<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Memanas! Diancam Donald Trump, Ini Reaksi Keras Kim Jong-un</title><description>Diktator muda Korea Utara (Korut) Kim Jong-un  marah karena negaranya diancam akan dihancurkan total oleh Donald Trump.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/22/18/1780720/memanas-diancam-donald-trump-ini-reaksi-keras-kim-jong-un</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/22/18/1780720/memanas-diancam-donald-trump-ini-reaksi-keras-kim-jong-un"/><item><title>Memanas! Diancam Donald Trump, Ini Reaksi Keras Kim Jong-un</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/22/18/1780720/memanas-diancam-donald-trump-ini-reaksi-keras-kim-jong-un</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/22/18/1780720/memanas-diancam-donald-trump-ini-reaksi-keras-kim-jong-un</guid><pubDate>Jum'at 22 September 2017 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/22/18/1780720/memanas-diancam-donald-trump-ini-reaksi-keras-kim-jong-un-hXX2gd7Ntf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kim Jong-un. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/22/18/1780720/memanas-diancam-donald-trump-ini-reaksi-keras-kim-jong-un-hXX2gd7Ntf.jpg</image><title>Kim Jong-un. (Foto: Reuters)</title></images><description>SEOUL - Diktator muda Korea Utara (Korut) Kim Jong-un  marah karena negaranya diancam akan dihancurkan total oleh Presiden  Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Kim mengatakan, pemimpin Gedung Putih  itu &amp;ldquo;gila&amp;rdquo; dan akan membayar mahal atas ancamannya.Pernyataan  Kim ini diterbitkan media propaganda negara Korut sebagai tanggapan atas  ancaman dan penghinaan Trump dalam pidatonya di sidang Majelis Umum  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Selasa lalu.&amp;ldquo;Trump tidak layak untuk memegang hak prerogatif dari sebuah komando tertinggi sebuah negara,&amp;rdquo; kata Kim, yang dilansir AP, Jumat (22/9/2017). Pemimpin Pyongyang ini juga menggambarkan presiden  Trump sebagai sebagai pemimpi &amp;ldquo;nakal dan gangster yang suka bermain  api.&amp;rdquo;Pada hari Selasa, Trump menghina Kim dengn sebutan &amp;ldquo;Rocket  Man&amp;rdquo; (Manusia Roket). Trump mengatakan, si &amp;ldquo;manusia roket&amp;rdquo; sedang dalam  misi bunuh diri. &amp;rdquo;Jika dipaksa untuk membela diri atau sekutunya, kami  tidak punya pilihan selain menghancurkan Korea Utara secara total,&amp;rdquo; kata  Trump dalam pidatonya tersebut.
(Baca juga: Gawat! Korut Ancam Ledakkan Bom Hidrogen Paling Kuat di Samudera Pasifik)Kim mencibir pidato Trump dengan  menyebutnya sebagai pemimpin dunia berperilaku gila. &amp;ldquo;Ucapan Trump  telah meyakinkan saya, daripada menakut-nakuti atau menghentikan saya,  bahwa jalan yang saya pilih benar dan bahwa itulah yang harus saya ikuti  sampai yang terakhir,&amp;rdquo; ujar Kim.&amp;ldquo;Trump akan menghadapi hasil di luar dugaannya,&amp;rdquo; lanjut pemimpin negara nuklir berideologi komunis ini.Pernyataan  pemimpin Korut atas namanya sendiri dengan nada semacam itu merupakan  hal tidak biasa. Komentar Kim ini akan semakin meningkatkan perang  kata-kata dengan musuh-musuh Korut di saat Pyongyang sedang bekerja  menyempurnakan rudal yang ingin ditargetkan terhadap AS.
