<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nah! ISIS Kian Terdesak, Inggris Kirim Pasukan Tambahan ke Irak</title><description>Hal ini diungkapkan  langsung oleh Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/01/18/1767536/nah-isis-kian-terdesak-inggris-kirim-pasukan-tambahan-ke-irak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/01/18/1767536/nah-isis-kian-terdesak-inggris-kirim-pasukan-tambahan-ke-irak"/><item><title>Nah! ISIS Kian Terdesak, Inggris Kirim Pasukan Tambahan ke Irak</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/01/18/1767536/nah-isis-kian-terdesak-inggris-kirim-pasukan-tambahan-ke-irak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/01/18/1767536/nah-isis-kian-terdesak-inggris-kirim-pasukan-tambahan-ke-irak</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2017 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/01/18/1767536/nah-isis-kian-terdesak-inggris-kirim-pasukan-tambahan-ke-irak-NBYTogGgG1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/01/18/1767536/nah-isis-kian-terdesak-inggris-kirim-pasukan-tambahan-ke-irak-NBYTogGgG1.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Sindonews)</title></images><description>LONDON - Inggris akan mengirimkan lebih banyak tentara  ke Irak untuk menumpas ISIS. Hal ini diungkapkan  langsung oleh Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon.Fallon  mengatakan 44 tentara Inggris sedang dikirim ke pangkalan udara Al Asad  di provinsi Anbar, Irak barat, seiring Inggris meningkatkan  kontribusinya untuk membantu pasukan lokal mengalahkan ancaman ISIS.ISIS  telah berada di ambang keruntuhan di Irak karena kehilangan benteng  seperti Mosul dan Tal Afar dalam beberapa pekan terakhir. Diharapkan  penyatuan pasukan Inggris akan membawa kekalahan kelompok ini selangkah  lebih dekat.Pengumuman Fallon tentang pasukan tambahan yang  dikerahkan akan membuat jumlah personel pasukan Inggris di pangkalan  udara Al Asad meningkat menjadi lebih dari 300 dan total di Irak menjadi  sekitar 600 sebagai usaha terakhir yang dilakukan untuk mengusir ISIS.
(Baca juga: Kejam! ISIS Perdagangkan Perempuan Yazidi dengan Harga Mulai dari Rp93 Juta)&quot;ISIS  sedang dikalahkan. Pasukan Irak, yang didukung oleh serangan udara  koalisi, kini telah membebaskan 70% wilayah yang diduduki ISIS dan  korban barbarisme dibantu oleh bantuan kemanusiaan kita,&quot; kata Fallon.&quot;Pasukan  tambahan ini akan membantu mendukung operasi untuk membawa kekalahan  ISIS selangkah lebih dekat,&quot; sambungnya seperti dikutip dari ITV, Jumat (1/9/2017)Pasukan  tambahan yang dikerahkan berasal dari 5 Skuadron Pasukan Lapis Baja,  Resimen 22, di Tidworth dan diperkirakan akan ditempatkan di Irak selama  enam bulan.Peran pasukan tambahan adalah membangun  infrastruktur, termasuk akomodasi dan kantor di pangkalan udara Al Asad  yang merupakan kamp kunci untuk sebuah koalisi tentara Irak, AS, Denmark  dan Inggris.Pangkalannya sekitar 100 mil sebelah barat Baghdad  dan telah digunakan oleh Inggris untuk melatih dan mementor pasukan Irak  melawan ekstrimis ISIS.Tentara Inggris juga telah terlibat  dalam memberikan keamanan di basis internasional sejak peran tempur  Inggris di Irak berakhir pada bulan April 2009.Sekitar 120.000  anggota angkatan bersenjata Inggris dan warga sipil bertugas di Irak  setelah invasi pimpinan AS pada tahun 2003 dan sampai tahun 2009 dan  selama waktu itu 79 tentara Inggris terbunuh.</description><content:encoded>LONDON - Inggris akan mengirimkan lebih banyak tentara  ke Irak untuk menumpas ISIS. Hal ini diungkapkan  langsung oleh Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon.Fallon  mengatakan 44 tentara Inggris sedang dikirim ke pangkalan udara Al Asad  di provinsi Anbar, Irak barat, seiring Inggris meningkatkan  kontribusinya untuk membantu pasukan lokal mengalahkan ancaman ISIS.ISIS  telah berada di ambang keruntuhan di Irak karena kehilangan benteng  seperti Mosul dan Tal Afar dalam beberapa pekan terakhir. Diharapkan  penyatuan pasukan Inggris akan membawa kekalahan kelompok ini selangkah  lebih dekat.Pengumuman Fallon tentang pasukan tambahan yang  dikerahkan akan membuat jumlah personel pasukan Inggris di pangkalan  udara Al Asad meningkat menjadi lebih dari 300 dan total di Irak menjadi  sekitar 600 sebagai usaha terakhir yang dilakukan untuk mengusir ISIS.
(Baca juga: Kejam! ISIS Perdagangkan Perempuan Yazidi dengan Harga Mulai dari Rp93 Juta)&quot;ISIS  sedang dikalahkan. Pasukan Irak, yang didukung oleh serangan udara  koalisi, kini telah membebaskan 70% wilayah yang diduduki ISIS dan  korban barbarisme dibantu oleh bantuan kemanusiaan kita,&quot; kata Fallon.&quot;Pasukan  tambahan ini akan membantu mendukung operasi untuk membawa kekalahan  ISIS selangkah lebih dekat,&quot; sambungnya seperti dikutip dari ITV, Jumat (1/9/2017)Pasukan  tambahan yang dikerahkan berasal dari 5 Skuadron Pasukan Lapis Baja,  Resimen 22, di Tidworth dan diperkirakan akan ditempatkan di Irak selama  enam bulan.Peran pasukan tambahan adalah membangun  infrastruktur, termasuk akomodasi dan kantor di pangkalan udara Al Asad  yang merupakan kamp kunci untuk sebuah koalisi tentara Irak, AS, Denmark  dan Inggris.Pangkalannya sekitar 100 mil sebelah barat Baghdad  dan telah digunakan oleh Inggris untuk melatih dan mementor pasukan Irak  melawan ekstrimis ISIS.Tentara Inggris juga telah terlibat  dalam memberikan keamanan di basis internasional sejak peran tempur  Inggris di Irak berakhir pada bulan April 2009.Sekitar 120.000  anggota angkatan bersenjata Inggris dan warga sipil bertugas di Irak  setelah invasi pimpinan AS pada tahun 2003 dan sampai tahun 2009 dan  selama waktu itu 79 tentara Inggris terbunuh.</content:encoded></item></channel></rss>
