<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Solidaritas Etnis Rohingya, 1 Bulan Gaji Kader PKB Siap Disumbangkan</title><description>&quot;Baik itu Pegawai Negeri, DPR, Bupati, Walikota, Gubernur bahkan Menteri. Saya minta untuk memberikan gajinya satu bulan,&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/03/337/1768449/solidaritas-etnis-rohingya-1-bulan-gaji-kader-pkb-siap-disumbangkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/03/337/1768449/solidaritas-etnis-rohingya-1-bulan-gaji-kader-pkb-siap-disumbangkan"/><item><title>Solidaritas Etnis Rohingya, 1 Bulan Gaji Kader PKB Siap Disumbangkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/03/337/1768449/solidaritas-etnis-rohingya-1-bulan-gaji-kader-pkb-siap-disumbangkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/03/337/1768449/solidaritas-etnis-rohingya-1-bulan-gaji-kader-pkb-siap-disumbangkan</guid><pubDate>Minggu 03 September 2017 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Badriyanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/03/337/1768449/solidaritas-etnis-rohingya-1-bulan-gaji-kader-pkb-siap-disumbangkan-TU4S1UEAM8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PKB Cak Imin Menyambangi Rumah Ibadah Buddha sebagai Bentuk Solidaritas pada Etnis Rohingya (Foto: Badri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/03/337/1768449/solidaritas-etnis-rohingya-1-bulan-gaji-kader-pkb-siap-disumbangkan-TU4S1UEAM8.jpg</image><title>Ketum PKB Cak Imin Menyambangi Rumah Ibadah Buddha sebagai Bentuk Solidaritas pada Etnis Rohingya (Foto: Badri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengutuk keras pemerintah Myanmar yang tega membantaian muslim Rohingya. Sebagai kepeduliannya, ia menginteruksikan seluruh anak buahnya menyisihkan satu bulan gajinya untuk disumbangkan ke Rohingya.

Pernyataan itu disampaikan saat menyambangi Wihara Dharma Bkati (Cin Te Yen) di Glodok, Jakarta Barat. Cak Imin didampingi sang isteri, Rustini Murtadho, ketua Fatayat NU Anggia Ermarini dan salah satu ketua GP Ansor NU.

&quot;Baik itu Pegawai Negeri, DPR, Bupati, Walikota, Gubernur bahkan Menteri. Saya minta untuk memberikan gajinya satu bulan, semua kita minta untuk terlibat, dari tukang sapu sampai Menteri,&quot; ungkap Cak Imin di Jakarta Barat, Minggu (3/9/2017).

(Baca Juga: PBNU Soal Muslim Rohingya: Jangan Ada yang Berusaha Menghentikan Kekerasan dengan Kekerasan)

Selanjutnya, Cak Imin akan terus berusaha menggalang kekuatan dengan cara merangkul tokoh-tokoh lintas agama di Indonesia bahkan Asia menyatukan persepsi dan mendesak pemerintah Myanmar agar segera memghentikan aksi kekejamannya terhadap masyarakat Rohingya.

Saat ini, Cak Imin juga sedang berupaya membujuk PBB agar segera bersikap dan setidaknya dapat membukan akses agar dana yang dihimpun PKB dapat disalurkan kepada etnis Rohingya.

&quot;Di sana PBB dimohon untuk membuka akses. Pertama, kita dulu yang meminta pemerintah Myanmar untuk membuka akses bantuan kemanusaiaan, makanan obat-obatan dan segala kebutuhan yang mendesak,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengutuk keras pemerintah Myanmar yang tega membantaian muslim Rohingya. Sebagai kepeduliannya, ia menginteruksikan seluruh anak buahnya menyisihkan satu bulan gajinya untuk disumbangkan ke Rohingya.

Pernyataan itu disampaikan saat menyambangi Wihara Dharma Bkati (Cin Te Yen) di Glodok, Jakarta Barat. Cak Imin didampingi sang isteri, Rustini Murtadho, ketua Fatayat NU Anggia Ermarini dan salah satu ketua GP Ansor NU.

&quot;Baik itu Pegawai Negeri, DPR, Bupati, Walikota, Gubernur bahkan Menteri. Saya minta untuk memberikan gajinya satu bulan, semua kita minta untuk terlibat, dari tukang sapu sampai Menteri,&quot; ungkap Cak Imin di Jakarta Barat, Minggu (3/9/2017).

(Baca Juga: PBNU Soal Muslim Rohingya: Jangan Ada yang Berusaha Menghentikan Kekerasan dengan Kekerasan)

Selanjutnya, Cak Imin akan terus berusaha menggalang kekuatan dengan cara merangkul tokoh-tokoh lintas agama di Indonesia bahkan Asia menyatukan persepsi dan mendesak pemerintah Myanmar agar segera memghentikan aksi kekejamannya terhadap masyarakat Rohingya.

Saat ini, Cak Imin juga sedang berupaya membujuk PBB agar segera bersikap dan setidaknya dapat membukan akses agar dana yang dihimpun PKB dapat disalurkan kepada etnis Rohingya.

&quot;Di sana PBB dimohon untuk membuka akses. Pertama, kita dulu yang meminta pemerintah Myanmar untuk membuka akses bantuan kemanusaiaan, makanan obat-obatan dan segala kebutuhan yang mendesak,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
