<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Minta Maaf dan Akan Kembalikan Uang Perawatan</title><description>&quot;Kami akan mengembalikan uang perawatan selama tratment di UGD sekitar Rp 6 juta. Ini arahan kepala dinas,&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/11/338/1773762/tragedi-bayi-debora-rs-mitra-keluarga-minta-maaf-dan-akan-kembalikan-uang-perawatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/11/338/1773762/tragedi-bayi-debora-rs-mitra-keluarga-minta-maaf-dan-akan-kembalikan-uang-perawatan"/><item><title>Tragedi Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Minta Maaf dan Akan Kembalikan Uang Perawatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/11/338/1773762/tragedi-bayi-debora-rs-mitra-keluarga-minta-maaf-dan-akan-kembalikan-uang-perawatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/11/338/1773762/tragedi-bayi-debora-rs-mitra-keluarga-minta-maaf-dan-akan-kembalikan-uang-perawatan</guid><pubDate>Senin 11 September 2017 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Lina Fitria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/11/338/1773762/tragedi-bayi-debora-rs-mitra-keluarga-minta-maaf-dan-akan-kembalikan-uang-perawatan-hmJvLWLLG5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi pers RS Mitra Keluarga. (Lina F/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/11/338/1773762/tragedi-bayi-debora-rs-mitra-keluarga-minta-maaf-dan-akan-kembalikan-uang-perawatan-hmJvLWLLG5.jpg</image><title>Konferensi pers RS Mitra Keluarga. (Lina F/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Manajemen Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, memastikan telah mendatangi langsung dan meminta maaf kepada kedua orangtua Tiara Debora. Humas Mitra Keluarga Group Nendya Libriyani mengungkapkan, permohonan maaf dilakukan secara langsung kepada Rudianto Simanjorang dan Henny Selalahi, orang tua bayi berusia empat bulan itu.
&quot;Menindaklanjuti keterangan dinas kesehatan. Kami atas nama RS Mitra Keluarga menyampaikan simpati serta turut berduka cita mendalam kepada bapak Rudianto dan Ibu Henny atas meninggalnya anak Tiara Debora,&quot; ucap Nendya saat konferensi pers di RS Mitra Keluarga Kalideres, Senin (11/9/2017).
Nendya mengatakan bahwa pihaknya telah mengunjungi keluarga Simanjorang di rumahnya.
&quot;Pihak perwakilan RS Mitra Keluarga Kalideres sudah mengunjungu Bapak Simanjorang di rumahnya. Kami juga menyampaikan keprihatinan serta duka cita,&quot; sambungnya.
[Baca Juga: Tragedi Bayi Debora, Dinkes DKI Ultimatum RS Mitra Keluarga]
Dikatakan Nendya, permohonan maaf tersebut diajukan bukan semata-mata karena pihaknya menyepakati pemberitaan yang beredar dan menyebutkan pihaknya lalai dalam menangani pasien denga keterbatasan biaya. Sebaliknya, ia menyebut permintaan maaf itu lantaran pelayanan yang diterima oleh pasien.
[Baca Juga: Kematian Bayi Debora Jadi Sorotan, RS Mitra Keluarga: Kita Sudah Lakukan Semua Upaya Medis]
&quot;Kami minta maaf atas ketidaknyaman pelayanan yang diterima. Kami tidak menyebut masalah administrasi kalau apapun yang dirasa tidak nyaman kami mohon maaf,&quot; sambungnya.
Sementara tindakan medis kepada Debora, lanjut Nendya, sudah diberikan secara optimal kapada bayi berusia empat bulan tersebut. Kemudian dia juga berjanji akan mengembalikan uang perawatan Debora selama menjalani tindakan di medis Intalasi Gawat Darurat (IGD).
[Baca Juga: Tegas! Berencana Panggil Dirut RS Mitra Keluarga, Menkes: Bila Terbukti, Akan Kami Pidana dan Cabut Izinnya]
&quot;Kami akan mengembalikan uang perawatan selama tratment di UGD sekitar Rp 6 juta. Ini arahan kepala dinas. Karena ini sebetulnya uang pasien karena mereka pakai BPJS,&quot; tutupnya. (sym)
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Manajemen Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, memastikan telah mendatangi langsung dan meminta maaf kepada kedua orangtua Tiara Debora. Humas Mitra Keluarga Group Nendya Libriyani mengungkapkan, permohonan maaf dilakukan secara langsung kepada Rudianto Simanjorang dan Henny Selalahi, orang tua bayi berusia empat bulan itu.
&quot;Menindaklanjuti keterangan dinas kesehatan. Kami atas nama RS Mitra Keluarga menyampaikan simpati serta turut berduka cita mendalam kepada bapak Rudianto dan Ibu Henny atas meninggalnya anak Tiara Debora,&quot; ucap Nendya saat konferensi pers di RS Mitra Keluarga Kalideres, Senin (11/9/2017).
Nendya mengatakan bahwa pihaknya telah mengunjungi keluarga Simanjorang di rumahnya.
&quot;Pihak perwakilan RS Mitra Keluarga Kalideres sudah mengunjungu Bapak Simanjorang di rumahnya. Kami juga menyampaikan keprihatinan serta duka cita,&quot; sambungnya.
[Baca Juga: Tragedi Bayi Debora, Dinkes DKI Ultimatum RS Mitra Keluarga]
Dikatakan Nendya, permohonan maaf tersebut diajukan bukan semata-mata karena pihaknya menyepakati pemberitaan yang beredar dan menyebutkan pihaknya lalai dalam menangani pasien denga keterbatasan biaya. Sebaliknya, ia menyebut permintaan maaf itu lantaran pelayanan yang diterima oleh pasien.
[Baca Juga: Kematian Bayi Debora Jadi Sorotan, RS Mitra Keluarga: Kita Sudah Lakukan Semua Upaya Medis]
&quot;Kami minta maaf atas ketidaknyaman pelayanan yang diterima. Kami tidak menyebut masalah administrasi kalau apapun yang dirasa tidak nyaman kami mohon maaf,&quot; sambungnya.
Sementara tindakan medis kepada Debora, lanjut Nendya, sudah diberikan secara optimal kapada bayi berusia empat bulan tersebut. Kemudian dia juga berjanji akan mengembalikan uang perawatan Debora selama menjalani tindakan di medis Intalasi Gawat Darurat (IGD).
[Baca Juga: Tegas! Berencana Panggil Dirut RS Mitra Keluarga, Menkes: Bila Terbukti, Akan Kami Pidana dan Cabut Izinnya]
&quot;Kami akan mengembalikan uang perawatan selama tratment di UGD sekitar Rp 6 juta. Ini arahan kepala dinas. Karena ini sebetulnya uang pasien karena mereka pakai BPJS,&quot; tutupnya. (sym)
</content:encoded></item></channel></rss>
