<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengerikan! Ini Transkrip Rekaman Telefon dari WTC ketika 9/11</title><description>Ini adalah dua transkrip rekaman telefon darurat dari gedung WTC ketika tragedi 9/11 terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/12/18/1773941/mengerikan-ini-transkrip-rekaman-telefon-dari-wtc-ketika-9-11</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/12/18/1773941/mengerikan-ini-transkrip-rekaman-telefon-dari-wtc-ketika-9-11"/><item><title>Mengerikan! Ini Transkrip Rekaman Telefon dari WTC ketika 9/11</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/12/18/1773941/mengerikan-ini-transkrip-rekaman-telefon-dari-wtc-ketika-9-11</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/12/18/1773941/mengerikan-ini-transkrip-rekaman-telefon-dari-wtc-ketika-9-11</guid><pubDate>Selasa 12 September 2017 04:09 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/12/18/1773941/mengerikan-ini-transkrip-rekaman-telefon-dari-wtc-ketika-9-11-1Jo9bijovw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto ketika tragedi 9/11 terjadi di Kota New York, Amerika Serikat (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/12/18/1773941/mengerikan-ini-transkrip-rekaman-telefon-dari-wtc-ketika-9-11-1Jo9bijovw.jpg</image><title>Foto ketika tragedi 9/11 terjadi di Kota New York, Amerika Serikat (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Serangan teroris pada 11 September 2001 hingga saat ini masih membekas di benak setiap warga Amerika Serikat, khususnya para keluarga korban. Satu hal yang paling penting ketika terjadinya insiden itu adalah banyaknya panggilan darurat terjadi dan beberapa di antaranya hingga kini masih terabadikan dalam bentuk rekaman.
Panggilan darurat ke nomor 911 saat itu dipenuhi dengan orang-orang yang meminta bantuan karena terjebak di tengah-tengah insiden mengerikan tersebut. Beberapa panggilan telefon bahkan berasal dari gedung World Trade Center (WTC) ketika pesawat yang dibajak oleh teroris menabrak Menara Kembar tersebut, Pentagon, serta lapangan di Pennsylvania.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tragedi 9/11, Banyak Korban Tewas Akibat Mencoba Selamatkan Diri dengan Lompat dari Gedung WTC
Baca Juga:&amp;nbsp;Trump dan Warga AS Siap Peringati Tragedi 11 September yang Renggut Nyaris 3.000 Nyawa
Serangan yang menewaskan 2.997 orang serta melukai ribuan orang lainnya itu menjadi pukulan berat bagi Negeri Paman Sam dan rekaman panggilan darurat tersebut menjadi saksi yang menggambarkan kepanikan para korbannya.
Sebagaimana dikutip dari Independent, Selasa (12/9/2017) rekaman itu juga dijadikan salah satu bukti yang ditampilkan di proses peradilan &amp;ldquo;otak&amp;rdquo; serangan 9/11, Zacarias Moussaoui.
Berikut ini adalah dua transkrip rekaman tersebut berasal dari salah satu gedung di Menara Kembar.
 
1. Melissa Doi
 
Perempuan berusia 32 tahun itu bekerja di gedung 83 yang berlokasi di Menara Selatan WTC. Ia bersama lima orang lainnya terjebak di sebuah kantor usai pesawat United Airlines Flight 175 menghantam WTC.
BACA JUGA: Tepat Setelah Lonceng Berdentang, Ribuan Nama Korban Serangan 11 September Dibacakan dengan Keras
BACA JUGA: Potret Jam yang Membeku Menjadi Pengingat Tragedi 9/11, AS Rilis Foto-Foto Langka Tragedi Paling Mematikan
Panggilan daruratnya pun terekam ketika ia menghubungi Kepolisian New York. Saat itu petugas bertanya kepadanya apakah ada yang datang untuk menyelamatkannya, ia membalasnya dengan menuturkan, &amp;ldquo;belum ada orang di sini dan lantai ini sepenuhnya dikepung api. Kami di lantai dan kami tak bisa bernapas, dan di sini sangatlah panas.&amp;rdquo;
Tidak lama setelah itu terdengarlah kata-kata terakhirnya. &amp;ldquo;Bisakah Anda tetap di sambungan ini bersama saya, tolong? Saya merasa seperti sekarat,&amp;rdquo; kata Doi kepada petugas Kepolisian New York.
 
