<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selamat! 215 Prajurit Lolos Pendidikan Kopassus Setelah 7 Bulan Pelatihan Berat</title><description>Danjen Kopassus mengatakan, tidak mudah untuk menjadi  prajurit Komando karena sangat beratnya latihan yang harus dijalani.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/25/337/1782364/selamat-215-prajurit-lolos-pendidikan-kopassus-setelah-7-bulan-pelatihan-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/25/337/1782364/selamat-215-prajurit-lolos-pendidikan-kopassus-setelah-7-bulan-pelatihan-berat"/><item><title>Selamat! 215 Prajurit Lolos Pendidikan Kopassus Setelah 7 Bulan Pelatihan Berat</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/25/337/1782364/selamat-215-prajurit-lolos-pendidikan-kopassus-setelah-7-bulan-pelatihan-berat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/25/337/1782364/selamat-215-prajurit-lolos-pendidikan-kopassus-setelah-7-bulan-pelatihan-berat</guid><pubDate>Senin 25 September 2017 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/25/337/1782364/selamat-215-prajurit-lolos-pendidikan-kopassus-setelah-7-bulan-pelatihan-berat-XkuwCJtqxj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatihan Kopassus. (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/25/337/1782364/selamat-215-prajurit-lolos-pendidikan-kopassus-setelah-7-bulan-pelatihan-berat-XkuwCJtqxj.jpg</image><title>Pelatihan Kopassus. (Foto: Sindonews)</title></images><description>CILACAP - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus  (Kopassus) Mayor Jenderal TNI Madsuni telah menutup pendidikan prajurit  Komando Angkatan 101 di Pantai Permisan Cilacap, Nusakambangan, Jawa  Tengah, Sabtu 23 September 2017. Pendidikan yang ditempuh selama  tujuh bulan ini melalui seluruh rangkaian pendidikan Komando, mulai  dari tahap basis di Batujajar, tahap gunung-hutan di Situlembang dan  tahap rawa laut di Cilacap dengan materi kemampuan menembak, fisik,  beladiri, penggunaan senjata tradisional hingga pendekatan kepada  masyarakat.Danjen Kopassus mengatakan, tidak mudah untuk menjadi  prajurit Komando karena sangat beratnya latihan yang harus dijalani  oleh setiap siswa Komando. &amp;nbsp;Dia mengatakan, ciri khas Kopassus dalam pembentukan prajurit Komando adalah kebersamaan dengan melepas pangkat dan jabatan.
(Baca juga: Wuidih.. Kopassus Latih Puluhan Prajurit Korem Tangani Ular Berbisa)Kebersamaan  ini, kata dia, melahirkan jiwa korsa yang tinggi yang akhirnya menjadi  modal utama dalam melaksanakan tugas sebagai abdi Negara. &amp;ldquo;Yang  membedakan kalian dengan satuan lain adalah tes psikologi. Hari ini  terbukti kalian mampu bertahan di bawah tekanan dan penderitaan dalam  situasi apapun. Kondisi ini mewujudkan prajurit Komando yang memiliki  sikap mental seorang prajurit sejati yang memiliki militansi yang  tinggi, tahan uji dan pantang menyerah dalam menghadapi situasi sesulit  apapun,&quot; tutur Madsuni dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews,  Senin (25/9/2017).Madsuni juga mengatakan, kualifikasi yang telah  dicapai belum cukup untuk menjadi prajurit yang mahir dan andal. Masih  banyak lagi kemampuan dan keterampilan yang harus dimiliki sebagai  pelengkap pasukan khusus.
