<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh! AS Minta PBB Sanksi Tegas Kim Jong-un, Korut Meradang</title><description>Korut  memperingatkan bahwa AS akan membayar harga yang  pantas karena mempelopori resolusi sanksi PBB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/11/18/1773402/waduh-as-minta-pbb-sanksi-tegas-kim-jong-un-korut-meradang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/11/18/1773402/waduh-as-minta-pbb-sanksi-tegas-kim-jong-un-korut-meradang"/><item><title>Waduh! AS Minta PBB Sanksi Tegas Kim Jong-un, Korut Meradang</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/11/18/1773402/waduh-as-minta-pbb-sanksi-tegas-kim-jong-un-korut-meradang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/11/18/1773402/waduh-as-minta-pbb-sanksi-tegas-kim-jong-un-korut-meradang</guid><pubDate>Senin 11 September 2017 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/11/18/1773402/waduh-as-minta-pbb-sanksi-tegas-kim-jong-un-korut-meradang-lQDmSxwCBN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kim Jong-un saat mengadakan pesta merayakan keberhasilan uji coba nuklir. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/11/18/1773402/waduh-as-minta-pbb-sanksi-tegas-kim-jong-un-korut-meradang-lQDmSxwCBN.jpg</image><title>Kim Jong-un saat mengadakan pesta merayakan keberhasilan uji coba nuklir. (Foto: Reuters)</title></images><description>PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara (Korut)  memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan membayar harga yang  pantas karena mempelopori resolusi sanksi Dewan Keamanan PBB atas uji  coba senjata nuklir terbaru Pyongyang.Peringatan itu muncul  setelah pemimpin Korut Kim Jong-un menggelar pesta besar-besaran untuk  merayakan kesuksesan uji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen pada 3  September 2017. Kim mengundang para ilmuwan nuklirnya dalam pesta  tersebut.Dalam rancangan resolusi yang dilihat Reuters,  AS meminta Dewan Keamanan PBB untuk memberlakukan embargo minyak  terhadap Korut, menghentikan ekspor utama tekstil, membekukan semua aset  finansial Kim Jong-un serta melarang pemimpin Korut itu melakukan  perjalanan ke luar negeri.
(Baca juga: Sanksi Korut, AS Ingin Aset Kim Jong-un Dibekukan dan Melarangnya ke Luar Negeri)Kementerian  Luar Negeri Korut mengatakan, AS yang sudah panik memanipulasi Dewan  Keamanan PBB atas uji coba nuklir Pyongyang. Menurut kementerian itu,  uji coba itu sah sebagai bagian dari tindakan membela diri.&amp;rdquo;Jika  AS benar-benar melakukan resolusi ilegal dan melanggar hukum atas  sanksi yang lebih keras, DPRK harus benar-benar yakin bahwa AS membayar  harga yang pantas,&amp;rdquo; kata Kementerian Luar Negeri Korut dalam sebuah  penyataan yang dilansir kantor berita negara Korut, KCNA, Senin (11/9/2017).DPRK adalah singkatan dari nama resmi Korut, Republik Demokratik Rakyat Korea.
(Baca juga: Terungkap! AS Dorong PBB Berlakukan Embargo Minyak terhadap Korut)&amp;rdquo;Dunia  akan menyaksikan bagaimana DPRK menjinakkan gangster AS dengan  melakukan serangkaian tindakan lebih keras daripada yang pernah mereka  bayangkan,&amp;rdquo; lanjut kementerian itu.&amp;rdquo;DPRK telah mengembangkan dan  menyempurnakan senjata termo-nuklir superkuat sebagai alat untuk  mencegah pergerakan permusuhan dan ancaman nuklir yang terus meningkat  di AS dan meredakan bahaya perang nuklir yang menjulang di atas  semenanjung Korea dan kawasan ini,&amp;rdquo; imbuh kementerian tersebut.</description><content:encoded>PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara (Korut)  memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan membayar harga yang  pantas karena mempelopori resolusi sanksi Dewan Keamanan PBB atas uji  coba senjata nuklir terbaru Pyongyang.Peringatan itu muncul  setelah pemimpin Korut Kim Jong-un menggelar pesta besar-besaran untuk  merayakan kesuksesan uji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen pada 3  September 2017. Kim mengundang para ilmuwan nuklirnya dalam pesta  tersebut.Dalam rancangan resolusi yang dilihat Reuters,  AS meminta Dewan Keamanan PBB untuk memberlakukan embargo minyak  terhadap Korut, menghentikan ekspor utama tekstil, membekukan semua aset  finansial Kim Jong-un serta melarang pemimpin Korut itu melakukan  perjalanan ke luar negeri.
(Baca juga: Sanksi Korut, AS Ingin Aset Kim Jong-un Dibekukan dan Melarangnya ke Luar Negeri)Kementerian  Luar Negeri Korut mengatakan, AS yang sudah panik memanipulasi Dewan  Keamanan PBB atas uji coba nuklir Pyongyang. Menurut kementerian itu,  uji coba itu sah sebagai bagian dari tindakan membela diri.&amp;rdquo;Jika  AS benar-benar melakukan resolusi ilegal dan melanggar hukum atas  sanksi yang lebih keras, DPRK harus benar-benar yakin bahwa AS membayar  harga yang pantas,&amp;rdquo; kata Kementerian Luar Negeri Korut dalam sebuah  penyataan yang dilansir kantor berita negara Korut, KCNA, Senin (11/9/2017).DPRK adalah singkatan dari nama resmi Korut, Republik Demokratik Rakyat Korea.
(Baca juga: Terungkap! AS Dorong PBB Berlakukan Embargo Minyak terhadap Korut)&amp;rdquo;Dunia  akan menyaksikan bagaimana DPRK menjinakkan gangster AS dengan  melakukan serangkaian tindakan lebih keras daripada yang pernah mereka  bayangkan,&amp;rdquo; lanjut kementerian itu.&amp;rdquo;DPRK telah mengembangkan dan  menyempurnakan senjata termo-nuklir superkuat sebagai alat untuk  mencegah pergerakan permusuhan dan ancaman nuklir yang terus meningkat  di AS dan meredakan bahaya perang nuklir yang menjulang di atas  semenanjung Korea dan kawasan ini,&amp;rdquo; imbuh kementerian tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
