<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhan: Tutup Buku tentang PKI, Jangan Diungkit-ungkit Lagi!</title><description>Menhan berharap, masa lalu biarlah menjadi masa lalu, dan tidak perlu diungkit-ungkit kembali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/20/337/1779949/menhan-tutup-buku-tentang-pki-jangan-diungkit-ungkit-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/20/337/1779949/menhan-tutup-buku-tentang-pki-jangan-diungkit-ungkit-lagi"/><item><title>Menhan: Tutup Buku tentang PKI, Jangan Diungkit-ungkit Lagi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/20/337/1779949/menhan-tutup-buku-tentang-pki-jangan-diungkit-ungkit-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/20/337/1779949/menhan-tutup-buku-tentang-pki-jangan-diungkit-ungkit-lagi</guid><pubDate>Rabu 20 September 2017 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/20/337/1779949/menhan-tutup-buku-tentang-pki-jangan-diungkit-ungkit-lagi-tSPf9pVjZ9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhan RI, Ryamizard Ryacudu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/20/337/1779949/menhan-tutup-buku-tentang-pki-jangan-diungkit-ungkit-lagi-tSPf9pVjZ9.jpg</image><title>Menhan RI, Ryamizard Ryacudu</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menilai, untuk menghindari tindakan persekusi dari kalangan tertentu, maka pihak-pihak yang dianggap menjadi korban 65 tidak memprovokasi dengan mengadakan pertemuan atau kegiatan lainnya.
Ryamizard berharap, masa lalu biarlah menjadi masa lalu, dan tidak perlu diungkit-ungkit kembali. Dia meyakini, peristiwa kelam tersebut ada yang salah dan ada yang benar.
&quot;Kalau diungkit ungkit ada reaksi lain, kalau tidak ada, udah jangan diungkit-ungkit, mari kita bangun bangsa ini, negara ini,&quot; ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (20/7/2017).
Meski demikian, Ryamizard enggan menjawab kemungkinan pemerintah membuat kebijakan agar isu tersebut tak terus menerus diungkit ke publik. Dia mengaku enggan berbicara mengenai hal itu.
&quot;Tutup buku tentang PKI, tutup buku, mari kita ke depan, janganlah inilah, HAM-lah, bubarkan teritorial, ini menancing-mancing namanya, ya enggak boleh, sudahlah, diam semua, tutup buku buat yang baru, mari kita bangun negara ini, mari kita bela negara,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menilai, untuk menghindari tindakan persekusi dari kalangan tertentu, maka pihak-pihak yang dianggap menjadi korban 65 tidak memprovokasi dengan mengadakan pertemuan atau kegiatan lainnya.
Ryamizard berharap, masa lalu biarlah menjadi masa lalu, dan tidak perlu diungkit-ungkit kembali. Dia meyakini, peristiwa kelam tersebut ada yang salah dan ada yang benar.
&quot;Kalau diungkit ungkit ada reaksi lain, kalau tidak ada, udah jangan diungkit-ungkit, mari kita bangun bangsa ini, negara ini,&quot; ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (20/7/2017).
Meski demikian, Ryamizard enggan menjawab kemungkinan pemerintah membuat kebijakan agar isu tersebut tak terus menerus diungkit ke publik. Dia mengaku enggan berbicara mengenai hal itu.
&quot;Tutup buku tentang PKI, tutup buku, mari kita ke depan, janganlah inilah, HAM-lah, bubarkan teritorial, ini menancing-mancing namanya, ya enggak boleh, sudahlah, diam semua, tutup buku buat yang baru, mari kita bangun negara ini, mari kita bela negara,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
