<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FOKUS: Pemerintah Maksimal Fasilitasi Ibadah Wukuf di Arafah, Jamaah Haji Fokus Perkuat Jiwa dan Raga</title><description>Hari ini jamaah haji melaksanakan puncak ibadah wukuf di Arafah. Sejumlah fasilitas pun sudah siap digunakan untuk melancarkan prosesi ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/31/337/1767020/fokus-pemerintah-maksimal-fasilitasi-ibadah-wukuf-di-arafah-jamaah-haji-fokus-perkuat-jiwa-dan-raga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/31/337/1767020/fokus-pemerintah-maksimal-fasilitasi-ibadah-wukuf-di-arafah-jamaah-haji-fokus-perkuat-jiwa-dan-raga"/><item><title>FOKUS: Pemerintah Maksimal Fasilitasi Ibadah Wukuf di Arafah, Jamaah Haji Fokus Perkuat Jiwa dan Raga</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/31/337/1767020/fokus-pemerintah-maksimal-fasilitasi-ibadah-wukuf-di-arafah-jamaah-haji-fokus-perkuat-jiwa-dan-raga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/31/337/1767020/fokus-pemerintah-maksimal-fasilitasi-ibadah-wukuf-di-arafah-jamaah-haji-fokus-perkuat-jiwa-dan-raga</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2017 18:15 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/31/337/1767020/fokus-pemerintah-maksimal-fasilitasi-ibadah-wukuf-di-arafah-jamaah-haji-fokus-perkuat-jiwa-dan-raga-xHtyxCDIp4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wukuf di Arafah. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/31/337/1767020/fokus-pemerintah-maksimal-fasilitasi-ibadah-wukuf-di-arafah-jamaah-haji-fokus-perkuat-jiwa-dan-raga-xHtyxCDIp4.jpg</image><title>Wukuf di Arafah. (Foto: Ist)</title></images><description>HARI ini, tepat 9 Zulhijah 1438 Hijriah, sekira 2,1 juta jamaah haji dari seluruh dunia akan menjalani prosesi puncak ibadah wukuf di Padang Arafah. Di antara jutaan jamaah tersebut, termasuk 203.065 jamaah dari Indonesia yang berangkat ke sana menaiki bus fasilitas dari panitia haji Pemerintah Arab Saudi. Perjalanan ke Arafah dimulai pada Rabu 30 Agustus 2017. Bahkan, ada jamaah yang menjalankan tarwiah (meninggalkan Makkah pada 8 Zulhijah) sejak Selasa malam.

Terkait pemberangkatan ke Arafah, jamaah Indonesia dibagi menjadi tiga waktu, yakni pukul 08.00&amp;ndash;12.00, 14.00&amp;ndash;16.00, dan 16.00&amp;ndash;20.00 waktu Arab Saudi (WAS). Jamaah Indonesia sendiri diberangkatkan secara bertahap, dimulai dari mereka yang menempati kamar hotel di lantai paling bawah dan berlanjut ke atasnya. Jamaah akan dibawa menggunakan 21 bus per maktabnya.

Kepala Bidang Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Subhan Cholid mengatakan, layanan transportasi bagi jamaah terbagi menjadi empat tahap, yaitu dari Makkah ke Arafah, Arafah ke Muzdalifah, Muzdalifah ke Mina, dan Mina kembali ke Makkah. Kemudian kemarin, puluhan bus yang membawa jamaah tampak antre memasuki Padang Arafah. Di kaca depan bus terlihat tulisan asal negara yakni Rusia, Irak, Iran, Turki, dan tentunya Indonesia sebagai jamaah terbanyak di dunia.

Bus satu per satu memasuki Arafah dengan jamaah berbagai rupa dan bahasa. Mereka berbalut kain ihram. Keberagaman ini menandakan kebesaran kuasa Allah Subhanahu wa Ta&amp;rsquo;ala dalam menciptakan makhluk-Nya.

(Baca: Cek Tenda Arafah, Menag Keliling Patroli Fasilitas)
 

Di Arafah terdapat Jabal Rahmah atau Bukit Kasih Sayang, Gunung Arafat, yang menjadi tumpuan umat Islam berdoa. Di bukit ini didirikan sebuah tugu putih untuk mengenang pertemuan antara Nabi Adam alaihissalam dan Hawa setelah mereka dikeluarkan dari surga kemudian dipisahkan di dua daratan.

