang. Layanan Cuaca Nasional  mengatakan, banjir bandang diperkirakan akan bertahan lama karena curah  hujan yang tinggi diprediksi akan terus terjadi dalam satu minggu.&amp;rdquo;Apa  yang kita lihat adalah peristiwa banjir paling menghancurkan dalam  sejarah Houston yang tercatat. Kami melihat tingkat curah hujan yang  belum pernah terjadi sebelumnya,&amp;rdquo; kata Steve Bowen, kepala meteorologi  di perusahaan reasuransi Aon Benfield, seperti dilansir Reuters.
(Baca juga: Tragis! 6 Orang Tewas Akibat Terjangan Badai Harvey di Texas)Layanan  Cuaca Nasional memprediksi curah hujan bisa mencapai 50 inci di  beberapa wilayah pesisir Texas. Pihak layanan darurat di Houston  mengatakan kepada 2,3 juta penduduk kota agar naik ke atap rumah jika  perlu untuk menyelamatkan diri.&amp;rdquo;Airnya tepat di depan pintu  kami,&amp;rdquo; kata Jasmine Melendez (23), ibu tiga anak termasuk bayi yang baru  berumur satu minggu. &amp;rdquo;Kami juga khawatir tentang anak-anak, terutama  bayi,&quot; risaunya.Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana pergi ke  Texas pada hari Selasa untuk melakukan survei kerusakan akibat Badai  Harvey. Rencana kunjungan Trump disampaikan pihak Gedung Putih pada hari  Minggu.Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan pada hari Minggu bahwa 54 wilayah dinyatakan sebagai daerah bencana.Bandara  Interkontinental George Bush Houston, salah satu bandara tersibuk di AS  dan Bandara William P Hobby menghentikan semua penerbangan komersial  sejak hari Minggu. Menurut layanan pelacak penerbangan  FlightAware.con, sekitar 1.500 penerbangan masuk dan keluar dari Houston  dibatalkan karena badai.</content:encoded></item></channel></rss>
