<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erdogan: Berikan Gulen Maka Kami Akan Kembalikan Pastor AS</title><description>Presiden Turki mengindikasikan akan mengembalikan pastor asal AS jika Negeri Paman Sam serahkan Fethullah Gulen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785347/erdogan-berikan-gulen-maka-kami-akan-kembalikan-pastor-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785347/erdogan-berikan-gulen-maka-kami-akan-kembalikan-pastor-as"/><item><title>Erdogan: Berikan Gulen Maka Kami Akan Kembalikan Pastor AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785347/erdogan-berikan-gulen-maka-kami-akan-kembalikan-pastor-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785347/erdogan-berikan-gulen-maka-kami-akan-kembalikan-pastor-as</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2017 10:08 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/29/18/1785347/erdogan-berikan-gulen-maka-kami-akan-kembalikan-pastor-as-fuO1ij4wdH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/29/18/1785347/erdogan-berikan-gulen-maka-kami-akan-kembalikan-pastor-as-fuO1ij4wdH.jpg</image><title>Foto Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (Foto: Reuters)</title></images><description>ANKARA &amp;ndash; Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengindikasikan bahwa ia dapat membebaskan pastor asal Amerika Serikat (AS) jika Pemerintah Negeri Paman Sam mau menyerahkan pemimpin kelompok Hizmet, Fethullah Gulen. Namun ide tersebut diduga akan ditolak oleh AS.
Gullen dituding sebagai dalang di balik kudeta militer yang terjadi pada Juli 2016 dengan tujuan menggulingkan Erdogan dari kursinya. Karena itulah, hingga saat ini Turki terus meminta AS agar mau mengekstradisi ulama yang tengah mengasingkan diri di Pennsylvania itu.
Tudingan tersebut tentu saja ditepis oleh Gulen. Pemerintah AS juga enggan mengekstradisinya sebab Turki masih belum dapat memperlihatkan bukti konkret keterlibatan Gulen dalam kudeta yang menewaskan ratusan orang tersebut.
Semenjak gagalnya kudeta tersebut, otoritas keamanan Turki telah menangkapkan ribuan orang yang diduga masuk ke dalam jaringan pendukung Gulen. Salah satunya adalah seorang pastor dari AS bernama Andrew Brunson yang mengelola sebuah gereja kecil di wilayah Izmir.
Brunson disebut sudah ditangkap semenjak Oktober lalu. Media setempat melaporkan bahwa ia menjadi anggota jaringan Gulen. Sekadar informasi, Turki mendeklarasikan jaringan Gulen sebagai organisasi teroris sehingga para anggotanya dapat dijatuhi hukuman melakukan aktivitas terorisme.
BACA JUGA: Penutupan Sekolah Gulen Diduga Terkait&amp;nbsp;DealWapres Afghanistan dan Pemerintah Turki
Sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (29/9/2017) pihak AS sudah meminta agar Brunson dibebaskan karena ia tidak bersalah seperti yang dituduhkan oleh otoritas keamanan Turki. Akhirnya setelah sekian lama, Erdogan pun angkat bicara terkait nasib pastor AS tersebut.
&amp;ldquo;Berikan pastor itu kembali, mereka katakan. Kalian juga memiliki satu. Berikan ia (Gulen) kepada kami. Maka kami akan mengadilinya (Brunson) dan mengembalikannya kepada kalian,&amp;rdquo; ujar Erdogan pada pidatonya di istana Kepresidenan Turki.
BACA JUGA: Tersangka Dalang Kudeta Militer Turki Klaim Siap Diekstradisi
&amp;ldquo;Pastor yang ada di kami tengah diadili. Sedangkan yang ada di kalian tidak, ia tinggal di Pennsylvania. Kalian bisa menyerahkan secara mudah. Kalian langsung bisa menyerahkannya,&amp;rdquo; tambah Presiden Turki itu.
Mendengar hal tersebut, Kementerian Luar Negeri AS pun menolak mengikuti ide dari Erdogan. &amp;ldquo;Saya tidak bisa membayangkan kita akan mengambil jalan itu. Kami sudah menerima permintaan ekstradisi itu (Gulen). Saya tidak memiliki kabar baru mengenai hal tersebut. Kami terus meminta agar Pastor Brunson dibebaskan,&amp;rdquo; tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert.</description><content:encoded>ANKARA &amp;ndash; Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengindikasikan bahwa ia dapat membebaskan pastor asal Amerika Serikat (AS) jika Pemerintah Negeri Paman Sam mau menyerahkan pemimpin kelompok Hizmet, Fethullah Gulen. Namun ide tersebut diduga akan ditolak oleh AS.
Gullen dituding sebagai dalang di balik kudeta militer yang terjadi pada Juli 2016 dengan tujuan menggulingkan Erdogan dari kursinya. Karena itulah, hingga saat ini Turki terus meminta AS agar mau mengekstradisi ulama yang tengah mengasingkan diri di Pennsylvania itu.
Tudingan tersebut tentu saja ditepis oleh Gulen. Pemerintah AS juga enggan mengekstradisinya sebab Turki masih belum dapat memperlihatkan bukti konkret keterlibatan Gulen dalam kudeta yang menewaskan ratusan orang tersebut.
Semenjak gagalnya kudeta tersebut, otoritas keamanan Turki telah menangkapkan ribuan orang yang diduga masuk ke dalam jaringan pendukung Gulen. Salah satunya adalah seorang pastor dari AS bernama Andrew Brunson yang mengelola sebuah gereja kecil di wilayah Izmir.
Brunson disebut sudah ditangkap semenjak Oktober lalu. Media setempat melaporkan bahwa ia menjadi anggota jaringan Gulen. Sekadar informasi, Turki mendeklarasikan jaringan Gulen sebagai organisasi teroris sehingga para anggotanya dapat dijatuhi hukuman melakukan aktivitas terorisme.
BACA JUGA: Penutupan Sekolah Gulen Diduga Terkait&amp;nbsp;DealWapres Afghanistan dan Pemerintah Turki
Sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (29/9/2017) pihak AS sudah meminta agar Brunson dibebaskan karena ia tidak bersalah seperti yang dituduhkan oleh otoritas keamanan Turki. Akhirnya setelah sekian lama, Erdogan pun angkat bicara terkait nasib pastor AS tersebut.
&amp;ldquo;Berikan pastor itu kembali, mereka katakan. Kalian juga memiliki satu. Berikan ia (Gulen) kepada kami. Maka kami akan mengadilinya (Brunson) dan mengembalikannya kepada kalian,&amp;rdquo; ujar Erdogan pada pidatonya di istana Kepresidenan Turki.
BACA JUGA: Tersangka Dalang Kudeta Militer Turki Klaim Siap Diekstradisi
&amp;ldquo;Pastor yang ada di kami tengah diadili. Sedangkan yang ada di kalian tidak, ia tinggal di Pennsylvania. Kalian bisa menyerahkan secara mudah. Kalian langsung bisa menyerahkannya,&amp;rdquo; tambah Presiden Turki itu.
Mendengar hal tersebut, Kementerian Luar Negeri AS pun menolak mengikuti ide dari Erdogan. &amp;ldquo;Saya tidak bisa membayangkan kita akan mengambil jalan itu. Kami sudah menerima permintaan ekstradisi itu (Gulen). Saya tidak memiliki kabar baru mengenai hal tersebut. Kami terus meminta agar Pastor Brunson dibebaskan,&amp;rdquo; tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert.</content:encoded></item></channel></rss>