Dia pun mengingatkan anggota Kopassus  tidak berpuas diri dan tetap meningkatkan kemampuan melalui budaya  belajar dan berlatih serta terus mengikuti dinamika perkembangan situasi  era global saat ini.Dari 261 peserta yang mengikuti pendidikan,  215 peserta dinyatakan lulus dan 46 peserta lainnya dinyatakan tidak  bisa mengikuti pendidikan karena kesehatan, mental, dan akademik.Lulus  sebagai siswa terbaik dengan mendapatkan sangkur perak diperoleh  Letda  Inf Tri Ageng Widhi Nugroho Akademi Militer 2016, asal Makopassus  dari  Werving Akmil.Upacara penutupan pendidikan diakhiri  dengan  pemasangan baret merah dan brevet Komando kepada prajurit  Komando yang  baru dilantik. Danjen Kopassus dan Ketua Persit Kartika  Chandra Kirana  Cabang BS Kopassus turut serta memasangkan brevet dan  baret merah kepada  siswa yang orang tuanya tidak hadir, diikuti dengan  para orang tua  siswa pendidikan prajurit Komando.</description><content:encoded>CILACAP - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus  (Kopassus) Mayor Jenderal TNI Madsuni telah menutup pendidikan prajurit  Komando Angkatan 101 di Pantai Permisan Cilacap, Nusakambangan, Jawa  Tengah, Sabtu 23 September 2017. Pendidikan yang ditempuh selama  tujuh bulan ini melalui seluruh rangkaian pendidikan Komando, mulai  dari tahap basis di Batujajar, tahap gunung-hutan di Situlembang dan  tahap rawa laut di Cilacap dengan materi kemampuan menembak, fisik,  beladiri, penggunaan senjata tradisional hingga pendekatan kepada  masyarakat.Danjen Kopassus mengatakan, tidak mudah untuk menjadi  prajurit Komando karena sangat beratnya latihan yang harus dijalani  oleh setiap siswa Komando. &amp;nbsp;Dia mengatakan, ciri khas Kopassus dalam pembentukan prajurit Komando adalah kebersamaan dengan melepas pangkat dan jabatan.
(Baca juga: Wuidih.. Kopassus Latih Puluhan Prajurit Korem Tangani Ular Berbisa)Kebersamaan  ini, kata dia, melahirkan jiwa korsa yang tinggi yang akhirnya menjadi  modal utama dalam melaksanakan tugas sebagai abdi Negara. &amp;ldquo;Yang  membedakan kalian dengan satuan lain adalah tes psikologi. Hari ini  terbukti kalian mampu bertahan di bawah tekanan dan penderitaan dalam  situasi apapun. Kondisi ini mewujudkan prajurit Komando yang memiliki  sikap mental seorang prajurit sejati yang memiliki militansi yang  tinggi, tahan uji dan pantang menyerah dalam menghadapi situasi sesulit  apapun,&quot; tutur Madsuni dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews,  Senin (25/9/2017).Madsuni juga mengatakan, kualifikasi yang telah  dicapai belum cukup untuk menjadi prajurit yang mahir dan andal. Masih  banyak lagi kemampuan dan keterampilan yang harus dimiliki sebagai  pelengkap pasukan khusus.
Dia pun mengingatkan anggota Kopassus  tidak berpuas diri dan tetap meningkatkan kemampuan melalui budaya  belajar dan berlatih serta terus mengikuti dinamika perkembangan situasi  era global saat ini.Dari 261 peserta yang mengikuti pendidikan,  215 peserta dinyatakan lulus dan 46 peserta lainnya dinyatakan tidak  bisa mengikuti pendidikan karena kesehatan, mental, dan akademik.Lulus  sebagai siswa terbaik dengan mendapatkan sangkur perak diperoleh  Letda  Inf Tri Ageng Widhi Nugroho Akademi Militer 2016, asal Makopassus  dari  Werving Akmil.Upacara penutupan pendidikan diakhiri  dengan  pemasangan baret merah dan brevet Komando kepada prajurit  Komando yang  baru dilantik. Danjen Kopassus dan Ketua Persit Kartika  Chandra Kirana  Cabang BS Kopassus turut serta memasangkan brevet dan  baret merah kepada  siswa yang orang tuanya tidak hadir, diikuti dengan  para orang tua  siswa pendidikan prajurit Komando.</content:encoded></item></channel></rss>
