<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wacanakan E-Tilang CCTV, Kapolda Jabar: Bisa Menekan Pungli di Jalanan</title><description>Nantinya petugas hanya melakukan penilangan di ruang kontrol yang terkoneksi dengan pengadilan dan bank.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/13/338/1774864/wacanakan-e-tilang-cctv-kapolda-jabar-bisa-menekan-pungli-di-jalanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/13/338/1774864/wacanakan-e-tilang-cctv-kapolda-jabar-bisa-menekan-pungli-di-jalanan"/><item><title>Wacanakan E-Tilang CCTV, Kapolda Jabar: Bisa Menekan Pungli di Jalanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/13/338/1774864/wacanakan-e-tilang-cctv-kapolda-jabar-bisa-menekan-pungli-di-jalanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/13/338/1774864/wacanakan-e-tilang-cctv-kapolda-jabar-bisa-menekan-pungli-di-jalanan</guid><pubDate>Rabu 13 September 2017 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/13/338/1774864/wacanakan-e-tilang-cctv-kapolda-jabar-bisa-menekan-pungli-di-jalanan-vfBYwE1evB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/13/338/1774864/wacanakan-e-tilang-cctv-kapolda-jabar-bisa-menekan-pungli-di-jalanan-vfBYwE1evB.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BOGOR - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menilai wacana Elektronik Tilang CCTV (E-tilang CCTV) dapat mengurangi jumlah polisi melakukan tilang di jalan.

&quot;Kita ingin mengurangi jumlah polisi di jalan. Dengan E-tilang CCTV, tidak perlu lagi ada petugas di jalan-jalan, tinggal tilang dengan bukti rekaman,&quot; kata Agung di Bogor.

Menurutnya, hal tersebut juga bisa mengurangi terjadinya pungutan liar di jalanan. Nantinya petugas hanya melakukan penilangan di ruang kontrol yang terkoneksi dengan pengadilan dan bank.

&quot;Jadi nanti polisi di polsek dan polres tidak perlu ke jalan dan dapat turun ke kampung-kampung untuk melakuka patroli melakukan kamtibmas,&quot; jelasnya.

Agung menambahkan, penerapan E-tilang CCTV membutuhkan beberapa penyempurnaan. Tidak semua ruas jalan di Jawa Barat terkoneksi oleh CCTV dan memerlukan biaya yang cukup besar.

&quot;Pada dasarnya polisi sudah siap. Mungkin nanti di Bogor bisa diterapkan di jaringan jalan protokol dulu atau di jalan rawan kecelakaan,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, beredar viral kabar hoax terkait E-tilang CCTV di beberapa titik jalan di wilayah Bogor dan Depok. Kabar bohong itu dibantah polisi, namun tidak sedikit masyarakat yang mendukungnya.
</description><content:encoded>BOGOR - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menilai wacana Elektronik Tilang CCTV (E-tilang CCTV) dapat mengurangi jumlah polisi melakukan tilang di jalan.

&quot;Kita ingin mengurangi jumlah polisi di jalan. Dengan E-tilang CCTV, tidak perlu lagi ada petugas di jalan-jalan, tinggal tilang dengan bukti rekaman,&quot; kata Agung di Bogor.

Menurutnya, hal tersebut juga bisa mengurangi terjadinya pungutan liar di jalanan. Nantinya petugas hanya melakukan penilangan di ruang kontrol yang terkoneksi dengan pengadilan dan bank.

&quot;Jadi nanti polisi di polsek dan polres tidak perlu ke jalan dan dapat turun ke kampung-kampung untuk melakuka patroli melakukan kamtibmas,&quot; jelasnya.

Agung menambahkan, penerapan E-tilang CCTV membutuhkan beberapa penyempurnaan. Tidak semua ruas jalan di Jawa Barat terkoneksi oleh CCTV dan memerlukan biaya yang cukup besar.

&quot;Pada dasarnya polisi sudah siap. Mungkin nanti di Bogor bisa diterapkan di jaringan jalan protokol dulu atau di jalan rawan kecelakaan,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, beredar viral kabar hoax terkait E-tilang CCTV di beberapa titik jalan di wilayah Bogor dan Depok. Kabar bohong itu dibantah polisi, namun tidak sedikit masyarakat yang mendukungnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
