<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerindra Bakal Beri Kejutan di Akhir Proses Penjaringan Pilkada Jabar, Apa Itu?</title><description>Intinya kejutan untuk memberi yang terbaik bagi rakyat Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/24/525/1781894/gerindra-bakal-beri-kejutan-di-akhir-proses-penjaringan-pilkada-jabar-apa-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/24/525/1781894/gerindra-bakal-beri-kejutan-di-akhir-proses-penjaringan-pilkada-jabar-apa-itu"/><item><title>Gerindra Bakal Beri Kejutan di Akhir Proses Penjaringan Pilkada Jabar, Apa Itu?</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/24/525/1781894/gerindra-bakal-beri-kejutan-di-akhir-proses-penjaringan-pilkada-jabar-apa-itu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/24/525/1781894/gerindra-bakal-beri-kejutan-di-akhir-proses-penjaringan-pilkada-jabar-apa-itu</guid><pubDate>Minggu 24 September 2017 07:45 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/24/525/1781894/gerindra-bakal-beri-kejutan-di-akhir-proses-penjaringan-pilkada-jabar-apa-itu-jx1ywwvX71.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/24/525/1781894/gerindra-bakal-beri-kejutan-di-akhir-proses-penjaringan-pilkada-jabar-apa-itu-jx1ywwvX71.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto Okezone</title></images><description>

JAKARTA - Partai Gerindra masih mencari calon yang tepat yang akan diusung di Pilkada 2018 untuk Jawa Barat.&amp;lrm; Ketua DPP Gerindra, Sodik Mudjahid pun berjanji akan memberikan kejutan terkait calon yang akan didukung pada Pilkada Jawa Barat.

&quot;Bisa jadi kejutan, tapi bukan asal kejutan. Intinya kejutan untuk memberi yang terbaik bagi rakyat Jawa Barat,&quot; kata Sodik saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (24/9/2017).
Baca Juga: Tarik Dukungan untuk Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu, Gerindra Belum 'Jatuhkan Hati' untuk Calon di Pilkada Jawa Barat
 
Sebelumnya, DPD Gerindra Jawa Barat telah menyatakan menarik diri untuk mendukung pasangan Deddy Mizwar - Ahmad Syaikhu pada Pilkada Jawa Barat.

Sodik pun mengatakan, pihaknya memang tengah membidik calon-calon terbaik lainnya selain pasangan Deddy Mizwar - Ahmad Syaikhu. Namun demikian, pasangan calon untuk Pilkada Jawa Barat masih dalam proses pematangan.
Baca Juga: Gerindra Beda Pandangan soal Dukungan ke Demiz-Syaikhu, Mulyadi: Saya yang Tahu Medan, Kapan Ngerem Kapan Ngegas
 
&quot;Tidak mustahil muncul nama lain sebagai kejutan seperti kasus di Pilkada Jakarta. Intinya, semua atas dasar kapabilitas, aksepbilitas, dan komitmen kepada partai dan koalisi pendukung,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Partai Gerindra masih mencari calon yang tepat yang akan diusung di Pilkada 2018 untuk Jawa Barat.&amp;lrm; Ketua DPP Gerindra, Sodik Mudjahid pun berjanji akan memberikan kejutan terkait calon yang akan didukung pada Pilkada Jawa Barat.

&quot;Bisa jadi kejutan, tapi bukan asal kejutan. Intinya kejutan untuk memberi yang terbaik bagi rakyat Jawa Barat,&quot; kata Sodik saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (24/9/2017).
Baca Juga: Tarik Dukungan untuk Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu, Gerindra Belum 'Jatuhkan Hati' untuk Calon di Pilkada Jawa Barat
 
Sebelumnya, DPD Gerindra Jawa Barat telah menyatakan menarik diri untuk mendukung pasangan Deddy Mizwar - Ahmad Syaikhu pada Pilkada Jawa Barat.

Sodik pun mengatakan, pihaknya memang tengah membidik calon-calon terbaik lainnya selain pasangan Deddy Mizwar - Ahmad Syaikhu. Namun demikian, pasangan calon untuk Pilkada Jawa Barat masih dalam proses pematangan.
Baca Juga: Gerindra Beda Pandangan soal Dukungan ke Demiz-Syaikhu, Mulyadi: Saya yang Tahu Medan, Kapan Ngerem Kapan Ngegas
 
&quot;Tidak mustahil muncul nama lain sebagai kejutan seperti kasus di Pilkada Jakarta. Intinya, semua atas dasar kapabilitas, aksepbilitas, dan komitmen kepada partai dan koalisi pendukung,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
