<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hebat! Arab Saudi Tembak Jatuh Sebuah Rudal yang Terbang dari Yaman</title><description>Pemerintah Arab Saudi melaporkan bahwa mereka baru saja menembak jatu sebuah rudal yang terbang dari arah Yaman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/24/18/1781956/hebat-arab-saudi-tembak-jatuh-sebuah-rudal-yang-terbang-dari-yaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/24/18/1781956/hebat-arab-saudi-tembak-jatuh-sebuah-rudal-yang-terbang-dari-yaman"/><item><title>Hebat! Arab Saudi Tembak Jatuh Sebuah Rudal yang Terbang dari Yaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/24/18/1781956/hebat-arab-saudi-tembak-jatuh-sebuah-rudal-yang-terbang-dari-yaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/24/18/1781956/hebat-arab-saudi-tembak-jatuh-sebuah-rudal-yang-terbang-dari-yaman</guid><pubDate>Minggu 24 September 2017 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/24/18/1781956/hebat-arab-saudi-tembak-jatuh-sebuah-rudal-yang-terbang-dari-yaman-PXBI2Ljepo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rudal pemberontak Syiah di Yaman. (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/24/18/1781956/hebat-arab-saudi-tembak-jatuh-sebuah-rudal-yang-terbang-dari-yaman-PXBI2Ljepo.jpg</image><title>Rudal pemberontak Syiah di Yaman. (Foto: AFP)</title></images><description>RIYADH - Pemerintah Arab Saudi melaporkan bahwa mereka baru saja menembak jatu sebuah rudal yang terbang dari arah Yaman. Rudal tersebut diketahui ditembakkan oleh kelompok pemberontak Syiah dan sekutu mereka.
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Badan Pers Saudi, rudal tersebut diketahui meargetkan Kota Khamis Mushait di barat daya Arab. Sebagaimana disitat dari Abc News, Minggu (24/9/2017), Kota Khamis Mushait sendiri diketahui merupakan wilayah di mana Raja Khalid Air Base tinggal.
Penembakan rudal tersebut dilaporkan berlangsung aman tanpa menimbulkan korban jiwa. Pascainsiden serangan rudal tersebut, Otoritas Arab Saudi langsung memerintahkan seranga ke Yaman. Pihak Saudi akan melakukan serangan balik ke lokasi di mana rudal tersebut diluncurkan.
Koalisi pimpinan Arab Saudi yang dikenal dengan pejuang Houthi telah memerangi pemberontak Syiaj di Yaman sejak Maret 2015. Pejuang Houthi dan sekutunya diketahui memiliki akses mengginakan sejumlah rudal Scud era Soviet.
Perang antara Houthi dan kelompok pemberontak ini telah menewaskan lebih dari 10 ribu orang. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengkritik tindakan Arab Saudi sebelumnya yang melancarkan serangan udara dan membunuh banyak warga sipil.</description><content:encoded>RIYADH - Pemerintah Arab Saudi melaporkan bahwa mereka baru saja menembak jatu sebuah rudal yang terbang dari arah Yaman. Rudal tersebut diketahui ditembakkan oleh kelompok pemberontak Syiah dan sekutu mereka.
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Badan Pers Saudi, rudal tersebut diketahui meargetkan Kota Khamis Mushait di barat daya Arab. Sebagaimana disitat dari Abc News, Minggu (24/9/2017), Kota Khamis Mushait sendiri diketahui merupakan wilayah di mana Raja Khalid Air Base tinggal.
Penembakan rudal tersebut dilaporkan berlangsung aman tanpa menimbulkan korban jiwa. Pascainsiden serangan rudal tersebut, Otoritas Arab Saudi langsung memerintahkan seranga ke Yaman. Pihak Saudi akan melakukan serangan balik ke lokasi di mana rudal tersebut diluncurkan.
Koalisi pimpinan Arab Saudi yang dikenal dengan pejuang Houthi telah memerangi pemberontak Syiaj di Yaman sejak Maret 2015. Pejuang Houthi dan sekutunya diketahui memiliki akses mengginakan sejumlah rudal Scud era Soviet.
Perang antara Houthi dan kelompok pemberontak ini telah menewaskan lebih dari 10 ribu orang. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengkritik tindakan Arab Saudi sebelumnya yang melancarkan serangan udara dan membunuh banyak warga sipil.</content:encoded></item></channel></rss>
