<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tegas! Djarot Minta Dinas Lingkungan Hidup OTT Pembuang Sampah ke Kali</title><description>Nantinya, pembuang sampah sembarangan ke kali itu akan dikenai sanksi sosial.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/15/338/1776531/tegas-djarot-minta-dinas-lingkungan-hidup-ott-pembuang-sampah-ke-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/15/338/1776531/tegas-djarot-minta-dinas-lingkungan-hidup-ott-pembuang-sampah-ke-kali"/><item><title>Tegas! Djarot Minta Dinas Lingkungan Hidup OTT Pembuang Sampah ke Kali</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/15/338/1776531/tegas-djarot-minta-dinas-lingkungan-hidup-ott-pembuang-sampah-ke-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/15/338/1776531/tegas-djarot-minta-dinas-lingkungan-hidup-ott-pembuang-sampah-ke-kali</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2017 13:12 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/15/338/1776531/tegas-djarot-minta-dinas-lingkungan-hidup-ott-pembuang-sampah-ke-kali-UVHWSV1CEd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/15/338/1776531/tegas-djarot-minta-dinas-lingkungan-hidup-ott-pembuang-sampah-ke-kali-UVHWSV1CEd.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk lebih gencar melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait masyarakat yang membuang sampah di kali Ibu Kota.
&quot;Saya sampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup OTT itu galakkan lagi. Langsung diproses dan berikan sanksi sosial kepada yang bersangkutan bukan hanya bentuk denda, tetapi juga sanksi sosial,&quot; ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2017).
Sanksi sosial, lanjut dia, seperti memfoto oknum yang membuang sampah di kali. Lalu, dibuat ke dalam bentuk besar dalam bentuk spanduk dan ditaruh di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
&quot;Difoto. Foto kemudian dipampang, dibikinin spanduk. Dibikin spanduk lalu ditunjukkan kepada masyarakat. Bisa spanduk dipasang, kita punya RPTRA. Jangan dicontoh perilaku buruk,&quot; tuturnya.
Menurutnya, menjaga lingkungan di wilayah Ibu Kota merupakan tanggung jawab bersama. Djarot mengatakan, menjaga kebersihan lingkungan tak hanya menjadi pekerjaan seorang PHL dan PPSU.
&quot;Supaya kita sama-sama menjaga lingkungan kita masing-masing. Setiap hari petugas kita, PHL kita, PPSU kita, itu mulai pagi sudah membersihkan,&quot; imbuhnya.
Mantan wagub DKI itu menambahkan, bila wajah kali di Ibu Kota semakin bersih maka pekerjaan PHL dan PPSU akan bisa dialihkan ke penataan kota.
&quot;Misalnya, menata trotoar yang rumpang ataupun membersihkan tanaman yang rawan. Jadi kami bisa berikan tugas tambahan,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk lebih gencar melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait masyarakat yang membuang sampah di kali Ibu Kota.
&quot;Saya sampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup OTT itu galakkan lagi. Langsung diproses dan berikan sanksi sosial kepada yang bersangkutan bukan hanya bentuk denda, tetapi juga sanksi sosial,&quot; ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2017).
Sanksi sosial, lanjut dia, seperti memfoto oknum yang membuang sampah di kali. Lalu, dibuat ke dalam bentuk besar dalam bentuk spanduk dan ditaruh di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
&quot;Difoto. Foto kemudian dipampang, dibikinin spanduk. Dibikin spanduk lalu ditunjukkan kepada masyarakat. Bisa spanduk dipasang, kita punya RPTRA. Jangan dicontoh perilaku buruk,&quot; tuturnya.
Menurutnya, menjaga lingkungan di wilayah Ibu Kota merupakan tanggung jawab bersama. Djarot mengatakan, menjaga kebersihan lingkungan tak hanya menjadi pekerjaan seorang PHL dan PPSU.
&quot;Supaya kita sama-sama menjaga lingkungan kita masing-masing. Setiap hari petugas kita, PHL kita, PPSU kita, itu mulai pagi sudah membersihkan,&quot; imbuhnya.
Mantan wagub DKI itu menambahkan, bila wajah kali di Ibu Kota semakin bersih maka pekerjaan PHL dan PPSU akan bisa dialihkan ke penataan kota.
&quot;Misalnya, menata trotoar yang rumpang ataupun membersihkan tanaman yang rawan. Jadi kami bisa berikan tugas tambahan,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