(Baca juga: Waduh! AS Minta PBB Sanksi Tegas Kim Jong-un, Korut Meradang)Dalam  beberapa bulan terakhir, Korea Utara telah meluncurkan sepasang rudal  balistik antarbenua yang diyakini mampu menyerang wilayah AS. Rezim Kim  Jong-un juga telah meluncurkan dua rudal yang melambung di atas wilayah  Jepang pada bulan ini.Negara tertutup itu juga telah mengejutkan  dunia dengan tes senjata nuklir keenam kalinya berjenis bom hidrogen  pada&amp;nbsp; awal bulan ini meski sudah terkena rentetan sanksi Dewan Keamanan  PBB. Tes senjata nuklir itu membuat Pyongyang terkena sanksi lebih keras  dari Dewan Keamanan PBB termasuk larangan ekspor tekstil dan pembatasan  impor minyak secara ketat.</description><content:encoded>SEOUL - Diktator muda Korea Utara (Korut) Kim Jong-un  marah karena negaranya diancam akan dihancurkan total oleh Presiden  Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Kim mengatakan, pemimpin Gedung Putih  itu &amp;ldquo;gila&amp;rdquo; dan akan membayar mahal atas ancamannya.Pernyataan  Kim ini diterbitkan media propaganda negara Korut sebagai tanggapan atas  ancaman dan penghinaan Trump dalam pidatonya di sidang Majelis Umum  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Selasa lalu.&amp;ldquo;Trump tidak layak untuk memegang hak prerogatif dari sebuah komando tertinggi sebuah negara,&amp;rdquo; kata Kim, yang dilansir AP, Jumat (22/9/2017). Pemimpin Pyongyang ini juga menggambarkan presiden  Trump sebagai sebagai pemimpi &amp;ldquo;nakal dan gangster yang suka bermain  api.&amp;rdquo;Pada hari Selasa, Trump menghina Kim dengn sebutan &amp;ldquo;Rocket  Man&amp;rdquo; (Manusia Roket). Trump mengatakan, si &amp;ldquo;manusia roket&amp;rdquo; sedang dalam  misi bunuh diri. &amp;rdquo;Jika dipaksa untuk membela diri atau sekutunya, kami  tidak punya pilihan selain menghancurkan Korea Utara secara total,&amp;rdquo; kata  Trump dalam pidatonya tersebut.
(Baca juga: Gawat! Korut Ancam Ledakkan Bom Hidrogen Paling Kuat di Samudera Pasifik)Kim mencibir pidato Trump dengan  menyebutnya sebagai pemimpin dunia berperilaku gila. &amp;ldquo;Ucapan Trump  telah meyakinkan saya, daripada menakut-nakuti atau menghentikan saya,  bahwa jalan yang saya pilih benar dan bahwa itulah yang harus saya ikuti  sampai yang terakhir,&amp;rdquo; ujar Kim.&amp;ldquo;Trump akan menghadapi hasil di luar dugaannya,&amp;rdquo; lanjut pemimpin negara nuklir berideologi komunis ini.Pernyataan  pemimpin Korut atas namanya sendiri dengan nada semacam itu merupakan  hal tidak biasa. Komentar Kim ini akan semakin meningkatkan perang  kata-kata dengan musuh-musuh Korut di saat Pyongyang sedang bekerja  menyempurnakan rudal yang ingin ditargetkan terhadap AS.
(Baca juga: Waduh! AS Minta PBB Sanksi Tegas Kim Jong-un, Korut Meradang)Dalam  beberapa bulan terakhir, Korea Utara telah meluncurkan sepasang rudal  balistik antarbenua yang diyakini mampu menyerang wilayah AS. Rezim Kim  Jong-un juga telah meluncurkan dua rudal yang melambung di atas wilayah  Jepang pada bulan ini.Negara tertutup itu juga telah mengejutkan  dunia dengan tes senjata nuklir keenam kalinya berjenis bom hidrogen  pada&amp;nbsp; awal bulan ini meski sudah terkena rentetan sanksi Dewan Keamanan  PBB. Tes senjata nuklir itu membuat Pyongyang terkena sanksi lebih keras  dari Dewan Keamanan PBB termasuk larangan ekspor tekstil dan pembatasan  impor minyak secara ketat.</content:encoded></item></channel></rss>
