<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesabaran Hampir Habis, AS Tegaskan Punya Opsi Militer Tangani Korut yang Kerap Berulah</title><description>AS mengatakan bahwa  mereka memiliki opsi militer untuk menangani Korea Utara (Korut).</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777190/kesabaran-hampir-habis-as-tegaskan-punya-opsi-militer-tangani-korut-yang-kerap-berulah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777190/kesabaran-hampir-habis-as-tegaskan-punya-opsi-militer-tangani-korut-yang-kerap-berulah"/><item><title>Kesabaran Hampir Habis, AS Tegaskan Punya Opsi Militer Tangani Korut yang Kerap Berulah</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777190/kesabaran-hampir-habis-as-tegaskan-punya-opsi-militer-tangani-korut-yang-kerap-berulah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777190/kesabaran-hampir-habis-as-tegaskan-punya-opsi-militer-tangani-korut-yang-kerap-berulah</guid><pubDate>Sabtu 16 September 2017 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/16/18/1777190/kesabaran-hampir-habis-as-tegaskan-punya-opsi-militer-tangani-korut-yang-kerap-berulah-iVvm9wuTIu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">HR McMaster. (Foto: Associated Press)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/16/18/1777190/kesabaran-hampir-habis-as-tegaskan-punya-opsi-militer-tangani-korut-yang-kerap-berulah-iVvm9wuTIu.jpg</image><title>HR McMaster. (Foto: Associated Press)</title></images><description>WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa  mereka memiliki opsi militer untuk menangani Korea Utara (Korut).  Pernyataan ini menandakan kesabaran AS hampir habis untuk berdiplomasi  setelah Pyongyang melepaskan sebuah rudal ke Jepang dan memasuki Samudra  Pasifik untuk kedua kalinya dalam sebulan.Penasihat Keamanan  Nasional Gedung Putih, HR McMaster, mengatakan bahwa AS kehabisan  kesabaran untuk solusi diplomatik mengenai program rudal dan nuklir  Korut.&quot;Kami telah menendang kaleng itu di jalan, dan kami di  luar jalan,&quot; kata McMaster kepada wartawan, mengacu pada uji coba rudal  Pyongyang yang terus-menerus bertentangan dengan tekanan internasional.&quot;Bagi  mereka yang telah mengomentari kurangnya pilihan militer, ada opsi  militer,&quot; katanya, menambahkan bahwa ini bukan pilihan yang disukai oleh  Trump seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (16/9/2017).
(Baca juga: Korut Kembali Berulah, Berapa Persen Warga AS yang Setuju Serangan Militer ke Pyongyang?)Sementara  Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengamini retorika McMaster yang  kuat, bahkan saat Washington terus menekankan bahwa resolusi pilihannya  terhadap krisis adalah melalui diplomasi dan sanksi.&quot;Apa yang  kita lihat adalah, mereka terus menjadi provokatif, mereka terus menjadi  ceroboh dan pada saat itu tidak ada keseluruhan Dewan Keamanan yang  bisa kita lakukan dari sini, ketika Anda telah memotong 90 persen dari  perdagangan dan 30 persen minyak,&quot; kata Haley.
(Baca juga: Waduh! Terbang Sejauh 3.700 Km di Langit Jepang, Rudal Korut Bisa Menghantam Guam)&quot;Jadi setelah  mengatakan itu, saya tidak memiliki masalah menendangnya ke Menteri  Pertahanan Jenderal Jim Mattis karena saya pikir dia memiliki banyak  pilihan,&quot; kata Haley lagi.Korut telah meluncurkan puluhan rudal  di bawah pimpinan Kim Jong-un karena mempercepat program senjata yang  dirancang untuk memberikannya kemampuan menargetkan AS dengan rudal  bertenaga nuklir yang kuat.Sekretaris Negara Rex Tillerson menuduh Korut mengancam seluruh dunia.&quot;Di  Asia Timur, sebuah rezim yang semakin agresif dan terisolasi di Korea  Utara mengancam demokrasi di Korea Selatan, Jepang, dan yang lebih  penting, dan yang lebih baru, telah memperluas ancaman tersebut ke  Amerika Serikat, membahayakan seluruh dunia,&quot; kata Tillerson dalam  sebuah pidato.</description><content:encoded>WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa  mereka memiliki opsi militer untuk menangani Korea Utara (Korut).  Pernyataan ini menandakan kesabaran AS hampir habis untuk berdiplomasi  setelah Pyongyang melepaskan sebuah rudal ke Jepang dan memasuki Samudra  Pasifik untuk kedua kalinya dalam sebulan.Penasihat Keamanan  Nasional Gedung Putih, HR McMaster, mengatakan bahwa AS kehabisan  kesabaran untuk solusi diplomatik mengenai program rudal dan nuklir  Korut.&quot;Kami telah menendang kaleng itu di jalan, dan kami di  luar jalan,&quot; kata McMaster kepada wartawan, mengacu pada uji coba rudal  Pyongyang yang terus-menerus bertentangan dengan tekanan internasional.&quot;Bagi  mereka yang telah mengomentari kurangnya pilihan militer, ada opsi  militer,&quot; katanya, menambahkan bahwa ini bukan pilihan yang disukai oleh  Trump seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (16/9/2017).
(Baca juga: Korut Kembali Berulah, Berapa Persen Warga AS yang Setuju Serangan Militer ke Pyongyang?)Sementara  Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengamini retorika McMaster yang  kuat, bahkan saat Washington terus menekankan bahwa resolusi pilihannya  terhadap krisis adalah melalui diplomasi dan sanksi.&quot;Apa yang  kita lihat adalah, mereka terus menjadi provokatif, mereka terus menjadi  ceroboh dan pada saat itu tidak ada keseluruhan Dewan Keamanan yang  bisa kita lakukan dari sini, ketika Anda telah memotong 90 persen dari  perdagangan dan 30 persen minyak,&quot; kata Haley.
(Baca juga: Waduh! Terbang Sejauh 3.700 Km di Langit Jepang, Rudal Korut Bisa Menghantam Guam)&quot;Jadi setelah  mengatakan itu, saya tidak memiliki masalah menendangnya ke Menteri  Pertahanan Jenderal Jim Mattis karena saya pikir dia memiliki banyak  pilihan,&quot; kata Haley lagi.Korut telah meluncurkan puluhan rudal  di bawah pimpinan Kim Jong-un karena mempercepat program senjata yang  dirancang untuk memberikannya kemampuan menargetkan AS dengan rudal  bertenaga nuklir yang kuat.Sekretaris Negara Rex Tillerson menuduh Korut mengancam seluruh dunia.&quot;Di  Asia Timur, sebuah rezim yang semakin agresif dan terisolasi di Korea  Utara mengancam demokrasi di Korea Selatan, Jepang, dan yang lebih  penting, dan yang lebih baru, telah memperluas ancaman tersebut ke  Amerika Serikat, membahayakan seluruh dunia,&quot; kata Tillerson dalam  sebuah pidato.</content:encoded></item></channel></rss>
