<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HISTORIPEDIA: Tak Timbulkan Dampak Radioaktif, Nevada Jadi Lokasi Ledakan Bom Nuklir Bawah Tanah Pertama</title><description>Pada 19 September 1957, militer Amerika Serikat (AS) bersama organisasi  peneliti Nevada Test Site (NTS) meledakkan 1,7 kiloton nuklir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/19/18/1778562/historipedia-tak-timbulkan-dampak-radioaktif-nevada-jadi-lokasi-ledakan-bom-nuklir-bawah-tanah-pertama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/19/18/1778562/historipedia-tak-timbulkan-dampak-radioaktif-nevada-jadi-lokasi-ledakan-bom-nuklir-bawah-tanah-pertama"/><item><title>HISTORIPEDIA: Tak Timbulkan Dampak Radioaktif, Nevada Jadi Lokasi Ledakan Bom Nuklir Bawah Tanah Pertama</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/19/18/1778562/historipedia-tak-timbulkan-dampak-radioaktif-nevada-jadi-lokasi-ledakan-bom-nuklir-bawah-tanah-pertama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/19/18/1778562/historipedia-tak-timbulkan-dampak-radioaktif-nevada-jadi-lokasi-ledakan-bom-nuklir-bawah-tanah-pertama</guid><pubDate>Selasa 19 September 2017 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/19/18/1778562/historipedia-tak-timbulkan-dampak-radioaktif-nevada-jadi-lokasi-ledakan-bom-nuklir-bawah-tanah-pertama-aptWn1LLWi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nevada Test Site (NST). (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/19/18/1778562/historipedia-tak-timbulkan-dampak-radioaktif-nevada-jadi-lokasi-ledakan-bom-nuklir-bawah-tanah-pertama-aptWn1LLWi.jpg</image><title>Nevada Test Site (NST). (Foto: Getty Images)</title></images><description>TEPAT pada hari ini atau 19 September 1957, militer Amerika Serikat (AS) bersama organisasi peneliti Nevada Test Site (NTS) meledakkan 1,7 kiloton nuklir di sebuah terowongan bawah tanah. NTS sendiri diketahui merupakan sebuah pusat penelitian berupa lahan kosong dengan luas 3.561 kilometer (km) persegi dan terletak sekira 104 km dari Las Vegas.
Peledakkan yang berlokasi di Negara Bagian Nevada tersebut diketahui merupakan bagian dari sebuah tes yang disebut dengan Rainier. Tes itu dilakukan berupa ledakan bom nuklir bawah tanah pertama yang terkonsentrasi dan tidak menghasilkan dampak radioaktif. Ledakan tersebut bersumber dari hulu ledak W-25 yang telah dimodifikasi.
W-25 diketahui memiliki berat 218 kilogram (kg) dengan diameter 65 centimeter (cm) dan panjang 45 cm. Tes Rainier merupakan bagian dari serangkaian total 29 uji coba senjata nuklir yang dikenal sebagai Operasi Plumbbob. Operasi ini digelar oleh NTS pada periode waktu antara 28 Mei 1957 sampai dengan 7 Oktober 1957.
Sebelumnya, pada Desember 1941, Pemerintah AS telah berkomitmen untuk membangun senjata nuklir pertama di dunia. Ambisi tersebut kemudian berusaha diwujudkan di bawah kekuasan AS Presiden Franklin D. Roosevelt yang mengucurkan dana sebesar USD2 miliar untuk membiayai proyek Manhattan.
Uji  senjata nuklir pertama berlangsung pada 16 Juli 1945, di Trinity dekat Alamogordo, New Mexico. Kemudian hanya selang beberapa minggu, pada 6 Agustus 1945, AS berperang melawan Jepang. Dan saat itu Presiden Harry Truman mengizinkan dilakukannya serangan bom atom atau nuklir untuk menghantam wilayah Hiroshima. Dan 3 hari kemudian sebuah bom nuklir yang disebut Fat Man juga dijatuhkan di Nagasaki.
