<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Ini Alasan Korut Luncurkan Rudal ke Perairan Jepang yang Bikin Geger</title><description>Korea Utara (Korut) angkat bicara  mengenai uji coba rudal yang mereka lakukan kemarin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/30/18/1766190/terungkap-ini-alasan-korut-luncurkan-rudal-ke-perairan-jepang-yang-bikin-geger</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/30/18/1766190/terungkap-ini-alasan-korut-luncurkan-rudal-ke-perairan-jepang-yang-bikin-geger"/><item><title>Terungkap! Ini Alasan Korut Luncurkan Rudal ke Perairan Jepang yang Bikin Geger</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/30/18/1766190/terungkap-ini-alasan-korut-luncurkan-rudal-ke-perairan-jepang-yang-bikin-geger</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/30/18/1766190/terungkap-ini-alasan-korut-luncurkan-rudal-ke-perairan-jepang-yang-bikin-geger</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2017 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/30/18/1766190/terungkap-ini-alasan-korut-luncurkan-rudal-ke-perairan-jepang-yang-bikin-geger-SLzZFlSU9v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Bendera Korut. (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/30/18/1766190/terungkap-ini-alasan-korut-luncurkan-rudal-ke-perairan-jepang-yang-bikin-geger-SLzZFlSU9v.jpg</image><title>Foto Bendera Korut. (Reuters)</title></images><description>PYONGYANG - Korea Utara (Korut) angkat bicara  mengenai uji coba rudal yang mereka lakukan kemarin. Pyongyang  menuturkan, uji coba rudal terebut adalah respon atas latihan perang  yang dilakukan Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) di  perairan Korsel.

Menurut laporan kantor berita Korut,  KCNA, uji coba rudal tersebut disaksikan langsung oleh pemimpin Korut  Kim Jong-un. Kantor berita itu menuturkan, rudal yang mereka tembakkan  adalah rudal Hwasong-12.

&quot;Latihan peluncuran roket  balistik saat ini seperti perang sesungguhnya adalah langkah awal  operasi militer KPA di Pasifik, dan sebuah pendahuluan yang berarti  untuk memasukkan Guam,&quot; kata KCNA yang mengutip pernyataan Jong-un,  seperti dilansir Reuters pada Rabu (30/8).

Peluncuran  rudal balistik Pyongyang yang dilakukan kemarin itu sendiri memaksa  Jepang mengaktifkan sistem peringatan &amp;ldquo;J-Alert&amp;rdquo;. Pemerintahan Perdana  Menteri Shinzo Abe mengumumkan, bahwa rudal tersebut jatuh ke Laut  Pasifik, sekitar 1.180 km timur Cape Erimo, Hokaido, hanya 14 menit  setelah ditembakkan.
(Baca juga: Kembali Luncurkan Rudal ke Perairan Jepang, Pemerintah Indonesia Kecam Tindakan Korut)

Sistem J-Alert adalah jaringan  informasi buatan pemerintah Jepang yang dirancang untuk mengirimkan  informasi kepada penduduk melalui email, pembicara luar ruangan dan  pemerintah kota administratif jika terjadi ancaman keamanan ke negara  tersebut.

Suara dari peringatan melalui sistem itu otomatis akan terulang beberapa kali melalui pengeras suara milik pemerintah kota.

Otoritas  nuklir setempat memastikan bahwa fasilitas atom Jepang tidak mengalami  kerusakan. Melansir laporan NHK, tidak ada kapal dan pesawat terbang  yang rusak karena rudal yang terpecah menjadi tiga bagian sebelum jatuh  ke perairan.</description><content:encoded>PYONGYANG - Korea Utara (Korut) angkat bicara  mengenai uji coba rudal yang mereka lakukan kemarin. Pyongyang  menuturkan, uji coba rudal terebut adalah respon atas latihan perang  yang dilakukan Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) di  perairan Korsel.

Menurut laporan kantor berita Korut,  KCNA, uji coba rudal tersebut disaksikan langsung oleh pemimpin Korut  Kim Jong-un. Kantor berita itu menuturkan, rudal yang mereka tembakkan  adalah rudal Hwasong-12.

&quot;Latihan peluncuran roket  balistik saat ini seperti perang sesungguhnya adalah langkah awal  operasi militer KPA di Pasifik, dan sebuah pendahuluan yang berarti  untuk memasukkan Guam,&quot; kata KCNA yang mengutip pernyataan Jong-un,  seperti dilansir Reuters pada Rabu (30/8).

Peluncuran  rudal balistik Pyongyang yang dilakukan kemarin itu sendiri memaksa  Jepang mengaktifkan sistem peringatan &amp;ldquo;J-Alert&amp;rdquo;. Pemerintahan Perdana  Menteri Shinzo Abe mengumumkan, bahwa rudal tersebut jatuh ke Laut  Pasifik, sekitar 1.180 km timur Cape Erimo, Hokaido, hanya 14 menit  setelah ditembakkan.
(Baca juga: Kembali Luncurkan Rudal ke Perairan Jepang, Pemerintah Indonesia Kecam Tindakan Korut)

Sistem J-Alert adalah jaringan  informasi buatan pemerintah Jepang yang dirancang untuk mengirimkan  informasi kepada penduduk melalui email, pembicara luar ruangan dan  pemerintah kota administratif jika terjadi ancaman keamanan ke negara  tersebut.

Suara dari peringatan melalui sistem itu otomatis akan terulang beberapa kali melalui pengeras suara milik pemerintah kota.

Otoritas  nuklir setempat memastikan bahwa fasilitas atom Jepang tidak mengalami  kerusakan. Melansir laporan NHK, tidak ada kapal dan pesawat terbang  yang rusak karena rudal yang terpecah menjadi tiga bagian sebelum jatuh  ke perairan.</content:encoded></item></channel></rss>
