<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istri PM Israel akan Didakwa atas Skandal Pemesanan Makanan </title><description>Sara Netanyahu segera dijatuhi dakwaan atas skandal dugaan pemesanan makanan dengan menggunakan uang negara.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/09/18/1772685/istri-pm-israel-akan-didakwa-atas-skandal-pemesanan-makanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/09/18/1772685/istri-pm-israel-akan-didakwa-atas-skandal-pemesanan-makanan"/><item><title>Istri PM Israel akan Didakwa atas Skandal Pemesanan Makanan </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/09/18/1772685/istri-pm-israel-akan-didakwa-atas-skandal-pemesanan-makanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/09/18/1772685/istri-pm-israel-akan-didakwa-atas-skandal-pemesanan-makanan</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2017 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/09/18/1772685/istri-pm-israel-akan-didakwa-atas-skandal-pemesanan-makanan-QVX39z2dBt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sara Netanyahu akan segera dijatuhi dakwaan atas skandal dugaan pemesanan makanan yang menggunakan uang negara (Foto: Flavio do Scalzo/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/09/18/1772685/istri-pm-israel-akan-didakwa-atas-skandal-pemesanan-makanan-QVX39z2dBt.jpg</image><title>Sara Netanyahu akan segera dijatuhi dakwaan atas skandal dugaan pemesanan makanan yang menggunakan uang negara (Foto: Flavio do Scalzo/Reuters)</title></images><description>TEL AVIV &amp;ndash; Kejaksaan Agung Israel tengah mempertimbangkan menjatuhkan dakwaan terhadap Sara Netanyahu, istri dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Perempuan berusia 58 tahun itu diduga menyalahgunakan uang negara untuk kepentingan pribadi berupa makan malam pribadi dan urusan catering lainnya dengan jumlah mencapai 100 ribu dolar Amerika Serikat (AS).
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Kehakiman Israel menyatakan Jaksa Agung Avichai Mandelblit sedang mempertimbangkan pasal dakwaan kepada Sara. Beberapa di antaranya adalah pelanggaran pemberian barang palsu, kecurangan, dan melanggar kepecayaan publik.
Kasus tersebut diberi nama &amp;lsquo;skandal pemesanan makanan&amp;rsquo; oleh Kementerian Kehakiman Israel. Sara Netanyahu, dengan bantuan seorang ajudannya, diduga menyusun impresi palsu antara 2010-2013 bahwa tidak ada koki yang dipekerjakan di kediaman resmi perdana menteri. Padahal, ada sejumlah koki.
Skandal tersebut dilakukan, menurut pernyataan Kementerian Kehakiman, untuk mengucurkan uang negara di luar katering. Dana tersebut wajib dikeluarkan untuk biaya makan keluarga sang kepala pemerintahan, jika memang tidak ada koki yang dipekerjakan untuk memasak.
&amp;ldquo;Dengan cara ini, ratusan makanan dari restoran dan chef seharga USD102.399 dibayar dengan menggunakan uang negara yang diselundupkan,&amp;rdquo; bunyi pernyataan resmi Kementerian Kehakiman, mengutip dari Reuters, Sabtu (9/9/2017).
Sara juga pernah terseret skandal penggelapan dana negara lainnya pada Mei 2016. Ia dituduh menyewa pembantu untuk mendiang ayahnya yang tengah sakit parah dengan menggunakan dana negara. Sara turut diduga menyewa jasa seorang tukang listik yang tidak memenuhi standar tender pemerintah.
Belum jelas apakah dakwaan tersebut akan mempengaruhi Benjamin Netanyahu secara politik. Ketua Partai Likud itu sendiri diketahui tengah diselidiki atas dua kasus dugaan korupsi.
Salah satu yang cukup terkenal adalah, Kasus 1.000, yang melibatkan gratifikasi. Netanyahu dan keluarga dituduh menerima uang dari sejumlah pengusaha. Satu kasus lainnya, Kasus 2.000, adalah skandal di mana ia berupaya menyogok pemiliki media di Israel agar memberitakan sisi positif tentang dirinya.</description><content:encoded>TEL AVIV &amp;ndash; Kejaksaan Agung Israel tengah mempertimbangkan menjatuhkan dakwaan terhadap Sara Netanyahu, istri dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Perempuan berusia 58 tahun itu diduga menyalahgunakan uang negara untuk kepentingan pribadi berupa makan malam pribadi dan urusan catering lainnya dengan jumlah mencapai 100 ribu dolar Amerika Serikat (AS).
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Kehakiman Israel menyatakan Jaksa Agung Avichai Mandelblit sedang mempertimbangkan pasal dakwaan kepada Sara. Beberapa di antaranya adalah pelanggaran pemberian barang palsu, kecurangan, dan melanggar kepecayaan publik.
Kasus tersebut diberi nama &amp;lsquo;skandal pemesanan makanan&amp;rsquo; oleh Kementerian Kehakiman Israel. Sara Netanyahu, dengan bantuan seorang ajudannya, diduga menyusun impresi palsu antara 2010-2013 bahwa tidak ada koki yang dipekerjakan di kediaman resmi perdana menteri. Padahal, ada sejumlah koki.
Skandal tersebut dilakukan, menurut pernyataan Kementerian Kehakiman, untuk mengucurkan uang negara di luar katering. Dana tersebut wajib dikeluarkan untuk biaya makan keluarga sang kepala pemerintahan, jika memang tidak ada koki yang dipekerjakan untuk memasak.
&amp;ldquo;Dengan cara ini, ratusan makanan dari restoran dan chef seharga USD102.399 dibayar dengan menggunakan uang negara yang diselundupkan,&amp;rdquo; bunyi pernyataan resmi Kementerian Kehakiman, mengutip dari Reuters, Sabtu (9/9/2017).
Sara juga pernah terseret skandal penggelapan dana negara lainnya pada Mei 2016. Ia dituduh menyewa pembantu untuk mendiang ayahnya yang tengah sakit parah dengan menggunakan dana negara. Sara turut diduga menyewa jasa seorang tukang listik yang tidak memenuhi standar tender pemerintah.
Belum jelas apakah dakwaan tersebut akan mempengaruhi Benjamin Netanyahu secara politik. Ketua Partai Likud itu sendiri diketahui tengah diselidiki atas dua kasus dugaan korupsi.
Salah satu yang cukup terkenal adalah, Kasus 1.000, yang melibatkan gratifikasi. Netanyahu dan keluarga dituduh menerima uang dari sejumlah pengusaha. Satu kasus lainnya, Kasus 2.000, adalah skandal di mana ia berupaya menyogok pemiliki media di Israel agar memberitakan sisi positif tentang dirinya.</content:encoded></item></channel></rss>