Jabal Rahmah juga merupakan tempat wahyu terakhir diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam ketika melakukan wukuf. Wahyu tersebut bermula dalam Surah Al Maidah.

&quot;Pada Hari Arafah, di sekitar Masjid Namirah, yaitu lokasi bersejarah yang menjadi tempat perkemahan Rasulullah shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam dan sahabat Baginda sebelum tiba waktu untuk wukuf, akan kelihatan ribuan manusia,&quot; demikian dituturkan Lettu Sus Ponimin dari AAU Yogyakarta yang menjabat Komandan Elemen Taruna AAU dan tengah bertugas sebagai Panitia Pelaksana Ibadah Haji Arab Suadi, Rabu 30 Agustus 2017.

Kemudian di kaki Bukit Jabal Rahmah terdapat batu tempat Rasulullah shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam berwukuf. Selain ada yang berjalan di sana, terdapat juga jamaah yang duduk di antara ratusan ribu kemah yang didirikan di seluruh Padang Arafah. Padang Arafah sendiri diketahui memiliki luas 10 kilometer persegi.

Hari Arafah adalah waktu yang paling afdal di sisi Allah Subhanahu wa Ta&amp;rsquo;ala. Nabi Muhammad shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam bersabda, &quot;Seutama-utama hari adalah hari Arafah.&quot;

(Baca: Catat! Pelanggar Izin Haji Disanksi Penjara 375 Hari dan Denda 1,7 Juta Real)
 

Berwukuf di Padang Arafah adalah puncak Ibadah Haji dan merupakan rukun haji yang utama. Oleh karena itu, dibedakan antara ibadah haji dan umrah. Ketika umrah, tidak ada wukuf di Arafah. Nabi Muhammad shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam bersabda, &quot;Haji itu adalah wukuf di Arafah.&quot;

Arafah juga adalah hari Allah Subhanahu wa Ta&amp;rsquo;ala akan membebaskan siapa yang hadir di Padang Arafah dan memuliakannya dari api neraka. Jumat 1 September 2017 atau 10 Zulhijah 1438 Hijriah adalah hari kesyukuran dan perayaan bagi umat Islam untuk menzahirkan kegembiraan serta kesyukuran kehadirat Illahi.

Sementara Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, bagi jamaah yang mengalami sakit akan disafariwukufkan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah pada pukul 11.00 WAS. Ia menerangkan, jamaah safari wukuf hanya akan ada beberapa menit di Padang Arafah untuk memenuhi syarat wukuf. Sebab, wukuf adalah rukun haji sehingga harus dilakukan agar sah.

Sedangkan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji Kementerian Kesehatan RI Eka Jusup Singka menuturkan, diketahui hingga Rabu malam ada 103 jamaah haji yang mengikuti safari wukuf. &quot;Selain safari wukuf, kami juga ada badal yang dikarenakan sakit berat. Jumlahnya 135 orang,&quot; paparnya.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOC8zMC8xOS8xMDIwMjMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>HARI ini, tepat 9 Zulhijah 1438 Hijriah, sekira 2,1 juta jamaah haji dari seluruh dunia akan menjalani prosesi puncak ibadah wukuf di Padang Arafah. Di antara jutaan jamaah tersebut, termasuk 203.065 jamaah dari Indonesia yang berangkat ke sana menaiki bus fasilitas dari panitia haji Pemerintah Arab Saudi. Perjalanan ke Arafah dimulai pada Rabu 30 Agustus 2017. Bahkan, ada jamaah yang menjalankan tarwiah (meninggalkan Makkah pada 8 Zulhijah) sejak Selasa malam.

Terkait pemberangkatan ke Arafah, jamaah Indonesia dibagi menjadi tiga waktu, yakni pukul 08.00&amp;ndash;12.00, 14.00&amp;ndash;16.00, dan 16.00&amp;ndash;20.00 waktu Arab Saudi (WAS). Jamaah Indonesia sendiri diberangkatkan secara bertahap, dimulai dari mereka yang menempati kamar hotel di lantai paling bawah dan berlanjut ke atasnya. Jamaah akan dibawa menggunakan 21 bus per maktabnya.