2. Kevin Cosgrove
 
Pria berusia 46 tahun itu juga terjebak di Menara Selatan dan ia sempat menghubungi nomor darurat. Saat itu ia terdengar meminta tolong kepada operator.
&amp;ldquo;Kami masih muda. Kami tidak siap untuk mati. Istriku berpikir saya baik-baik saja. Saya meneleponnya dan mengatakan saya meninggalkan gedung dan saya baik-baik saja kemudian &amp;lsquo;bang&amp;rsquo; (suara hantaman pesawat),&amp;rdquo; ujar Cosgrove kepada operator 911.
Tidak lama setelah itu, sambungan telefon itu berakhir dengan suara teriakan saat lantai tempat ia berada mendadak roboh.</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Serangan teroris pada 11 September 2001 hingga saat ini masih membekas di benak setiap warga Amerika Serikat, khususnya para keluarga korban. Satu hal yang paling penting ketika terjadinya insiden itu adalah banyaknya panggilan darurat terjadi dan beberapa di antaranya hingga kini masih terabadikan dalam bentuk rekaman.
Panggilan darurat ke nomor 911 saat itu dipenuhi dengan orang-orang yang meminta bantuan karena terjebak di tengah-tengah insiden mengerikan tersebut. Beberapa panggilan telefon bahkan berasal dari gedung World Trade Center (WTC) ketika pesawat yang dibajak oleh teroris menabrak Menara Kembar tersebut, Pentagon, serta lapangan di Pennsylvania.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tragedi 9/11, Banyak Korban Tewas Akibat Mencoba Selamatkan Diri dengan Lompat dari Gedung WTC
Baca Juga:&amp;nbsp;Trump dan Warga AS Siap Peringati Tragedi 11 September yang Renggut Nyaris 3.000 Nyawa
Serangan yang menewaskan 2.997 orang serta melukai ribuan orang lainnya itu menjadi pukulan berat bagi Negeri Paman Sam dan rekaman panggilan darurat tersebut menjadi saksi yang menggambarkan kepanikan para korbannya.
Sebagaimana dikutip dari Independent, Selasa (12/9/2017) rekaman itu juga dijadikan salah satu bukti yang ditampilkan di proses peradilan &amp;ldquo;otak&amp;rdquo; serangan 9/11, Zacarias Moussaoui.
Berikut ini adalah dua transkrip rekaman tersebut berasal dari salah satu gedung di Menara Kembar.
 
1. Melissa Doi
 
Perempuan berusia 32 tahun itu bekerja di gedung 83 yang berlokasi di Menara Selatan WTC. Ia bersama lima orang lainnya terjebak di sebuah kantor usai pesawat United Airlines Flight 175 menghantam WTC.
BACA JUGA: Tepat Setelah Lonceng Berdentang, Ribuan Nama Korban Serangan 11 September Dibacakan dengan Keras
BACA JUGA: Potret Jam yang Membeku Menjadi Pengingat Tragedi 9/11, AS Rilis Foto-Foto Langka Tragedi Paling Mematikan
Panggilan daruratnya pun terekam ketika ia menghubungi Kepolisian New York. Saat itu petugas bertanya kepadanya apakah ada yang datang untuk menyelamatkannya, ia membalasnya dengan menuturkan, &amp;ldquo;belum ada orang di sini dan lantai ini sepenuhnya dikepung api. Kami di lantai dan kami tak bisa bernapas, dan di sini sangatlah panas.&amp;rdquo;
Tidak lama setelah itu terdengarlah kata-kata terakhirnya. &amp;ldquo;Bisakah Anda tetap di sambungan ini bersama saya, tolong? Saya merasa seperti sekarat,&amp;rdquo; kata Doi kepada petugas Kepolisian New York.
 
2. Kevin Cosgrove
 
Pria berusia 46 tahun itu juga terjebak di Menara Selatan dan ia sempat menghubungi nomor darurat. Saat itu ia terdengar meminta tolong kepada operator.
&amp;ldquo;Kami masih muda. Kami tidak siap untuk mati. Istriku berpikir saya baik-baik saja. Saya meneleponnya dan mengatakan saya meninggalkan gedung dan saya baik-baik saja kemudian &amp;lsquo;bang&amp;rsquo; (suara hantaman pesawat),&amp;rdquo; ujar Cosgrove kepada operator 911.
Tidak lama setelah itu, sambungan telefon itu berakhir dengan suara teriakan saat lantai tempat ia berada mendadak roboh.</content:encoded></item></channel></rss>
