<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantap! Panglima TNI Siap Kirim Pasukan Bantu Etnis Rohingya Jika Diminta PBB</title><description>Panglima TNI siap mengirimkan pasukan perdamaian ke Myanmar  mengingat hal itu diatur dalam undang-undang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/08/337/1772091/mantap-panglima-tni-siap-kirim-pasukan-bantu-etnis-rohingya-jika-diminta-pbb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/08/337/1772091/mantap-panglima-tni-siap-kirim-pasukan-bantu-etnis-rohingya-jika-diminta-pbb"/><item><title>Mantap! Panglima TNI Siap Kirim Pasukan Bantu Etnis Rohingya Jika Diminta PBB</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/08/337/1772091/mantap-panglima-tni-siap-kirim-pasukan-bantu-etnis-rohingya-jika-diminta-pbb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/08/337/1772091/mantap-panglima-tni-siap-kirim-pasukan-bantu-etnis-rohingya-jika-diminta-pbb</guid><pubDate>Jum'at 08 September 2017 16:56 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/08/337/1772091/mantap-panglima-tni-siap-kirim-pasukan-bantu-etnis-rohingya-jika-diminta-pbb-jaDYrvBp06.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/08/337/1772091/mantap-panglima-tni-siap-kirim-pasukan-bantu-etnis-rohingya-jika-diminta-pbb-jaDYrvBp06.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis  Rohingya di Myanmar membuat masyarakat mendesak Pemerintah Indonesia  segera memberikan pertolongan. Salah satunya mengirimkan prajurit TNI ke  negara tersebut.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo  menegaskan, pihaknya siap mengirimkan pasukan perdamaian ke Myanmar  mengingat hal itu diatur dalam undang-undang. Namun begitu, masih  menunggu permintaan dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). &quot;Tapi  semuanya itu tergantung PBB, karena pasukan perdamaian di bawah kendali  PBB dan TNI selalu mempersiapkan, kapan pun diperlukan kita siap,&quot; kata  Gatot di lapangan sepak bola Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat  (8/9/2017). Gatot mengaku, meski belum ada rencana pengiriman  pasukan. Namun jika PBB meminta, kapanpun TNI akan siap memenuhinya.  Disinggung apakah sudah ada permintaan dari PBB, mantan Kepala Staf  Angkatan Darat (KSAD) ini mengaku belum ada. &quot;Kami hanya menyampaikan  kami siap,&quot; tegasnya.
(Baca juga: Kisah Horor Rohingya: Militer Minta Warga Masuk ke Rumah, Lalu Dibom!)Sebelumnya  Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Alfret Denny menjelaskan,  selama ada perintah dari Panglima TNI, Angkatan Darat (AD) mengaku siap  untuk menjalankan misi perdamaian di Myanmar.&quot;Kalau untuk  pengiriman pasukan ke Myanmar itu tugas Mabes TNI. Yang pasti TNI  Angkatan Darat hanya menyiapkan pasukannya,&quot; ujar Alfret di Gedung  Kartika Media Center Dispenad, Jalan Abdurahman Saleh, Senen, Jakarta  Pusat, Kamis 7 September 2017.
(Baca juga: Suu Kyi Kini Dikritik Desmond Tutu, Peraih Nobel Perdamaian yang 'Cinta' Padanya)&quot;Kita hanya berlatih menyiapi  apapun tugas yang akan kita lakukan sesuai dengan perintah dari Panglima  TNI kita harus siap jadi kita tidak punya kewenangan Angkatan Darat  tidak mengirim pasukan tidak, Tapi kita siap untuk melaksanakan tugas,&quot;  sambungnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis  Rohingya di Myanmar membuat masyarakat mendesak Pemerintah Indonesia  segera memberikan pertolongan. Salah satunya mengirimkan prajurit TNI ke  negara tersebut.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo  menegaskan, pihaknya siap mengirimkan pasukan perdamaian ke Myanmar  mengingat hal itu diatur dalam undang-undang. Namun begitu, masih  menunggu permintaan dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). &quot;Tapi  semuanya itu tergantung PBB, karena pasukan perdamaian di bawah kendali  PBB dan TNI selalu mempersiapkan, kapan pun diperlukan kita siap,&quot; kata  Gatot di lapangan sepak bola Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat  (8/9/2017). Gatot mengaku, meski belum ada rencana pengiriman  pasukan. Namun jika PBB meminta, kapanpun TNI akan siap memenuhinya.  Disinggung apakah sudah ada permintaan dari PBB, mantan Kepala Staf  Angkatan Darat (KSAD) ini mengaku belum ada. &quot;Kami hanya menyampaikan  kami siap,&quot; tegasnya.
(Baca juga: Kisah Horor Rohingya: Militer Minta Warga Masuk ke Rumah, Lalu Dibom!)Sebelumnya  Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Alfret Denny menjelaskan,  selama ada perintah dari Panglima TNI, Angkatan Darat (AD) mengaku siap  untuk menjalankan misi perdamaian di Myanmar.&quot;Kalau untuk  pengiriman pasukan ke Myanmar itu tugas Mabes TNI. Yang pasti TNI  Angkatan Darat hanya menyiapkan pasukannya,&quot; ujar Alfret di Gedung  Kartika Media Center Dispenad, Jalan Abdurahman Saleh, Senen, Jakarta  Pusat, Kamis 7 September 2017.
(Baca juga: Suu Kyi Kini Dikritik Desmond Tutu, Peraih Nobel Perdamaian yang 'Cinta' Padanya)&quot;Kita hanya berlatih menyiapi  apapun tugas yang akan kita lakukan sesuai dengan perintah dari Panglima  TNI kita harus siap jadi kita tidak punya kewenangan Angkatan Darat  tidak mengirim pasukan tidak, Tapi kita siap untuk melaksanakan tugas,&quot;  sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