Kepala Bidang Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Subhan Cholid mengatakan, layanan transportasi bagi jamaah terbagi menjadi empat tahap, yaitu dari Makkah ke Arafah, Arafah ke Muzdalifah, Muzdalifah ke Mina, dan Mina kembali ke Makkah. Kemudian kemarin, puluhan bus yang membawa jamaah tampak antre memasuki Padang Arafah. Di kaca depan bus terlihat tulisan asal negara yakni Rusia, Irak, Iran, Turki, dan tentunya Indonesia sebagai jamaah terbanyak di dunia.

Bus satu per satu memasuki Arafah dengan jamaah berbagai rupa dan bahasa. Mereka berbalut kain ihram. Keberagaman ini menandakan kebesaran kuasa Allah Subhanahu wa Ta&amp;rsquo;ala dalam menciptakan makhluk-Nya.

(Baca: Cek Tenda Arafah, Menag Keliling Patroli Fasilitas)
 

Di Arafah terdapat Jabal Rahmah atau Bukit Kasih Sayang, Gunung Arafat, yang menjadi tumpuan umat Islam berdoa. Di bukit ini didirikan sebuah tugu putih untuk mengenang pertemuan antara Nabi Adam alaihissalam dan Hawa setelah mereka dikeluarkan dari surga kemudian dipisahkan di dua daratan.

Jabal Rahmah juga merupakan tempat wahyu terakhir diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam ketika melakukan wukuf. Wahyu tersebut bermula dalam Surah Al Maidah.

&quot;Pada Hari Arafah, di sekitar Masjid Namirah, yaitu lokasi bersejarah yang menjadi tempat perkemahan Rasulullah shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam dan sahabat Baginda sebelum tiba waktu untuk wukuf, akan kelihatan ribuan manusia,&quot; demikian dituturkan Lettu Sus Ponimin dari AAU Yogyakarta yang menjabat Komandan Elemen Taruna AAU dan tengah bertugas sebagai Panitia Pelaksana Ibadah Haji Arab Suadi, Rabu 30 Agustus 2017.

Kemudian di kaki Bukit Jabal Rahmah terdapat batu tempat Rasulullah shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam berwukuf. Selain ada yang berjalan di sana, terdapat juga jamaah yang duduk di antara ratusan ribu kemah yang didirikan di seluruh Padang Arafah. Padang Arafah sendiri diketahui memiliki luas 10 kilometer persegi.

Hari Arafah adalah waktu yang paling afdal di sisi Allah Subhanahu wa Ta&amp;rsquo;ala. Nabi Muhammad shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam bersabda, &quot;Seutama-utama hari adalah hari Arafah.&quot;

(Baca: Catat! Pelanggar Izin Haji Disanksi Penjara 375 Hari dan Denda 1,7 Juta Real)
 

Berwukuf di Padang Arafah adalah puncak Ibadah Haji dan merupakan rukun haji yang utama. Oleh karena itu, dibedakan antara ibadah haji dan umrah. Ketika umrah, tidak ada wukuf di Arafah. Nabi Muhammad shallallahu &amp;lsquo;alaihi wa sallam bersabda, &quot;Haji itu adalah wukuf di Arafah.&quot;

Arafah juga adalah hari Allah Subhanahu wa Ta&amp;rsquo;ala akan membebaskan siapa yang hadir di Padang Arafah dan memuliakannya dari api neraka. Jumat 1 September 2017 atau 10 Zulhijah 1438 Hijriah adalah hari kesyukuran dan perayaan bagi umat Islam untuk menzahirkan kegembiraan serta kesyukuran kehadirat Illahi.

Sementara Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, bagi jamaah yang mengalami sakit akan disafariwukufkan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah pada pukul 11.00 WAS. Ia menerangkan, jamaah safari wukuf hanya akan ada beberapa menit di Padang Arafah untuk memenuhi syarat wukuf. Sebab, wukuf adalah rukun haji sehingga harus dilakukan agar sah.

Sedangkan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji Kementerian Kesehatan RI Eka Jusup Singka menuturkan, diketahui hingga Rabu malam ada 103 jamaah haji yang mengikuti safari wukuf. &quot;Selain safari wukuf, kami juga ada badal yang dikarenakan sakit berat. Jumlahnya 135 orang,&quot; paparnya.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOC8zMC8xOS8xMDIwMjMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
