<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krisis Semenanjung Korea, Putin: Tidak Mungkin Menyelesaikan Masalah Hanya dengan Sanksi!</title><description>Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan  dilakukannya dialog dengan Korea Utara (Korut).</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/06/18/1770460/krisis-semenanjung-korea-putin-tidak-mungkin-menyelesaikan-masalah-hanya-dengan-sanksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/06/18/1770460/krisis-semenanjung-korea-putin-tidak-mungkin-menyelesaikan-masalah-hanya-dengan-sanksi"/><item><title>Krisis Semenanjung Korea, Putin: Tidak Mungkin Menyelesaikan Masalah Hanya dengan Sanksi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/06/18/1770460/krisis-semenanjung-korea-putin-tidak-mungkin-menyelesaikan-masalah-hanya-dengan-sanksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/06/18/1770460/krisis-semenanjung-korea-putin-tidak-mungkin-menyelesaikan-masalah-hanya-dengan-sanksi</guid><pubDate>Rabu 06 September 2017 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/06/18/1770460/krisis-semenanjung-korea-putin-tidak-mungkin-menyelesaikan-masalah-hanya-dengan-sanksi-D59J85M1vE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/06/18/1770460/krisis-semenanjung-korea-putin-tidak-mungkin-menyelesaikan-masalah-hanya-dengan-sanksi-D59J85M1vE.jpg</image><title>Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</title></images><description>VLADIVOSTOK - Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan  dilakukannya dialog dengan Korea Utara (Korut). Putin juga kembali  menegaskan jika sanksi bukanlah sebuah solusi.Hal itu  disampaikan oleh Putin saat bertemu dengan Presiden Korea Selatan  (Korsel), Moon Jae-in, Vladivostok, Rusia. Presiden Rusia mengatakan  bahwa tidak mungkin memecahkan masalah Semenanjung Korea hanya dengan  sanksi dan tekanan.&quot;Jelas bahwa tidak mungkin memecahkan masalah  Semenanjung Korea hanya dengan sanksi dan tekanan. Kita seharusnya  tidak mengalah pada emosi dan mendorong Korea Utara ke sebuah sudut,&quot;  katanya seperti dikutip dari TASS, Rabu (6/9/2017).Putin  juga menyerukan untuk menyikapi masalah Korut dengan kepala dingin dan  menghindari langkah-langkah yang bisa memicu eskalasi. &quot;Tidak mungkin membuat kemajuan dalam situasi saat ini tanpa alat politik dan diplomatik,&quot; tegasnya.
(Baca juga: Bahas Sanksi Korut, Presiden Korsel Temui Putin di Rusia)Putin lantas mengungkapkan bahwa pertimbangan tertentu telah diuraikan dalam roadmap Rusia-China.&quot;Kami  meminta semua pihak yang terkait untuk secara hati-hati melihat  prakarsa ini yang, menurut kami, menawarkan cara yang nyata untuk  mengurangi ketegangan dan penyelesaian langkah demi langkah,&quot; kata  Putin.
(Baca juga: Via Telefon, Putin Sampaikan Komitmen Rusia kepada Presiden Korsel)Putin menyebut pembicaraannya dengan Presiden Korsel Moon  Jae-in transparan dan bermanfaat. Para pemimpin sepakat untuk  mempertahankan kontak secara teratur.&quot;Saya memiliki pendapat  yang tidak dapat disangkal bahwa rekan-rekan Korea kami tertarik untuk  mengembangkan hubungan bilateral. Saya ingin mengkonfirmasi minat yang  sama dari pihak Rusia,&quot; tukas Putin.</description><content:encoded>VLADIVOSTOK - Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan  dilakukannya dialog dengan Korea Utara (Korut). Putin juga kembali  menegaskan jika sanksi bukanlah sebuah solusi.Hal itu  disampaikan oleh Putin saat bertemu dengan Presiden Korea Selatan  (Korsel), Moon Jae-in, Vladivostok, Rusia. Presiden Rusia mengatakan  bahwa tidak mungkin memecahkan masalah Semenanjung Korea hanya dengan  sanksi dan tekanan.&quot;Jelas bahwa tidak mungkin memecahkan masalah  Semenanjung Korea hanya dengan sanksi dan tekanan. Kita seharusnya  tidak mengalah pada emosi dan mendorong Korea Utara ke sebuah sudut,&quot;  katanya seperti dikutip dari TASS, Rabu (6/9/2017).Putin  juga menyerukan untuk menyikapi masalah Korut dengan kepala dingin dan  menghindari langkah-langkah yang bisa memicu eskalasi. &quot;Tidak mungkin membuat kemajuan dalam situasi saat ini tanpa alat politik dan diplomatik,&quot; tegasnya.
(Baca juga: Bahas Sanksi Korut, Presiden Korsel Temui Putin di Rusia)Putin lantas mengungkapkan bahwa pertimbangan tertentu telah diuraikan dalam roadmap Rusia-China.&quot;Kami  meminta semua pihak yang terkait untuk secara hati-hati melihat  prakarsa ini yang, menurut kami, menawarkan cara yang nyata untuk  mengurangi ketegangan dan penyelesaian langkah demi langkah,&quot; kata  Putin.
(Baca juga: Via Telefon, Putin Sampaikan Komitmen Rusia kepada Presiden Korsel)Putin menyebut pembicaraannya dengan Presiden Korsel Moon  Jae-in transparan dan bermanfaat. Para pemimpin sepakat untuk  mempertahankan kontak secara teratur.&quot;Saya memiliki pendapat  yang tidak dapat disangkal bahwa rekan-rekan Korea kami tertarik untuk  mengembangkan hubungan bilateral. Saya ingin mengkonfirmasi minat yang  sama dari pihak Rusia,&quot; tukas Putin.</content:encoded></item></channel></rss>