Akibat hantaman bom nuklir tersebut, sekira 200 ribu orang tewas dan membuat Jepang akhirnya menyerah pada sekutu. Operasi Plumbbob 1957 terjadi pada saat AS tengah terlibat dalam Perang dingin dan perlombaan perkembangan senjata nuklir dengan musuhnya Uni Soviet. Pada 1963, AS kemudian menandatangani perjanjian Limited Test Ban Treaty.
Perjanjian tersebut diketahui melarang pengujian senjata nuklir di atsmosfer, di bawah air dan luar angkasa yang memberi dampak radioaktif. Kemudian terhitung sebanyak 928 test dilakukan AS di NTS antara tahun 1951 sampai dengan 1992 ketika Otoritas Negeri Paman Sam melakukan uji coba nuklir bawah tanah terakhirnya.
Memasuki tahun 1996, AS menandatangani perjanjian Comprehensive Test Ban Treaty. Perjanjian ini merupakan puncak di mana AS melakukan pelarangan uji nuklir komprehensif di semua lingkungan di negara adidaya tersebut.

</description><content:encoded>TEPAT pada hari ini atau 19 September 1957, militer Amerika Serikat (AS) bersama organisasi peneliti Nevada Test Site (NTS) meledakkan 1,7 kiloton nuklir di sebuah terowongan bawah tanah. NTS sendiri diketahui merupakan sebuah pusat penelitian berupa lahan kosong dengan luas 3.561 kilometer (km) persegi dan terletak sekira 104 km dari Las Vegas.
Peledakkan yang berlokasi di Negara Bagian Nevada tersebut diketahui merupakan bagian dari sebuah tes yang disebut dengan Rainier. Tes itu dilakukan berupa ledakan bom nuklir bawah tanah pertama yang terkonsentrasi dan tidak menghasilkan dampak radioaktif. Ledakan tersebut bersumber dari hulu ledak W-25 yang telah dimodifikasi.
W-25 diketahui memiliki berat 218 kilogram (kg) dengan diameter 65 centimeter (cm) dan panjang 45 cm. Tes Rainier merupakan bagian dari serangkaian total 29 uji coba senjata nuklir yang dikenal sebagai Operasi Plumbbob. Operasi ini digelar oleh NTS pada periode waktu antara 28 Mei 1957 sampai dengan 7 Oktober 1957.
Sebelumnya, pada Desember 1941, Pemerintah AS telah berkomitmen untuk membangun senjata nuklir pertama di dunia. Ambisi tersebut kemudian berusaha diwujudkan di bawah kekuasan AS Presiden Franklin D. Roosevelt yang mengucurkan dana sebesar USD2 miliar untuk membiayai proyek Manhattan.
Uji  senjata nuklir pertama berlangsung pada 16 Juli 1945, di Trinity dekat Alamogordo, New Mexico. Kemudian hanya selang beberapa minggu, pada 6 Agustus 1945, AS berperang melawan Jepang. Dan saat itu Presiden Harry Truman mengizinkan dilakukannya serangan bom atom atau nuklir untuk menghantam wilayah Hiroshima. Dan 3 hari kemudian sebuah bom nuklir yang disebut Fat Man juga dijatuhkan di Nagasaki.
Akibat hantaman bom nuklir tersebut, sekira 200 ribu orang tewas dan membuat Jepang akhirnya menyerah pada sekutu. Operasi Plumbbob 1957 terjadi pada saat AS tengah terlibat dalam Perang dingin dan perlombaan perkembangan senjata nuklir dengan musuhnya Uni Soviet. Pada 1963, AS kemudian menandatangani perjanjian Limited Test Ban Treaty.
Perjanjian tersebut diketahui melarang pengujian senjata nuklir di atsmosfer, di bawah air dan luar angkasa yang memberi dampak radioaktif. Kemudian terhitung sebanyak 928 test dilakukan AS di NTS antara tahun 1951 sampai dengan 1992 ketika Otoritas Negeri Paman Sam melakukan uji coba nuklir bawah tanah terakhirnya.
Memasuki tahun 1996, AS menandatangani perjanjian Comprehensive Test Ban Treaty. Perjanjian ini merupakan puncak di mana AS melakukan pelarangan uji nuklir komprehensif di semua lingkungan di negara adidaya tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
