<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Korut, Pesawat Tempur Jepang-AS Mengudara di Laut China Timur </title><description>Empat unit pesawat tempur tersebut sengaja mengudara untuk menunjukkan bahwa Jepang selalu siap merespons jika Korut membandel.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/09/18/1772632/antisipasi-korut-pesawat-tempur-jepang-as-mengudara-di-laut-china-timur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/09/18/1772632/antisipasi-korut-pesawat-tempur-jepang-as-mengudara-di-laut-china-timur"/><item><title>Antisipasi Korut, Pesawat Tempur Jepang-AS Mengudara di Laut China Timur </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/09/18/1772632/antisipasi-korut-pesawat-tempur-jepang-as-mengudara-di-laut-china-timur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/09/18/1772632/antisipasi-korut-pesawat-tempur-jepang-as-mengudara-di-laut-china-timur</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2017 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/09/18/1772632/antisipasi-korut-pesawat-tempur-jepang-as-mengudara-di-laut-china-timur-eUEb98eyLY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Empat pesawat tempur AS dan Jepang terbang bersama di Laut China Timur (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/09/18/1772632/antisipasi-korut-pesawat-tempur-jepang-as-mengudara-di-laut-china-timur-eUEb98eyLY.jpg</image><title>Empat pesawat tempur AS dan Jepang terbang bersama di Laut China Timur (Foto: Reuters)</title></images><description>TOKYO &amp;ndash; Keamanan dan perdamaian di kawasan Asia Timur atau lazim dikenal dengan Asia Pasifik terancam dengan uji nuklir Korea Utara (Korut) keenam pekan lalu. Korea Selatan (Korsel) langsung menggelar simulasi latihan untuk mempertahankan diri. Langkah serupa ditempuh oleh Jepang.
BACA JUGA: Wah! Balas Misil Kim Jong-un, Korsel Gelar Latihan Peluncuran Rudal ke Korut
Negeri Matahari Terbit punya alasan tersendiri untuk waspada. Sebab, dua pekan lalu rudal balistik yang diuji coba oleh Korut melintas di wilayah udaranya. Beruntung, Pasukan Pertahanan Diri (SDF) bergerak cepat dengan menembak jatuh rudal tersebut.
Demi mengantisipasi perilaku Korut yang berubah-ubah, SDF menggelar latihan terbang bersama dengan sekutunya, Amerika Serikat (AS). Latihan terbang di lakukan di atas wilayah udara Laut China Timur pada Sabtu (9/9/2017) siang waktu setempat, mengutip dari Reuters.
Jepang mengerahkan dua unit jet tempur F-15 sementara AS menerjunkan pesawat bomber B1-B dengan jumlah yang sama. Dua unit pesawat bomber B1-B itu diterbangkan dari Pangkalan Udara Andersen di Guam untuk menyusul dua jet tempur F-15 milik Jepang yang terlebih dahulu mengudara.
BACA JUGA: Astaga! Korut Klaim Lakukan Uji Coba Nuklir Keenam&amp;nbsp;
Latihan serupa juga digelar SDF pada 31 Agustus. Jet tempur F-15 Jepang melakukan latihan terbang bersama dengan pesawat bomber B1-B dan pesawat siluman F-35 milik AS di atas wilayah udara Semenanjung Korea. Latihan digelar hanya dua hari setelah Korut meluncurkan rudal balistik.
Terbangnya empat unit pesawat tempur itu dilakukan di tengah munculnya kekhawatiran uji coba rudal baru Korut. Uji coba diduga akan dilakukan untuk memeriahkan hari jadi negara yang didirikan oleh mendiang Kim Il-sung tersebut.
BACA JUGA: Respons Tembakan Rudal Korut di Perairan Jepang, 4 Jet Tempur Korsel Manuver Jatuhkan Bom
Korea Selatan beberapa hari lalu sudah melakukan latihan menembak jatuh rudal. Latihan tersebut menyimulasikan sebuah serangan ke lokasi uji coba nuklir milik Korut. Korsel menggelar latihan tersebut untuk menunjukkan bahwa mereka telah melakukan persiapan tinggi guna menghadapi rudal Korut.</description><content:encoded>TOKYO &amp;ndash; Keamanan dan perdamaian di kawasan Asia Timur atau lazim dikenal dengan Asia Pasifik terancam dengan uji nuklir Korea Utara (Korut) keenam pekan lalu. Korea Selatan (Korsel) langsung menggelar simulasi latihan untuk mempertahankan diri. Langkah serupa ditempuh oleh Jepang.
BACA JUGA: Wah! Balas Misil Kim Jong-un, Korsel Gelar Latihan Peluncuran Rudal ke Korut
Negeri Matahari Terbit punya alasan tersendiri untuk waspada. Sebab, dua pekan lalu rudal balistik yang diuji coba oleh Korut melintas di wilayah udaranya. Beruntung, Pasukan Pertahanan Diri (SDF) bergerak cepat dengan menembak jatuh rudal tersebut.
Demi mengantisipasi perilaku Korut yang berubah-ubah, SDF menggelar latihan terbang bersama dengan sekutunya, Amerika Serikat (AS). Latihan terbang di lakukan di atas wilayah udara Laut China Timur pada Sabtu (9/9/2017) siang waktu setempat, mengutip dari Reuters.
Jepang mengerahkan dua unit jet tempur F-15 sementara AS menerjunkan pesawat bomber B1-B dengan jumlah yang sama. Dua unit pesawat bomber B1-B itu diterbangkan dari Pangkalan Udara Andersen di Guam untuk menyusul dua jet tempur F-15 milik Jepang yang terlebih dahulu mengudara.
BACA JUGA: Astaga! Korut Klaim Lakukan Uji Coba Nuklir Keenam&amp;nbsp;
Latihan serupa juga digelar SDF pada 31 Agustus. Jet tempur F-15 Jepang melakukan latihan terbang bersama dengan pesawat bomber B1-B dan pesawat siluman F-35 milik AS di atas wilayah udara Semenanjung Korea. Latihan digelar hanya dua hari setelah Korut meluncurkan rudal balistik.
Terbangnya empat unit pesawat tempur itu dilakukan di tengah munculnya kekhawatiran uji coba rudal baru Korut. Uji coba diduga akan dilakukan untuk memeriahkan hari jadi negara yang didirikan oleh mendiang Kim Il-sung tersebut.
BACA JUGA: Respons Tembakan Rudal Korut di Perairan Jepang, 4 Jet Tempur Korsel Manuver Jatuhkan Bom
Korea Selatan beberapa hari lalu sudah melakukan latihan menembak jatuh rudal. Latihan tersebut menyimulasikan sebuah serangan ke lokasi uji coba nuklir milik Korut. Korsel menggelar latihan tersebut untuk menunjukkan bahwa mereka telah melakukan persiapan tinggi guna menghadapi rudal Korut.</content:encoded></item></channel></rss>
