<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tok! Pria Pakistan Ini Dihukum Mati karena Sebarkan Puisi yang Dianggap Menghina Nabi Muhammad</title><description>Seorang pria non-Muslim Pakistan dijatuhi hukuman mati setelah puisi yang dia terima di WhatsApp dibagikan ke teman-temannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777163/tok-pria-pakistan-ini-dihukum-mati-karena-sebarkan-puisi-yang-dianggap-menghina-nabi-muhammad</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777163/tok-pria-pakistan-ini-dihukum-mati-karena-sebarkan-puisi-yang-dianggap-menghina-nabi-muhammad"/><item><title>Tok! Pria Pakistan Ini Dihukum Mati karena Sebarkan Puisi yang Dianggap Menghina Nabi Muhammad</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777163/tok-pria-pakistan-ini-dihukum-mati-karena-sebarkan-puisi-yang-dianggap-menghina-nabi-muhammad</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777163/tok-pria-pakistan-ini-dihukum-mati-karena-sebarkan-puisi-yang-dianggap-menghina-nabi-muhammad</guid><pubDate>Sabtu 16 September 2017 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/16/18/1777163/tok-pria-pakistan-ini-dihukum-mati-karena-sebarkan-puisi-yang-dianggap-menghina-nabi-muhammad-aM6ngiM5Uk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/16/18/1777163/tok-pria-pakistan-ini-dihukum-mati-karena-sebarkan-puisi-yang-dianggap-menghina-nabi-muhammad-aM6ngiM5Uk.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>ISLAMABAD - Seorang pria non-Muslim Pakistan dijatuhi hukuman mati setelah puisi yang dia terima di WhatsApp dibagikan ke teman-temannya. Puisi yang bukan berasal dari dirinya itu dianggap menghina Islam, khususnya menghina Nabi Muhammad.Vonis  mati terhadap pria itu dijatuhkan pengadilan pada hari Kamis.  Menurut pengacara terdakwa, kliennya yang bernama Nadeem James itu  dilaporkan ke polisi oleh seorang teman Muslim-nya terkait puisi yang  dibagikan James via WhatsApp. Namun, pengacara tersebut mengklaim bahwa pelapor sejatinya merasa terganggu lantaran James berpacaran dengan gadis Muslim.&amp;rdquo;(Nadeem)  James dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan pada hari Kamis karena  tuduhan penghujatan,&amp;rdquo; kata pengacara James, Anjum Wakeel kepada AFP.&amp;ldquo;James  akan mengajukan banding atas hukuman di pengadilan tinggi karena dia  telah dirancang oleh temannya (Yasir Bashir) yang merasa terganggu  dengan hubungan asmara James dengan seorang gadis Muslim,&amp;rdquo; lanjut  Wakeel, yang dilansir Sabtu (16/9/2017).
(Baca juga: Dianggap Hina Nabi Muhammad, Pria di Pakistan Jadi Buron)James ditahan di dalam penjara karena alasan keamanan, di mana ulama Muslim setempat berulang kali mengancam keluarganya.Kisah James dari Kota Sarai Alamgir di Provinsi Punjab, pernah menjadi berita utama pada musim panas 2016.Menurut  Rescue Christians, kelompok yang menolong orang-orang Kristen dari  tindakan persekusi, James (28) merupakan pria buta huruf dan bekerja  sebagai penjahit.Kelompok tersebut mengatakan bahwa polisi  Pakistan juga mengintimidasi keluarga James dan menangkap seorang  wanita, saudara ipar James. &amp;rdquo;Mereka diancam dengan tuntutan jika mereka  tidak melepaskan saudara laki-laki mereka,&amp;rdquo; kata kelompok tersebut, yang  menambahkan bahwa wanita tersebut kemudian dibebaskan.Pada bulan Juli 2016, James membagikan rincian kasusnya kepada kelompok Rescue Christians.&amp;ldquo;Salah satu teman saya mengirimi saya pesan WhatsApp. Saya meneruskannya ke teman-teman Muslim karena saya tidak  berpendidikan dan tidak mengetahui isinya yang tertulis dalam pesan.  (Sekarang) mereka mengejar saya untuk membunuh saya karena mereka  percaya bahwa saya telah melakukan penghujatan terhadap nabi mereka,&amp;rdquo;  kata James.</description><content:encoded>ISLAMABAD - Seorang pria non-Muslim Pakistan dijatuhi hukuman mati setelah puisi yang dia terima di WhatsApp dibagikan ke teman-temannya. Puisi yang bukan berasal dari dirinya itu dianggap menghina Islam, khususnya menghina Nabi Muhammad.Vonis  mati terhadap pria itu dijatuhkan pengadilan pada hari Kamis.  Menurut pengacara terdakwa, kliennya yang bernama Nadeem James itu  dilaporkan ke polisi oleh seorang teman Muslim-nya terkait puisi yang  dibagikan James via WhatsApp. Namun, pengacara tersebut mengklaim bahwa pelapor sejatinya merasa terganggu lantaran James berpacaran dengan gadis Muslim.&amp;rdquo;(Nadeem)  James dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan pada hari Kamis karena  tuduhan penghujatan,&amp;rdquo; kata pengacara James, Anjum Wakeel kepada AFP.&amp;ldquo;James  akan mengajukan banding atas hukuman di pengadilan tinggi karena dia  telah dirancang oleh temannya (Yasir Bashir) yang merasa terganggu  dengan hubungan asmara James dengan seorang gadis Muslim,&amp;rdquo; lanjut  Wakeel, yang dilansir Sabtu (16/9/2017).
(Baca juga: Dianggap Hina Nabi Muhammad, Pria di Pakistan Jadi Buron)James ditahan di dalam penjara karena alasan keamanan, di mana ulama Muslim setempat berulang kali mengancam keluarganya.Kisah James dari Kota Sarai Alamgir di Provinsi Punjab, pernah menjadi berita utama pada musim panas 2016.Menurut  Rescue Christians, kelompok yang menolong orang-orang Kristen dari  tindakan persekusi, James (28) merupakan pria buta huruf dan bekerja  sebagai penjahit.Kelompok tersebut mengatakan bahwa polisi  Pakistan juga mengintimidasi keluarga James dan menangkap seorang  wanita, saudara ipar James. &amp;rdquo;Mereka diancam dengan tuntutan jika mereka  tidak melepaskan saudara laki-laki mereka,&amp;rdquo; kata kelompok tersebut, yang  menambahkan bahwa wanita tersebut kemudian dibebaskan.Pada bulan Juli 2016, James membagikan rincian kasusnya kepada kelompok Rescue Christians.&amp;ldquo;Salah satu teman saya mengirimi saya pesan WhatsApp. Saya meneruskannya ke teman-teman Muslim karena saya tidak  berpendidikan dan tidak mengetahui isinya yang tertulis dalam pesan.  (Sekarang) mereka mengejar saya untuk membunuh saya karena mereka  percaya bahwa saya telah melakukan penghujatan terhadap nabi mereka,&amp;rdquo;  kata James.</content:encoded></item></channel></rss>
