<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ikut Unjuk Rasa di Depan Istana, Petani Ini Berharap Bisa Curhat Langsung ke Jokowi</title><description>Sarnan berharap agar pemerintah memperhatikan nasibnya yang selama ini merasa dihantui lantaran tanahnya akan diambil alih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/27/337/1783974/ikut-unjuk-rasa-di-depan-istana-petani-ini-berharap-bisa-curhat-langsung-ke-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/27/337/1783974/ikut-unjuk-rasa-di-depan-istana-petani-ini-berharap-bisa-curhat-langsung-ke-jokowi"/><item><title>Ikut Unjuk Rasa di Depan Istana, Petani Ini Berharap Bisa Curhat Langsung ke Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/27/337/1783974/ikut-unjuk-rasa-di-depan-istana-petani-ini-berharap-bisa-curhat-langsung-ke-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/27/337/1783974/ikut-unjuk-rasa-di-depan-istana-petani-ini-berharap-bisa-curhat-langsung-ke-jokowi</guid><pubDate>Rabu 27 September 2017 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/27/337/1783974/ikut-unjuk-rasa-di-depan-istana-petani-ini-berharap-bisa-curhat-langsung-ke-jokowi-GQ2ZalPVvx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sarnan, petani asal Serang (kiri). (Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/27/337/1783974/ikut-unjuk-rasa-di-depan-istana-petani-ini-berharap-bisa-curhat-langsung-ke-jokowi-GQ2ZalPVvx.jpg</image><title>Sarnan, petani asal Serang (kiri). (Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA &amp;ndash; Petani asal Serang, Sarnan turut berunjuk rasa di depan Istana Negara, tepatnya di Taman Pandang, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017). Ia mengaku ikut demo karena ingin curhat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

&quot;Mau ketemu Pak Jokowi, saya mau bilang di kampung saya tanahnya dirampas (bersengketa) dengan aparat,&quot; ujarnya saat berunjuk rasa dalam rangka Hari Tani Nasional di Taman Pandang, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

Oleh sebab itu, Sarnan berharap agar pemerintah memperhatikan nasibnya yang selama ini merasa dihantui lantaran tanahnya akan diambil alih.  &quot;Pak Jokowi kami minta tolong agar tanah itu dikembalikan, biar kami tenang,&quot; tutupnya.

Sebagaimana diketahui hari ini ribuan petani menggelar unjuk rasa sebagai rangkaian peringatan Hari Tani Nasional di depan Istana Negara. [Baca Juga: Ribuan Buruh Tani Padati Jalan Medan Merdeka Barat, 7.000 Petugas Gabungan Dikerahkan]
 

Para petani meminta agar pemerintah selalu memperhatikan hak-hak petani. Mulai dari status tanah hingga peluang menjual hasil tani.
</description><content:encoded> 
JAKARTA &amp;ndash; Petani asal Serang, Sarnan turut berunjuk rasa di depan Istana Negara, tepatnya di Taman Pandang, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017). Ia mengaku ikut demo karena ingin curhat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

&quot;Mau ketemu Pak Jokowi, saya mau bilang di kampung saya tanahnya dirampas (bersengketa) dengan aparat,&quot; ujarnya saat berunjuk rasa dalam rangka Hari Tani Nasional di Taman Pandang, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

Oleh sebab itu, Sarnan berharap agar pemerintah memperhatikan nasibnya yang selama ini merasa dihantui lantaran tanahnya akan diambil alih.  &quot;Pak Jokowi kami minta tolong agar tanah itu dikembalikan, biar kami tenang,&quot; tutupnya.

Sebagaimana diketahui hari ini ribuan petani menggelar unjuk rasa sebagai rangkaian peringatan Hari Tani Nasional di depan Istana Negara. [Baca Juga: Ribuan Buruh Tani Padati Jalan Medan Merdeka Barat, 7.000 Petugas Gabungan Dikerahkan]
 

Para petani meminta agar pemerintah selalu memperhatikan hak-hak petani. Mulai dari status tanah hingga peluang menjual hasil tani.
</content:encoded></item></channel></rss>
