<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Merespons Tembakan Korut dengan Latihan Menembak Jatuh Rudal Balistik, Ini Hasilnya...</title><description>Militer Amerika Serikat (AS) berhasil  menembak jatuh peluru kendali (rudal) balistik jarak menengah di lepas  pantai Hawaii.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/31/18/1766750/as-merespons-tembakan-korut-dengan-latihan-menembak-jatuh-rudal-balistik-ini-hasilnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/31/18/1766750/as-merespons-tembakan-korut-dengan-latihan-menembak-jatuh-rudal-balistik-ini-hasilnya"/><item><title>AS Merespons Tembakan Korut dengan Latihan Menembak Jatuh Rudal Balistik, Ini Hasilnya...</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/31/18/1766750/as-merespons-tembakan-korut-dengan-latihan-menembak-jatuh-rudal-balistik-ini-hasilnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/31/18/1766750/as-merespons-tembakan-korut-dengan-latihan-menembak-jatuh-rudal-balistik-ini-hasilnya</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2017 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/31/18/1766750/as-merespons-tembakan-korut-dengan-latihan-menembak-jatuh-rudal-balistik-ini-hasilnya-GgD7gc9la9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Militer AS melakukan latihan menjatuhkan rudal balistik. (Foto: US Department of Defense)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/31/18/1766750/as-merespons-tembakan-korut-dengan-latihan-menembak-jatuh-rudal-balistik-ini-hasilnya-GgD7gc9la9.jpg</image><title>Militer AS melakukan latihan menjatuhkan rudal balistik. (Foto: US Department of Defense)</title></images><description>WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) berhasil  menembak jatuh peluru kendali (rudal) balistik jarak menengah di lepas  pantai Hawaii dalam sebuah uji coba sistem pertahanan rudalnya di laut.  Manuver Pentagon ini berlangsung di saat Korea Utara &amp;ldquo;berulah&amp;rdquo; dengan  menguji tembak rudal yang menerobos wilayah udara Jepang.
Keberhasilan tes tembak jatuh rudal balistik jarak menengah Washington diumumkan Badan Pertahanan Rudal (MDA) AS pada hari Rabu (30/8/2017).Kapal  perang USS John Paul Jones&amp;mdash;kapal perusak dengan rudal yang  dipandu&amp;mdash;berhasil&amp;nbsp; meluncurkan rudal pencegat SM-6 untuk menembak jatuh  target. Tes ini digelar setelah uji coba dari kapal perang yang sama pada bulan Juni mengalami kegagalan.&amp;rdquo;Kami  bekerja sama dengan armada untuk mengembangkan kemampuan baru yang  penting ini, dan ini merupakan tonggak penting dalam memberi kapal-kapal  BMX Aegis kami kemampuan yang ditingkatkan untuk mengalahkan rudal  balistik pada terminal mereka,&amp;rdquo; kata Direktur MDA Letnan Jenderal Sam  Greaves dalam sebuah pernyataan.
(Baca juga: Tegas! Trump: Berbicara dengan Korea Utara 'Bukanlah Jawabannya')&amp;ldquo;Kami akan terus mengembangkan  teknologi pertahanan rudal balistik agar tetap berada di depan saat  ancaman berkembang,&amp;rdquo; lanjut Greaves.&amp;ldquo;Kapal tersebut mendeteksi dan melacak rudal target yang diluncurkan dari Kauai, Hawaii, dengan radar AN/SPY-1 onboard, dan rudal SM-6 onboard mengeksekusi cegat,&amp;rdquo; imbuh Greaves, seperti dilansir dari Fox News, Kamis (31/8/2017).Sebelumnya,  masyarakat internasional dikejutkan dengan peluncuran rudal balistik  jarak menengah Korut yang diduga jeis nHwasong-12. Rudal ini menerobos  wilayah udara atau langit Hokkaido sebelum jatuh di perairan Jepang di  Laut Pasifik pada hari Selasa pagi.
