<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Top! KPK Amankan 7 Orang dalam OTT di Bengkulu dan Bogor   </title><description>Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan tujuh orang dalam OTT.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/07/337/1771292/top-kpk-amankan-7-orang-dalam-ott-di-bengkulu-dan-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/07/337/1771292/top-kpk-amankan-7-orang-dalam-ott-di-bengkulu-dan-bogor"/><item><title>Top! KPK Amankan 7 Orang dalam OTT di Bengkulu dan Bogor   </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/07/337/1771292/top-kpk-amankan-7-orang-dalam-ott-di-bengkulu-dan-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/07/337/1771292/top-kpk-amankan-7-orang-dalam-ott-di-bengkulu-dan-bogor</guid><pubDate>Kamis 07 September 2017 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/07/337/1771292/top-kpk-amankan-7-orang-dalam-ott-di-bengkulu-dan-bogor-WB6qGV4QMg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara KPK, Febri (foto: Putera/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/07/337/1771292/top-kpk-amankan-7-orang-dalam-ott-di-bengkulu-dan-bogor-WB6qGV4QMg.jpg</image><title>Juru Bicara KPK, Febri (foto: Putera/Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan tujuh orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua Kota yakni Bengkulu dan Bogor, pada Rabu, 6 September 2017, malam.

Ketujuh orang yang diamankan Satgas KPK dari Bogor dan Bengkulu tersebut masih dalam satu rangkaian kasus dugaan korupsi yang sama.&amp;lrm; Adapun, dari tangkap tangan tersebut, Satgas mengamankan salah satu hakim di Pengadilan Negeri Bengkulu.

&quot;Benar OTT kita lakukan mulai dari kemarin malam di Bengkulu dan Bogor,&quot; kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (7/9/2017).

Dalam operasi senyap tersebut, Satgas sudah melakukan pemeriksaan awal di Mapolda Bengkulu. Sejumlah orang yang diamankan tersebut saat ini tengah dalam perjalanan menuju markas antirasuah di Jakarta.

&quot;Ada sekitar tujuh orang dari informasi yang kita dapatkan. Sebagian masijh dalam proses pemeriksaan lebih lanjut dan akan dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut,&quot; ujarnya.

Diduga, operasi senyap di dua kota yang menyeret hakim Pengadilan Negeri Bengkulu tersebut&amp;lrm; berkaitan dengan kasus dugaan suap pemulusan penanganan sebuah perkara.

&quot;OTT yang kita lakukan diduga terkait pemberian hadiah atau janji kepada aparat penegak hukum terkait penanganan perkara di Pengadilan Tipikor Bengkulu,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan tujuh orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua Kota yakni Bengkulu dan Bogor, pada Rabu, 6 September 2017, malam.

Ketujuh orang yang diamankan Satgas KPK dari Bogor dan Bengkulu tersebut masih dalam satu rangkaian kasus dugaan korupsi yang sama.&amp;lrm; Adapun, dari tangkap tangan tersebut, Satgas mengamankan salah satu hakim di Pengadilan Negeri Bengkulu.

&quot;Benar OTT kita lakukan mulai dari kemarin malam di Bengkulu dan Bogor,&quot; kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (7/9/2017).

Dalam operasi senyap tersebut, Satgas sudah melakukan pemeriksaan awal di Mapolda Bengkulu. Sejumlah orang yang diamankan tersebut saat ini tengah dalam perjalanan menuju markas antirasuah di Jakarta.

&quot;Ada sekitar tujuh orang dari informasi yang kita dapatkan. Sebagian masijh dalam proses pemeriksaan lebih lanjut dan akan dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut,&quot; ujarnya.

Diduga, operasi senyap di dua kota yang menyeret hakim Pengadilan Negeri Bengkulu tersebut&amp;lrm; berkaitan dengan kasus dugaan suap pemulusan penanganan sebuah perkara.

&quot;OTT yang kita lakukan diduga terkait pemberian hadiah atau janji kepada aparat penegak hukum terkait penanganan perkara di Pengadilan Tipikor Bengkulu,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
