<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terkait Saracen, Polri Sebut Asma Dewi Sebarkan Ujaran Kebencian saat Pilkada DKI</title><description>Setyo akan melakukan penelusuran jejak digital uajaran kebencian yang dilakukan Asma Dewi yang sempat dihapus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/14/337/1776171/terkait-saracen-polri-sebut-asma-dewi-sebarkan-ujaran-kebencian-saat-pilkada-dki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/14/337/1776171/terkait-saracen-polri-sebut-asma-dewi-sebarkan-ujaran-kebencian-saat-pilkada-dki"/><item><title>Terkait Saracen, Polri Sebut Asma Dewi Sebarkan Ujaran Kebencian saat Pilkada DKI</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/14/337/1776171/terkait-saracen-polri-sebut-asma-dewi-sebarkan-ujaran-kebencian-saat-pilkada-dki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/14/337/1776171/terkait-saracen-polri-sebut-asma-dewi-sebarkan-ujaran-kebencian-saat-pilkada-dki</guid><pubDate>Kamis 14 September 2017 20:57 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/14/337/1776171/terkait-saracen-polri-sebut-asma-dewi-sebarkan-ujaran-kebencian-saat-pilkada-dki-kkcTUk2mkj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asma Dewi. Foto Facebook Asma Dewi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/14/337/1776171/terkait-saracen-polri-sebut-asma-dewi-sebarkan-ujaran-kebencian-saat-pilkada-dki-kkcTUk2mkj.jpg</image><title>Asma Dewi. Foto Facebook Asma Dewi</title></images><description>

JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto membeberkan Asma Dewi menyebarkan ujaran kebencian saat Pilkada DKI Jakarta 2017.

&quot;Pas waktu Pilkada DKI, ujaran kebencian dan sara pada waktu pilkada kemarin,&quot; katanya di Komplek Mabes Polri, Kamis (14/9/2017).

Setyo akan melakukan penelusuran jejak digital uajaran kebencian yang dilakukan Asma Dewi yang sempat dihapus.

&quot;Kemungkinan, tapi kan jejak digital kan bisa diteliti lagi,&quot; ungkapnya.
Baca Juga: Adiknya Diduga Terlibat Saracen, Dua Kakak Asma Dewi yang Anggota Polri Akan Diperiksa
 
Selain itu. Pihak kepolisian tetap akan memastikan Asma Dewi merupakan pengguna jasa Saracen atau turut dalam kepengurusan Saracen.

&quot;Kita lihat apakah dia sebagai customer atau ini, belum ada keterangan,&quot; tutupnya.
Baca Juga: Nah Lho! Polisi Sebut Nama Asma Dewi Ada di Struktur Saracen
Asma Dewi sendiri ditangkap di kompleks AKRI, Jalan Namra Raya, Jakarta Selatan pada Jumat 8 September 2017. Sesuai KTP, Asma Dewi sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga yang beralamat di Ciledug Raya, Jakarta Selatan.
Asma tertangkap lantaran diduga telah mentransfer uang Rp75 juta ke Saracen. Penyidik mendapatkan info bahwa Asma Dewi mengirim dana Rp75 juta ke anggota inti grup Saracen berinisial NS.
Dalam catatan mutasi perbankan disebutkan bahwa uang itu untuk membayar Saracen. Penyidik kini sedang mendalami aliran uang yang diberikan Asma Dewi kepada anggota Saracen lainnya. Karena tak menutup kemungkinan masih banyak aliran uang lainnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto membeberkan Asma Dewi menyebarkan ujaran kebencian saat Pilkada DKI Jakarta 2017.

&quot;Pas waktu Pilkada DKI, ujaran kebencian dan sara pada waktu pilkada kemarin,&quot; katanya di Komplek Mabes Polri, Kamis (14/9/2017).

Setyo akan melakukan penelusuran jejak digital uajaran kebencian yang dilakukan Asma Dewi yang sempat dihapus.

&quot;Kemungkinan, tapi kan jejak digital kan bisa diteliti lagi,&quot; ungkapnya.
Baca Juga: Adiknya Diduga Terlibat Saracen, Dua Kakak Asma Dewi yang Anggota Polri Akan Diperiksa
 
Selain itu. Pihak kepolisian tetap akan memastikan Asma Dewi merupakan pengguna jasa Saracen atau turut dalam kepengurusan Saracen.

&quot;Kita lihat apakah dia sebagai customer atau ini, belum ada keterangan,&quot; tutupnya.
Baca Juga: Nah Lho! Polisi Sebut Nama Asma Dewi Ada di Struktur Saracen
Asma Dewi sendiri ditangkap di kompleks AKRI, Jalan Namra Raya, Jakarta Selatan pada Jumat 8 September 2017. Sesuai KTP, Asma Dewi sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga yang beralamat di Ciledug Raya, Jakarta Selatan.
Asma tertangkap lantaran diduga telah mentransfer uang Rp75 juta ke Saracen. Penyidik mendapatkan info bahwa Asma Dewi mengirim dana Rp75 juta ke anggota inti grup Saracen berinisial NS.
Dalam catatan mutasi perbankan disebutkan bahwa uang itu untuk membayar Saracen. Penyidik kini sedang mendalami aliran uang yang diberikan Asma Dewi kepada anggota Saracen lainnya. Karena tak menutup kemungkinan masih banyak aliran uang lainnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