(Baca juga: PM Australia: Jika AS Diserang Korut, Kami Datang Membantu!)Kepala Staf Gabungan Korea  Selatan mengatakan bahwa rudal Pyongyang tersebut menempuh jarak 1.677  mil dan mencapai ketinggian maksimum 341 mil dengan terbang di atas  pulau Hokkaido.Rezim Kim Jong-un mengklaim, tembakan rudal yang  melewati langit Hokkaido merupakan permulaan sebelum serangan rudal ke  Guam, wilayah AS di Pasifik.
Presiden Donald Trump kembali memperingatkan Pyongyang bahwa semua opsi termasuk opsi militer AS benar-benar sudah di atas meja.&amp;rdquo;Tindakan  yang mengancam dan mendestabilisasi hanya akan meningkatkan isolasi  rezim Korea Utara di wilayah ini dan di antara semua negara di dunia,&amp;rdquo;  kata Trump. &amp;rdquo;Semua opsi ada di meja.&amp;rdquo;</description><content:encoded>WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) berhasil  menembak jatuh peluru kendali (rudal) balistik jarak menengah di lepas  pantai Hawaii dalam sebuah uji coba sistem pertahanan rudalnya di laut.  Manuver Pentagon ini berlangsung di saat Korea Utara &amp;ldquo;berulah&amp;rdquo; dengan  menguji tembak rudal yang menerobos wilayah udara Jepang.
Keberhasilan tes tembak jatuh rudal balistik jarak menengah Washington diumumkan Badan Pertahanan Rudal (MDA) AS pada hari Rabu (30/8/2017).Kapal  perang USS John Paul Jones&amp;mdash;kapal perusak dengan rudal yang  dipandu&amp;mdash;berhasil&amp;nbsp; meluncurkan rudal pencegat SM-6 untuk menembak jatuh  target. Tes ini digelar setelah uji coba dari kapal perang yang sama pada bulan Juni mengalami kegagalan.&amp;rdquo;Kami  bekerja sama dengan armada untuk mengembangkan kemampuan baru yang  penting ini, dan ini merupakan tonggak penting dalam memberi kapal-kapal  BMX Aegis kami kemampuan yang ditingkatkan untuk mengalahkan rudal  balistik pada terminal mereka,&amp;rdquo; kata Direktur MDA Letnan Jenderal Sam  Greaves dalam sebuah pernyataan.
(Baca juga: Tegas! Trump: Berbicara dengan Korea Utara 'Bukanlah Jawabannya')&amp;ldquo;Kami akan terus mengembangkan  teknologi pertahanan rudal balistik agar tetap berada di depan saat  ancaman berkembang,&amp;rdquo; lanjut Greaves.&amp;ldquo;Kapal tersebut mendeteksi dan melacak rudal target yang diluncurkan dari Kauai, Hawaii, dengan radar AN/SPY-1 onboard, dan rudal SM-6 onboard mengeksekusi cegat,&amp;rdquo; imbuh Greaves, seperti dilansir dari Fox News, Kamis (31/8/2017).Sebelumnya,  masyarakat internasional dikejutkan dengan peluncuran rudal balistik  jarak menengah Korut yang diduga jeis nHwasong-12. Rudal ini menerobos  wilayah udara atau langit Hokkaido sebelum jatuh di perairan Jepang di  Laut Pasifik pada hari Selasa pagi.
(Baca juga: PM Australia: Jika AS Diserang Korut, Kami Datang Membantu!)Kepala Staf Gabungan Korea  Selatan mengatakan bahwa rudal Pyongyang tersebut menempuh jarak 1.677  mil dan mencapai ketinggian maksimum 341 mil dengan terbang di atas  pulau Hokkaido.Rezim Kim Jong-un mengklaim, tembakan rudal yang  melewati langit Hokkaido merupakan permulaan sebelum serangan rudal ke  Guam, wilayah AS di Pasifik.
Presiden Donald Trump kembali memperingatkan Pyongyang bahwa semua opsi termasuk opsi militer AS benar-benar sudah di atas meja.&amp;rdquo;Tindakan  yang mengancam dan mendestabilisasi hanya akan meningkatkan isolasi  rezim Korea Utara di wilayah ini dan di antara semua negara di dunia,&amp;rdquo;  kata Trump. &amp;rdquo;Semua opsi ada di meja.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
