<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nah Lho! Polisi Sebut Nama Asma Dewi Ada di Struktur Saracen</title><description>Dugaan keterlibatan Asma Dewi terhadap Saracen mulai dikuak kepolisian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/14/337/1775879/nah-lho-polisi-sebut-nama-asma-dewi-ada-di-struktur-saracen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/14/337/1775879/nah-lho-polisi-sebut-nama-asma-dewi-ada-di-struktur-saracen"/><item><title>Nah Lho! Polisi Sebut Nama Asma Dewi Ada di Struktur Saracen</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/14/337/1775879/nah-lho-polisi-sebut-nama-asma-dewi-ada-di-struktur-saracen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/14/337/1775879/nah-lho-polisi-sebut-nama-asma-dewi-ada-di-struktur-saracen</guid><pubDate>Kamis 14 September 2017 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/14/337/1775879/nah-lho-polisi-sebut-nama-asma-dewi-ada-di-struktur-saracen-V6ycfP4hCc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asma Dewi (Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/14/337/1775879/nah-lho-polisi-sebut-nama-asma-dewi-ada-di-struktur-saracen-V6ycfP4hCc.jpg</image><title>Asma Dewi (Foto: Facebook)</title></images><description>JAKARTA - Dugaan keterlibatan Asma Dewi terhadap Saracen mulai dikuak kepolisian. Yakni dengan mempersilakan untuk mengecek situs Saracen, dan disana terdapat nama Asma Dewi dalam strukturnya.
&quot;Kalau dalam proses penyidikan tidak diakui. Kalau kita lihat website ada strukturnya memang tercantum di sana,&quot; kata Kanit V Subdit III Dittipid Siber AKBP Purnomo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/9/2017).
Kendati demikian, kepolisian menangkap Asma Dewi terkait dengan ujaran kebencian di akun media sosial pribadinya, Facebook. Sementara dugaan keterkaitannya dengan situs penebar kebencian itu merupakan pengembangan.
&quot;Secara kelompok kan tidak ini ya. Tapi kan kalau di struktur organisasi, di website-nya ada. Tapi mereka kan menyangkal. Dewi kan terkait ujaran kebencian juga kita tangani yang kita lakukan penyidikan, Asma Dewi itu di media sosial ya di akun Facebooknya,&quot; tuturnya.
Saat disinggung peluang Asma Dewi dikonfrontir dengan jaringan Saracen yang berhasil ditangkap, polisi belum bisa memastikannya karena penyidikan masih berlangsung.
&quot;Proses penyidikan kan masih berlangsung. Belum ada pengakuan dari masing masing kan hak mereka untuk menyangkal, penyidik nanti punya bukti bukti lain,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dugaan keterlibatan Asma Dewi terhadap Saracen mulai dikuak kepolisian. Yakni dengan mempersilakan untuk mengecek situs Saracen, dan disana terdapat nama Asma Dewi dalam strukturnya.
&quot;Kalau dalam proses penyidikan tidak diakui. Kalau kita lihat website ada strukturnya memang tercantum di sana,&quot; kata Kanit V Subdit III Dittipid Siber AKBP Purnomo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/9/2017).
Kendati demikian, kepolisian menangkap Asma Dewi terkait dengan ujaran kebencian di akun media sosial pribadinya, Facebook. Sementara dugaan keterkaitannya dengan situs penebar kebencian itu merupakan pengembangan.
&quot;Secara kelompok kan tidak ini ya. Tapi kan kalau di struktur organisasi, di website-nya ada. Tapi mereka kan menyangkal. Dewi kan terkait ujaran kebencian juga kita tangani yang kita lakukan penyidikan, Asma Dewi itu di media sosial ya di akun Facebooknya,&quot; tuturnya.
Saat disinggung peluang Asma Dewi dikonfrontir dengan jaringan Saracen yang berhasil ditangkap, polisi belum bisa memastikannya karena penyidikan masih berlangsung.
&quot;Proses penyidikan kan masih berlangsung. Belum ada pengakuan dari masing masing kan hak mereka untuk menyangkal, penyidik nanti punya bukti bukti lain,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
