<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantap! Sudikerta Ajak Warga Bali Tingkatkan Semangat &quot;Ngayah&quot;</title><description>Semangat gotong-royong dalam sebuah karya atau upacara jangan sampai melihat status atau golongan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/11/340/1773867/mantap-sudikerta-ajak-warga-bali-tingkatkan-semangat-ngayah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/11/340/1773867/mantap-sudikerta-ajak-warga-bali-tingkatkan-semangat-ngayah"/><item><title>Mantap! Sudikerta Ajak Warga Bali Tingkatkan Semangat &quot;Ngayah&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/11/340/1773867/mantap-sudikerta-ajak-warga-bali-tingkatkan-semangat-ngayah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/11/340/1773867/mantap-sudikerta-ajak-warga-bali-tingkatkan-semangat-ngayah</guid><pubDate>Senin 11 September 2017 21:53 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Hikmah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/11/340/1773867/mantap-sudikerta-ajak-warga-bali-tingkatkan-semangat-ngayah-diTMhqs2bM.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/11/340/1773867/mantap-sudikerta-ajak-warga-bali-tingkatkan-semangat-ngayah-diTMhqs2bM.JPG</image><title></title></images><description>TABANAN &amp;ndash; Wakil Gubernur, I Ketut Sudikerta menyatakan, pelaksanaan sebuah upacara atau karya tidak dapat dipungkiri akan memperlukan biaya serta tenaga yang cukup banyak demi kelancaran jalannya karya yang dilaksanakan.
Dia menjelaskan,  peran umat untuk &quot;Ngayah&quot; sangat diperlukan tanpa memandang status ataupun golongan.  Karena dengan semangat gotong-royong, karya yang dilaksanakan akan berjalan dengan lancar.

&quot;Karya yang dilaksanakan seperti saat ini, yakni Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Ngenteg linggih, Padudusan Alit pastinya memerlukan banyak biaya maupun tenaga. Untuk itu, semangat Ngayah para umat atau krama disini sangat diharapkan demi kelancaran jalannya karya ini,&quot; katanya saat menghadiri rangkaian karya Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Ngenteg linggih, Padudusan Alit Pura Jaba Tandeg Luhur Aseman, Banjar Aseman, Desa Manik, Selemadeg, Tabanan, Senin (11/9/2017).

Sudikerta menerangkan,  semangat gotong-royong dalam sebuah karya atau upacara jangan sampai melihat status atau golongan.

&quot;Kalau Ngayah jangan sampai berpikir tentang status ataupun golongan, mau miskin, kaya, punya atau tidak punya, kalau sudah melaksanakan karya seperti saat ini, ya kita semua yang harus melaksanakannya,&quot; ucap calon Gubernur Bali 2018 dari Partai Golkar ini.

Pihaknya mengharapkan, semangat umat untuk Ngayah bisa terus ditingkatkan lagi.  &quot;Umat harus memiliki keyakinan yang kuat, dan berdedikasi serta semangat yang tinggi untuk &amp;lsquo;ngayah&amp;rsquo; demi kemajuan umat Hindu kedepannya,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>TABANAN &amp;ndash; Wakil Gubernur, I Ketut Sudikerta menyatakan, pelaksanaan sebuah upacara atau karya tidak dapat dipungkiri akan memperlukan biaya serta tenaga yang cukup banyak demi kelancaran jalannya karya yang dilaksanakan.
Dia menjelaskan,  peran umat untuk &quot;Ngayah&quot; sangat diperlukan tanpa memandang status ataupun golongan.  Karena dengan semangat gotong-royong, karya yang dilaksanakan akan berjalan dengan lancar.

&quot;Karya yang dilaksanakan seperti saat ini, yakni Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Ngenteg linggih, Padudusan Alit pastinya memerlukan banyak biaya maupun tenaga. Untuk itu, semangat Ngayah para umat atau krama disini sangat diharapkan demi kelancaran jalannya karya ini,&quot; katanya saat menghadiri rangkaian karya Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Ngenteg linggih, Padudusan Alit Pura Jaba Tandeg Luhur Aseman, Banjar Aseman, Desa Manik, Selemadeg, Tabanan, Senin (11/9/2017).

Sudikerta menerangkan,  semangat gotong-royong dalam sebuah karya atau upacara jangan sampai melihat status atau golongan.

&quot;Kalau Ngayah jangan sampai berpikir tentang status ataupun golongan, mau miskin, kaya, punya atau tidak punya, kalau sudah melaksanakan karya seperti saat ini, ya kita semua yang harus melaksanakannya,&quot; ucap calon Gubernur Bali 2018 dari Partai Golkar ini.

Pihaknya mengharapkan, semangat umat untuk Ngayah bisa terus ditingkatkan lagi.  &quot;Umat harus memiliki keyakinan yang kuat, dan berdedikasi serta semangat yang tinggi untuk &amp;lsquo;ngayah&amp;rsquo; demi kemajuan umat Hindu kedepannya,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
