<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kutuk Peluncuran Rudal Korut ke Jepang, Sekjen PBB: Aksi Itu Merusak Keamanan Regional</title><description>Kecaman terhadap aksi Korea Utara (Korut) meluncurkan misil ke perairan Jepang datang dari penjuru dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/30/18/1765834/kutuk-peluncuran-rudal-korut-ke-jepang-sekjen-pbb-aksi-itu-merusak-keamanan-regional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/30/18/1765834/kutuk-peluncuran-rudal-korut-ke-jepang-sekjen-pbb-aksi-itu-merusak-keamanan-regional"/><item><title>Kutuk Peluncuran Rudal Korut ke Jepang, Sekjen PBB: Aksi Itu Merusak Keamanan Regional</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/30/18/1765834/kutuk-peluncuran-rudal-korut-ke-jepang-sekjen-pbb-aksi-itu-merusak-keamanan-regional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/30/18/1765834/kutuk-peluncuran-rudal-korut-ke-jepang-sekjen-pbb-aksi-itu-merusak-keamanan-regional</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2017 02:32 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/30/18/1765834/kutuk-peluncuran-rudal-korut-ke-jepang-sekjen-pbb-aksi-itu-merusak-keamanan-regional-u1REBHNNHH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peluncuran proyektil milik Korut. (Foto: EPA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/30/18/1765834/kutuk-peluncuran-rudal-korut-ke-jepang-sekjen-pbb-aksi-itu-merusak-keamanan-regional-u1REBHNNHH.jpg</image><title>Peluncuran proyektil milik Korut. (Foto: EPA)</title></images><description>WASHINGTON - Kecaman terhadap aksi Korea Utara (Korut) meluncurkan misil ke perairan Jepang datang dari penjuru dunia. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres pun angkat suara.
Guterres mengecam peluncuran peluru kendali Korea Utara di Jepang sebelumnya dan meminta Pyongyang untuk mematuhi kewajiban internasional dan bekerja untuk membuka kembali komunikasi.
&quot;Peluncuran tersebut merusak keamanan regional dan stabilitas dan upaya untuk menciptakan ruang untuk dialog,&quot; kata juru bicara Guterres dalam sebuah pernyataan, lapor Reuters.
Baca Juga: Luncurkan Rudal, Trump Nilai Korut Menghina Negara Tetangganya
Akhir pekan lalu, Jepang akan menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Korea Utara menyusul peluncuran berulang peluru kendali oleh negara tertutup itu dan masalah penculikan yang belum terselesaikan.
Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan kepada wartawan bahwa Jepang akan membekukan aset enam organisasi dan dua orang lagi yang terkait dengan Korea Utara.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah memesan lebih banyak mesin roket berbahan bakar padat, media pemerintah melaporkan pada Rabu, saat ia mewujudkan program nuklir dan peluru kendalinya di tengah perselisihan dengan Washington.



Sebelumnya, wakil duta besar Pyongyang untuk PBB mengatakan kepada  Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bahwa program senjata nuklir  Korea Utara tidak akan pernah bisa dinegosiasikan selama &quot;kebijakan  permusuhan dan ancaman nuklir Amerika Serikat terus berlanjut&quot;.
Sementara itu Guterres mengatakan bahwa ini saatnya untuk &quot;meredakan  retorika dan mendorong diplomasi&quot; terkait Korea Utara. Ia juga telah  mengatakan kepada Rusia, Jepang, Amerika Serikat, China serta Korea  Utara dan Korea Selatan bahwa dia bersedia membantu menengahi  perundingan.
Baca Juga: VIDEO: Ini Detik-Detik Sirine Peringatan Bangunkan Jutaan Warga Jepang Saat Rudal Korut Melintas
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Korea Utara  beberapa waktu lalu bahwa pihaknya akan menghadapi pembalasan jika  mengancam Amerika Serikat, yang mendorong Korea Utara untuk mengatakan  bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan rencana untuk menembakkan peluru  kendali ke Guam.
Namun media Korea Utara melaporkan bahwa Kim menunda keputusan  tersebut sementara dia menunggu untuk melihat apa yang dilakukan Amerika  Serikat selanjutnya, yang mendorong Trump untuk memuji keputusan Kim  sebagai hal yang &quot;bijaksana&quot;.
&quot;Ketika AS meluncurkan provokasi skala penuh terhadap DPRK di semua  bidang politik, ekonomi dan militer, tidak ada yang dapat mengubah  kehendak dan tekad tentara dan rakyat DPRK untuk menanggapi dengan  melakukan tindakan balasan yang tegas,&quot; kata Kim kepada Guterres menurut  pernyataan Korea Utara.Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat mengesahkan rancangan resolusi  Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi baru kepada Korea Utara pada 5  Agustus yang dapat mengurangi sepertiga dari pendapatan ekspor tahunan  negara itu sebesar 3 miliar dolar.
