<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringatkan Korut, Pentagon: Setiap Ancaman ke AS Disambut Respons Militer Besar-besaran!</title><description>Peringatan Menteri Pertahanan AS ini muncul setelah Pyongyang mengklaim berhasil menguji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/04/18/1768802/peringatkan-korut-pentagon-setiap-ancaman-ke-as-disambut-respons-militer-besar-besaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/04/18/1768802/peringatkan-korut-pentagon-setiap-ancaman-ke-as-disambut-respons-militer-besar-besaran"/><item><title>Peringatkan Korut, Pentagon: Setiap Ancaman ke AS Disambut Respons Militer Besar-besaran!</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/04/18/1768802/peringatkan-korut-pentagon-setiap-ancaman-ke-as-disambut-respons-militer-besar-besaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/04/18/1768802/peringatkan-korut-pentagon-setiap-ancaman-ke-as-disambut-respons-militer-besar-besaran</guid><pubDate>Senin 04 September 2017 11:58 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/04/18/1768802/peringatkan-korut-pentagon-setiap-ancaman-ke-as-disambut-respons-militer-besar-besaran-eno5WZx9df.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kim Jong-un saat memberi pengarahan terkait senjata nuklir Korut. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/04/18/1768802/peringatkan-korut-pentagon-setiap-ancaman-ke-as-disambut-respons-militer-besar-besaran-eno5WZx9df.jpg</image><title>Kim Jong-un saat memberi pengarahan terkait senjata nuklir Korut. (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON - Kepala Pentagon James Norman Mattis  mengatakan, Korea Utara (Korut) akan disambut dengan respons militer  besar-besaran Amerika Serikat (AS) jika masih nekat mengancam Washington  dan para sekutunya.
Peringatan Menteri Pertahanan AS ini muncul setelah Pyongyang mengklaim berhasil menguji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen.Pyongyang  yang dipimpin Kim Jong-un mengaku telah berhasil melakukan uji coba bom  hidrogen yang bisa dimasukkan ke rudal balistik antarbenua atau ICBM.  Tes bom pemusnah massal Korut yang memicu gempa buatan ini telah memicu  kecaman masyarakat internasional.
(Baca juga: Memanas! Respons Tes Bom Hidrogen Korut, Korsel Latihan Jet Tempur dan Rudal Balistik)&amp;rdquo;Setiap ancaman terhadap  Amerika Serikat atau wilayahnya&amp;mdash;termasuk Guam&amp;mdash;atau sekutu kami akan  disambut dengan respons militer yang besar, sebuah respons yang efektif  dan luar biasa,&amp;rdquo; kata Mattis, seperti dikutip BBC, Senin (4/9/2017).Namun,  kepala Pentagon ini masih berharap teciptanya denuklirisasi di  Semenanjung Korea. &amp;rdquo;Karena kami tidak ingin melihat penghancuran total  sebuah negara, yaitu Korea Utara,&amp;rdquo; ujarnya.
(Baca juga: Komentari Uji Coba Bom Hidrogen, Warga Korut: Saya Merasa Sangat Kuat)Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Senin untuk membahas tanggapan internasional. Sementara  itu, Presiden Donald Trump telah memperingatkan bahwa Amerika akan  menghentikan perdagangan dengan negara manapun yang masih melakukan  bisnis dengan Korea Utara.
(Baca juga: Bom Hidrogen Baru Korut Dilaporkan Berkekuatan 100 Kiloton)Uji coba bom hidrogen telah memicu gempa buatan yang kekuatannya tercatat oleh Survei Geologi AS (USGS) sebesar 6,3 SR.Menteri  Luar Negeri Jepang Taro Kono mengatakan, tidak ada keraguan bahwa  getaran gempa kemarin merupakan uji coba senjata nuklir keenam Korea  Utara. Menurutnya, langkah Korut sebagai tindakan tak termaafkan.</description><content:encoded>WASHINGTON - Kepala Pentagon James Norman Mattis  mengatakan, Korea Utara (Korut) akan disambut dengan respons militer  besar-besaran Amerika Serikat (AS) jika masih nekat mengancam Washington  dan para sekutunya.
Peringatan Menteri Pertahanan AS ini muncul setelah Pyongyang mengklaim berhasil menguji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen.Pyongyang  yang dipimpin Kim Jong-un mengaku telah berhasil melakukan uji coba bom  hidrogen yang bisa dimasukkan ke rudal balistik antarbenua atau ICBM.  Tes bom pemusnah massal Korut yang memicu gempa buatan ini telah memicu  kecaman masyarakat internasional.
(Baca juga: Memanas! Respons Tes Bom Hidrogen Korut, Korsel Latihan Jet Tempur dan Rudal Balistik)&amp;rdquo;Setiap ancaman terhadap  Amerika Serikat atau wilayahnya&amp;mdash;termasuk Guam&amp;mdash;atau sekutu kami akan  disambut dengan respons militer yang besar, sebuah respons yang efektif  dan luar biasa,&amp;rdquo; kata Mattis, seperti dikutip BBC, Senin (4/9/2017).Namun,  kepala Pentagon ini masih berharap teciptanya denuklirisasi di  Semenanjung Korea. &amp;rdquo;Karena kami tidak ingin melihat penghancuran total  sebuah negara, yaitu Korea Utara,&amp;rdquo; ujarnya.
(Baca juga: Komentari Uji Coba Bom Hidrogen, Warga Korut: Saya Merasa Sangat Kuat)Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Senin untuk membahas tanggapan internasional. Sementara  itu, Presiden Donald Trump telah memperingatkan bahwa Amerika akan  menghentikan perdagangan dengan negara manapun yang masih melakukan  bisnis dengan Korea Utara.
(Baca juga: Bom Hidrogen Baru Korut Dilaporkan Berkekuatan 100 Kiloton)Uji coba bom hidrogen telah memicu gempa buatan yang kekuatannya tercatat oleh Survei Geologi AS (USGS) sebesar 6,3 SR.Menteri  Luar Negeri Jepang Taro Kono mengatakan, tidak ada keraguan bahwa  getaran gempa kemarin merupakan uji coba senjata nuklir keenam Korea  Utara. Menurutnya, langkah Korut sebagai tindakan tak termaafkan.</content:encoded></item></channel></rss>
