<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Belum Temukan Kucuran Uang First Travel ke Koperasi Pandawa</title><description>Rikwanto mengungkapkan, selain ke Pandawa, kepolisian tengah  melakukan penelusuran adanya aliran dana ke sejumlah perusahaan lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/29/337/1765435/polisi-belum-temukan-kucuran-uang-first-travel-ke-koperasi-pandawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/29/337/1765435/polisi-belum-temukan-kucuran-uang-first-travel-ke-koperasi-pandawa"/><item><title>Polisi Belum Temukan Kucuran Uang First Travel ke Koperasi Pandawa</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/29/337/1765435/polisi-belum-temukan-kucuran-uang-first-travel-ke-koperasi-pandawa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/29/337/1765435/polisi-belum-temukan-kucuran-uang-first-travel-ke-koperasi-pandawa</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2017 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/29/337/1765435/polisi-belum-temukan-kucuran-uang-first-travel-ke-koperasi-pandawa-PnrB81JncW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/29/337/1765435/polisi-belum-temukan-kucuran-uang-first-travel-ke-koperasi-pandawa-PnrB81JncW.jpg</image><title>Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Hingga saat ini polisi masih belum menemukan adanya aliran dana agen perjalanan umrah PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) yang diinvestasikan ke koperasi Pandawa Grup. Pasalnya, sempat tersiar kabar bahwa First Travel menginvestasikan sejumlah dana segar ke Pandawa.
&quot;Tentang ada investasi ke Pandawa, banyak beredar informasi tersebut. Kami telusuri saat ini belum ada, belum ada sejumlah anggaran yang diinvestasikan kepada Pandawa. Pandawa yang pernah berkasus kemarin,&quot; kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen Rikwanto, Selasa (29/8/2017).
Rikwanto mengungkapkan, selain ke Pandawa, kepolisian tengah melakukan penelusuran adanya aliran dana ke sejumlah perusahaan lainnya.
&quot;Kemudian kami juga telusuri, apakah ada anggaran tersebut dana dana tersebut digunakan untuk investasi-investasi lainnya, seperti menanamkan modal di perusahaan tertentu, ini belum ditemukan,&quot; ujarnya.
Dengan adanya informasi dari Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) sambung Rikwanto, polisi bakal langsung menindaklanjutinya dengan melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka First Travel.
&quot;Jadi, mereka akan kami panggil kembali. Kita periksa kembali berkaitan dengan temuan PPATK untuk dikonfirmasikan dan didalami yang sesuai dengan temuan yang ada,&quot; ucapnya.
Sejauh ini, polisi telah menetapkan Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel), Andika Surachman dan Istrinya Anniesa Desvitasari Hasibuan, dan Kiki Hasibuan alias Siti Nuraidah sebagai tersangka.
</description><content:encoded>JAKARTA - Hingga saat ini polisi masih belum menemukan adanya aliran dana agen perjalanan umrah PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) yang diinvestasikan ke koperasi Pandawa Grup. Pasalnya, sempat tersiar kabar bahwa First Travel menginvestasikan sejumlah dana segar ke Pandawa.
&quot;Tentang ada investasi ke Pandawa, banyak beredar informasi tersebut. Kami telusuri saat ini belum ada, belum ada sejumlah anggaran yang diinvestasikan kepada Pandawa. Pandawa yang pernah berkasus kemarin,&quot; kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen Rikwanto, Selasa (29/8/2017).
Rikwanto mengungkapkan, selain ke Pandawa, kepolisian tengah melakukan penelusuran adanya aliran dana ke sejumlah perusahaan lainnya.
&quot;Kemudian kami juga telusuri, apakah ada anggaran tersebut dana dana tersebut digunakan untuk investasi-investasi lainnya, seperti menanamkan modal di perusahaan tertentu, ini belum ditemukan,&quot; ujarnya.
Dengan adanya informasi dari Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) sambung Rikwanto, polisi bakal langsung menindaklanjutinya dengan melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka First Travel.
&quot;Jadi, mereka akan kami panggil kembali. Kita periksa kembali berkaitan dengan temuan PPATK untuk dikonfirmasikan dan didalami yang sesuai dengan temuan yang ada,&quot; ucapnya.
Sejauh ini, polisi telah menetapkan Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel), Andika Surachman dan Istrinya Anniesa Desvitasari Hasibuan, dan Kiki Hasibuan alias Siti Nuraidah sebagai tersangka.
</content:encoded></item></channel></rss>
