<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nah! Dewan Keamanan PBB Anggap Peluncuran Rudal Korut Tindakan yang Keterlaluan</title><description>DK PBB mengecam keras  peluncuran rudal &quot;sangat provokatif&quot; Korea Utara (Korut) yang terbang di  atas Jepang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777193/nah-dewan-keamanan-pbb-anggap-peluncuran-rudal-korut-tindakan-yang-keterlaluan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777193/nah-dewan-keamanan-pbb-anggap-peluncuran-rudal-korut-tindakan-yang-keterlaluan"/><item><title>Nah! Dewan Keamanan PBB Anggap Peluncuran Rudal Korut Tindakan yang Keterlaluan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777193/nah-dewan-keamanan-pbb-anggap-peluncuran-rudal-korut-tindakan-yang-keterlaluan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/16/18/1777193/nah-dewan-keamanan-pbb-anggap-peluncuran-rudal-korut-tindakan-yang-keterlaluan</guid><pubDate>Sabtu 16 September 2017 11:48 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/16/18/1777193/nah-dewan-keamanan-pbb-anggap-peluncuran-rudal-korut-tindakan-yang-keterlaluan-BZgqRVFfsF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi tanggapan PBB terhadap ulah Korut. (Foto: Ilustrasi Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/16/18/1777193/nah-dewan-keamanan-pbb-anggap-peluncuran-rudal-korut-tindakan-yang-keterlaluan-BZgqRVFfsF.jpg</image><title>Ilustrasi tanggapan PBB terhadap ulah Korut. (Foto: Ilustrasi Sindonews)</title></images><description>NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) PBB mengecam keras  peluncuran rudal &quot;sangat provokatif&quot; Korea Utara (Korut) yang terbang di  atas Jepang. DK PBB menuntut agar Pyongyang segera menghentikan  tindakan tersebut.Dalam sebuah pernyataan bulat yang didukung  oleh China, DK PBB mengatakan bahwa peluncuran tersebut dilakukan hanya  tiga minggu setelah rudal pertama terbang melewati Jepang dan kurang  dari dua minggu setelah uji coba nuklir keenam dan Pyongyang terbesar.
(Baca juga: Kesabaran Hampir Habis, AS Tegaskan Punya Opsi Militer Tangani Korut yang Kerap Berulah)&quot;Dewan  Keamanan PBB mengecam keras peluncuran ini, mengutuk lebih lanjut Korea  Utara atas tindakannya yang keterlaluan, dan menuntut agar Korea Utara  segera menghentikan semua tindakan tersebut,&quot; bunyi pernyataan DK PBB  seperti dikutip dari France24, Sabtu (16/9/2017).Pernyataan  tersebut bagaimanapun tidak mengancam sanksi lebih lanjut. Sebelumnya,  DK PBB telah menjatuhkan sanksi terbaru yang cukup berat terhadap Korut  setelah melakukan uji coba nuklir pada tanggal 3 September lalu.
(Baca juga: Korut Kembali Berulah, Berapa Persen Warga AS yang Setuju Serangan Militer ke Pyongyang?)Korut  menembakkan rudal balistik antara Jepang yang mendarat di Pasifik,  menanggapi sanksi baru PBB dengan penerbangan rudal terjauh.Komando  Pasifik AS mengkonfirmasi roket hari Jumat adalah rudal balistik jarak  menengah (IRBM). Komando Pasisifk AS juga mengatakan bahwa hal itu tidak  menimbulkan ancaman bagi Amerika Utara atau wilayah AS di Guam, yang  oleh Pyongyang diancam akan dikurung dengan api.
(Baca juga: Waduh! Terbang Sejauh 3.700 Km di Langit Jepang, Rudal Korut Bisa Menghantam Guam)</description><content:encoded>NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) PBB mengecam keras  peluncuran rudal &quot;sangat provokatif&quot; Korea Utara (Korut) yang terbang di  atas Jepang. DK PBB menuntut agar Pyongyang segera menghentikan  tindakan tersebut.Dalam sebuah pernyataan bulat yang didukung  oleh China, DK PBB mengatakan bahwa peluncuran tersebut dilakukan hanya  tiga minggu setelah rudal pertama terbang melewati Jepang dan kurang  dari dua minggu setelah uji coba nuklir keenam dan Pyongyang terbesar.
(Baca juga: Kesabaran Hampir Habis, AS Tegaskan Punya Opsi Militer Tangani Korut yang Kerap Berulah)&quot;Dewan  Keamanan PBB mengecam keras peluncuran ini, mengutuk lebih lanjut Korea  Utara atas tindakannya yang keterlaluan, dan menuntut agar Korea Utara  segera menghentikan semua tindakan tersebut,&quot; bunyi pernyataan DK PBB  seperti dikutip dari France24, Sabtu (16/9/2017).Pernyataan  tersebut bagaimanapun tidak mengancam sanksi lebih lanjut. Sebelumnya,  DK PBB telah menjatuhkan sanksi terbaru yang cukup berat terhadap Korut  setelah melakukan uji coba nuklir pada tanggal 3 September lalu.
(Baca juga: Korut Kembali Berulah, Berapa Persen Warga AS yang Setuju Serangan Militer ke Pyongyang?)Korut  menembakkan rudal balistik antara Jepang yang mendarat di Pasifik,  menanggapi sanksi baru PBB dengan penerbangan rudal terjauh.Komando  Pasifik AS mengkonfirmasi roket hari Jumat adalah rudal balistik jarak  menengah (IRBM). Komando Pasisifk AS juga mengatakan bahwa hal itu tidak  menimbulkan ancaman bagi Amerika Utara atau wilayah AS di Guam, yang  oleh Pyongyang diancam akan dikurung dengan api.
(Baca juga: Waduh! Terbang Sejauh 3.700 Km di Langit Jepang, Rudal Korut Bisa Menghantam Guam)</content:encoded></item></channel></rss>
