<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sampah di Kali Gendong, Lurah Penjaringan Ngaku Sudah Koordinasi dengan Sudin Terkait</title><description>Namun, Lurah Penjaringan belum mengetahui kapan pengerukan sampah akan dilakukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/15/338/1776543/sampah-di-kali-gendong-lurah-penjaringan-ngaku-sudah-koordinasi-dengan-sudin-terkait</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/15/338/1776543/sampah-di-kali-gendong-lurah-penjaringan-ngaku-sudah-koordinasi-dengan-sudin-terkait"/><item><title>Sampah di Kali Gendong, Lurah Penjaringan Ngaku Sudah Koordinasi dengan Sudin Terkait</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/15/338/1776543/sampah-di-kali-gendong-lurah-penjaringan-ngaku-sudah-koordinasi-dengan-sudin-terkait</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/15/338/1776543/sampah-di-kali-gendong-lurah-penjaringan-ngaku-sudah-koordinasi-dengan-sudin-terkait</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2017 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/15/338/1776543/sampah-di-kali-gendong-lurah-penjaringan-ngaku-sudah-koordinasi-dengan-sudin-terkait-Sr6ASOBzoq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kali Gendong di Penjaringan penuh dengan sampah. (Foto: Taufik Fajar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/15/338/1776543/sampah-di-kali-gendong-lurah-penjaringan-ngaku-sudah-koordinasi-dengan-sudin-terkait-Sr6ASOBzoq.jpg</image><title>Kali Gendong di Penjaringan penuh dengan sampah. (Foto: Taufik Fajar/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tumpukan sampah di Kali Gendong, Penjaringan, Jakarta Utara, membuat resah warga sekitar. Untuk mengatasi persoalan tumpakan sampah tersebut, Lurah Penjaringan sudah koordinasi dengan Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup Jakarta Utara.
Namun, Lurah Penjaringan, Depika Romadi, mengatakan pihaknya belum mengetahui kapan pengerukan sampah di Kali Gendong akan dilakukan.
&quot;Kami sudah rapatkan dengan Sudin Lingkungan Hidup. Tapi, kami belum mengetahui kapan akan dikeruk sampahnya,&quot; ujar Depika kepada wartawan, Jumat (15/9/2017).

(Baca Juga: Memprihatinkan! Kondisi Kali Gendong di Penjaringan Penuh Sampah)

Sementara itu, seorang warga Penjaringan, Nurdin (46), meminta kepada pemerintah setempat untuk segera membersikan tumpukan sampah di Kali Gendong. Itu karena &amp;ldquo;bau&amp;rdquo; yang berasal dari tumpukan sampah di kali tersebut mengganggu masyarakat sekitar.
&quot;Setiap kami melintas sekitar kali ini, baunya sangat mengganggu. Jadi, sebaiknya pemerintah cepat melakukan pembersihan,&quot; ungkapnya.

(Baca Juga: Tegas! Djarot Minta Dinas Lingkungan Hidup OTT Pembuang Sampah ke Kali)

Ia menjelaskan, warga akan menolak jika pengerukan sampah di Kali Gendong menggunakan alat berat. Itu karena penggunaan alat berat tersebut dapat menyebabkan bangunan liar yang berada di sisi kali ikut terdampak.
&quot;Kalau bisa jangan pakai alat berat pengerukannya karena takut terkena rumah kami,&quot; tuturnya.
Sekadar diketahui, kondisi Kali Gendong tampak memperihatinkan. Tumpukan sampah menutupi Kali Gendong. Aroma dari bau tak sedap tumpukan sampah itu pun mengganggu warga.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tumpukan sampah di Kali Gendong, Penjaringan, Jakarta Utara, membuat resah warga sekitar. Untuk mengatasi persoalan tumpakan sampah tersebut, Lurah Penjaringan sudah koordinasi dengan Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup Jakarta Utara.
Namun, Lurah Penjaringan, Depika Romadi, mengatakan pihaknya belum mengetahui kapan pengerukan sampah di Kali Gendong akan dilakukan.
&quot;Kami sudah rapatkan dengan Sudin Lingkungan Hidup. Tapi, kami belum mengetahui kapan akan dikeruk sampahnya,&quot; ujar Depika kepada wartawan, Jumat (15/9/2017).

(Baca Juga: Memprihatinkan! Kondisi Kali Gendong di Penjaringan Penuh Sampah)

Sementara itu, seorang warga Penjaringan, Nurdin (46), meminta kepada pemerintah setempat untuk segera membersikan tumpukan sampah di Kali Gendong. Itu karena &amp;ldquo;bau&amp;rdquo; yang berasal dari tumpukan sampah di kali tersebut mengganggu masyarakat sekitar.
&quot;Setiap kami melintas sekitar kali ini, baunya sangat mengganggu. Jadi, sebaiknya pemerintah cepat melakukan pembersihan,&quot; ungkapnya.

(Baca Juga: Tegas! Djarot Minta Dinas Lingkungan Hidup OTT Pembuang Sampah ke Kali)

Ia menjelaskan, warga akan menolak jika pengerukan sampah di Kali Gendong menggunakan alat berat. Itu karena penggunaan alat berat tersebut dapat menyebabkan bangunan liar yang berada di sisi kali ikut terdampak.
&quot;Kalau bisa jangan pakai alat berat pengerukannya karena takut terkena rumah kami,&quot; tuturnya.
Sekadar diketahui, kondisi Kali Gendong tampak memperihatinkan. Tumpukan sampah menutupi Kali Gendong. Aroma dari bau tak sedap tumpukan sampah itu pun mengganggu warga.

</content:encoded></item></channel></rss>