Baca Juga: Peluncuran Rudal Korut, Indonesia Tidak Ingin Ada Negara Konsisten Langgar Resolusi PBB
Baca Juga: Respons Tembakan Rudal Korut di Perairan Jepang, 4 Jet Tempur Korsel Manuver Jatuhkan Bom
Kim mengatakan kepada Guterres bahwa resolusi tersebut &quot;merupakan  pelanggaran mencolok atas kedaulatan Korea Utara dan tantangan terbuka  terhadapnya.&quot;
Korea Utara telah mendapat sanksi PBB sejak 2006 karena rudal  balistik dan program nuklirnya dan Dewan Keamanan telah menaikkan  langkah-langkah untuk menanggapi lima uji coba senjata nuklir dan empat  rudal jarak jauh.</description><content:encoded>WASHINGTON - Kecaman terhadap aksi Korea Utara (Korut) meluncurkan misil ke perairan Jepang datang dari penjuru dunia. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres pun angkat suara.
Guterres mengecam peluncuran peluru kendali Korea Utara di Jepang sebelumnya dan meminta Pyongyang untuk mematuhi kewajiban internasional dan bekerja untuk membuka kembali komunikasi.
&quot;Peluncuran tersebut merusak keamanan regional dan stabilitas dan upaya untuk menciptakan ruang untuk dialog,&quot; kata juru bicara Guterres dalam sebuah pernyataan, lapor Reuters.
Baca Juga: Luncurkan Rudal, Trump Nilai Korut Menghina Negara Tetangganya
Akhir pekan lalu, Jepang akan menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Korea Utara menyusul peluncuran berulang peluru kendali oleh negara tertutup itu dan masalah penculikan yang belum terselesaikan.
Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan kepada wartawan bahwa Jepang akan membekukan aset enam organisasi dan dua orang lagi yang terkait dengan Korea Utara.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah memesan lebih banyak mesin roket berbahan bakar padat, media pemerintah melaporkan pada Rabu, saat ia mewujudkan program nuklir dan peluru kendalinya di tengah perselisihan dengan Washington.



Sebelumnya, wakil duta besar Pyongyang untuk PBB mengatakan kepada  Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bahwa program senjata nuklir  Korea Utara tidak akan pernah bisa dinegosiasikan selama &quot;kebijakan  permusuhan dan ancaman nuklir Amerika Serikat terus berlanjut&quot;.
Sementara itu Guterres mengatakan bahwa ini saatnya untuk &quot;meredakan  retorika dan mendorong diplomasi&quot; terkait Korea Utara. Ia juga telah  mengatakan kepada Rusia, Jepang, Amerika Serikat, China serta Korea  Utara dan Korea Selatan bahwa dia bersedia membantu menengahi  perundingan.
Baca Juga: VIDEO: Ini Detik-Detik Sirine Peringatan Bangunkan Jutaan Warga Jepang Saat Rudal Korut Melintas
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Korea Utara  beberapa waktu lalu bahwa pihaknya akan menghadapi pembalasan jika  mengancam Amerika Serikat, yang mendorong Korea Utara untuk mengatakan  bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan rencana untuk menembakkan peluru  kendali ke Guam.
Namun media Korea Utara melaporkan bahwa Kim menunda keputusan  tersebut sementara dia menunggu untuk melihat apa yang dilakukan Amerika  Serikat selanjutnya, yang mendorong Trump untuk memuji keputusan Kim  sebagai hal yang &quot;bijaksana&quot;.
&quot;Ketika AS meluncurkan provokasi skala penuh terhadap DPRK di semua  bidang politik, ekonomi dan militer, tidak ada yang dapat mengubah  kehendak dan tekad tentara dan rakyat DPRK untuk menanggapi dengan  melakukan tindakan balasan yang tegas,&quot; kata Kim kepada Guterres menurut  pernyataan Korea Utara.Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat mengesahkan rancangan resolusi  Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi baru kepada Korea Utara pada 5  Agustus yang dapat mengurangi sepertiga dari pendapatan ekspor tahunan  negara itu sebesar 3 miliar dolar.
Baca Juga: Peluncuran Rudal Korut, Indonesia Tidak Ingin Ada Negara Konsisten Langgar Resolusi PBB
Baca Juga: Respons Tembakan Rudal Korut di Perairan Jepang, 4 Jet Tempur Korsel Manuver Jatuhkan Bom
Kim mengatakan kepada Guterres bahwa resolusi tersebut &quot;merupakan  pelanggaran mencolok atas kedaulatan Korea Utara dan tantangan terbuka  terhadapnya.&quot;
Korea Utara telah mendapat sanksi PBB sejak 2006 karena rudal  balistik dan program nuklirnya dan Dewan Keamanan telah menaikkan  langkah-langkah untuk menanggapi lima uji coba senjata nuklir dan empat  rudal jarak jauh.</content:encoded></item></channel></rss>
