<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sssstt... Myanmar Tersinggung Dicap Lakukan Genosida Etnis Rohingya</title><description>Pemerintah Myanmar tersinggung dengan  laporan yang menyebut militernya melakukan pembersihan etnis atau  genosida etnis Rohingya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/26/18/1783112/sssstt-myanmar-tersinggung-dicap-lakukan-genosida-etnis-rohingya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/26/18/1783112/sssstt-myanmar-tersinggung-dicap-lakukan-genosida-etnis-rohingya"/><item><title>Sssstt... Myanmar Tersinggung Dicap Lakukan Genosida Etnis Rohingya</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/26/18/1783112/sssstt-myanmar-tersinggung-dicap-lakukan-genosida-etnis-rohingya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/26/18/1783112/sssstt-myanmar-tersinggung-dicap-lakukan-genosida-etnis-rohingya</guid><pubDate>Selasa 26 September 2017 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/26/18/1783112/sssstt-myanmar-tersinggung-dicap-lakukan-genosida-etnis-rohingya-cF0FJE6rFo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengungsi Rohingya. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/26/18/1783112/sssstt-myanmar-tersinggung-dicap-lakukan-genosida-etnis-rohingya-cF0FJE6rFo.jpg</image><title>Pengungsi Rohingya. (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Pemerintah Myanmar tersinggung dengan  laporan yang menyebut militernya melakukan pembersihan etnis atau  genosida terhadap minoritas muslim Rohingya. Di forum Majelis Umum PBB  di New York, Myanmar menyampaikan keberatannya.Duta Besar  Myanmar untuk PBB Hau Do Suan mengatakan bahwa pihkanya keberatan  &amp;rdquo;dengan ketentuan yang paling kuat&amp;rdquo; kepada negara-negara yang telah  menggunakan kata-kata genosida untuk menggambarkan situasi di negara  bagian Rakhine.Hau Do Suan menggunakan &amp;rdquo;hak jawab&amp;rdquo;-nya pada  akhir pertemuan enam hari para pemimpin dunia di Majelis Umum PBB pada  hari Senin. Dalam pidatonya, diplomat Myanmar ini mengatakan tuduhan  genosida atau pembersihan etnis adalah ucapan yang tidak bertanggung  jawab dan tuduhan yang tidak berdasar.&amp;ldquo;Tidak ada pembersihan etnis. Tidak ada genosida,&amp;rdquo; sangkal Hau Do Suan, seperti dikutip AP, Selasa (26/9/2017). &amp;ldquo;Kami akan melakukan segalanya untuk mencegah pembersihan dan genosida etnis,&amp;rdquo; lanjut dia.
(Baca juga: Ya Ampun! Tentara Myanmar Diduga Memperkosa Wanita Rohingya, Ini Keterangan Dokter PBB)Kekerasan terbaru pecah di Rakhine sejak 25 Agustus 2017 lalu. Awalnya, kelompok ARSA atau Arakan Rohingya Salvation Army meluncurkan serangan terhadap sekitar 30 pos polisi yang menewaskan 12 petugas.Serangan  itulah yang memicu operasi militer terhadap warga etnis Rohingya yang  oleh PBB digambarkan sebagai langkah pembersihan etnis muslim Rohingya.
(Baca juga: 28 Jasad Warga Hindu Dikubur Massal, Tentara Myanmar Tuduh Militan Rohingya Pelakunya)Lebih  dari 430.000 warga Rohingya telah melarikan diri dari Rakhine ke  Bangladesh dalam waktu kurang dari sebulan. Mereka telah&amp;nbsp; menceritakan  kisah-kisah tentara Myanmar yang bekerja sama dengan gerombolan  bersenjata untuk membantai warga sipil dan membakar seluruh desa.</description><content:encoded>NEW YORK - Pemerintah Myanmar tersinggung dengan  laporan yang menyebut militernya melakukan pembersihan etnis atau  genosida terhadap minoritas muslim Rohingya. Di forum Majelis Umum PBB  di New York, Myanmar menyampaikan keberatannya.Duta Besar  Myanmar untuk PBB Hau Do Suan mengatakan bahwa pihkanya keberatan  &amp;rdquo;dengan ketentuan yang paling kuat&amp;rdquo; kepada negara-negara yang telah  menggunakan kata-kata genosida untuk menggambarkan situasi di negara  bagian Rakhine.Hau Do Suan menggunakan &amp;rdquo;hak jawab&amp;rdquo;-nya pada  akhir pertemuan enam hari para pemimpin dunia di Majelis Umum PBB pada  hari Senin. Dalam pidatonya, diplomat Myanmar ini mengatakan tuduhan  genosida atau pembersihan etnis adalah ucapan yang tidak bertanggung  jawab dan tuduhan yang tidak berdasar.&amp;ldquo;Tidak ada pembersihan etnis. Tidak ada genosida,&amp;rdquo; sangkal Hau Do Suan, seperti dikutip AP, Selasa (26/9/2017). &amp;ldquo;Kami akan melakukan segalanya untuk mencegah pembersihan dan genosida etnis,&amp;rdquo; lanjut dia.
(Baca juga: Ya Ampun! Tentara Myanmar Diduga Memperkosa Wanita Rohingya, Ini Keterangan Dokter PBB)Kekerasan terbaru pecah di Rakhine sejak 25 Agustus 2017 lalu. Awalnya, kelompok ARSA atau Arakan Rohingya Salvation Army meluncurkan serangan terhadap sekitar 30 pos polisi yang menewaskan 12 petugas.Serangan  itulah yang memicu operasi militer terhadap warga etnis Rohingya yang  oleh PBB digambarkan sebagai langkah pembersihan etnis muslim Rohingya.
(Baca juga: 28 Jasad Warga Hindu Dikubur Massal, Tentara Myanmar Tuduh Militan Rohingya Pelakunya)Lebih  dari 430.000 warga Rohingya telah melarikan diri dari Rakhine ke  Bangladesh dalam waktu kurang dari sebulan. Mereka telah&amp;nbsp; menceritakan  kisah-kisah tentara Myanmar yang bekerja sama dengan gerombolan  bersenjata untuk membantai warga sipil dan membakar seluruh desa.</content:encoded></item></channel></rss>
