<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hmm... Dukung Myanmar, China Minta Dunia Bersabar Terkait Krisis Rohingya</title><description>Negeri Tirai Bambu  itu pun meminta dunia internasional untuk bersabar dengan situasi di  Rakhine.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785526/hmm-dukung-myanmar-china-minta-dunia-bersabar-terkait-krisis-rohingya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785526/hmm-dukung-myanmar-china-minta-dunia-bersabar-terkait-krisis-rohingya"/><item><title>Hmm... Dukung Myanmar, China Minta Dunia Bersabar Terkait Krisis Rohingya</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785526/hmm-dukung-myanmar-china-minta-dunia-bersabar-terkait-krisis-rohingya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785526/hmm-dukung-myanmar-china-minta-dunia-bersabar-terkait-krisis-rohingya</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2017 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/29/18/1785526/hmm-dukung-myanmar-china-minta-dunia-bersabar-terkait-krisis-rohingya-Q8Kj01Dmi9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengungsi Rohingya. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/29/18/1785526/hmm-dukung-myanmar-china-minta-dunia-bersabar-terkait-krisis-rohingya-Q8Kj01Dmi9.jpg</image><title>Pengungsi Rohingya. (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK - China memberikan dukungan kepada Myanmar  untuk memulihkan situasi di negara bagian Rakhine. Negeri Tirai Bambu  itu pun meminta dunia internasional untuk bersabar dengan situasi di  Rakhine.&quot;Pertanyaan tentang negara bagian Rakhine berakar pada  hubungan antara faktor historis, etnis dan agama yang kompleks. Banyak  perbedaan dan antagonisme telah berkembang dalam waktu lama. Tidak ada  perbaikan yang berjalan cepat,&quot; kata wakil tetap China untuk PBB, Wu  Haitao, kepada Dewan Keamanan seperti dikutip Xinhua, Jumat (29/9/2017).China  mengecam serangan dengan kekerasan baru-baru ini di negara bagian  Rakhine dan mendukung upaya Myanmar untuk menjaga agar situasi domestik  tetap stabil.
(Baca juga: Terungkap! Tak Semua Umat Buddha di Myanmar Benci Rohingya, Ini Buktinya)&quot;Kami sangat berharap agar ketertiban tersebar  luas secepatnya sehingga tidak ada lagi kerugian bagi warga sipil yang  tidak berdosa, sehingga stabilitas sosial, persatuan antar kelompok  etnis dan pembangunan ekonomi di Myanmar akan berkelanjutan,&quot; tutur Wu.Wu  juga meminta masyarakat internasional untuk melihat kesulitan dan  tantangan yang dihadapi pemerintah Myanmar melalui optik objektif,  latihan kesabaran, dan memberikan dukungan serta bantuan.&quot;Solusi yang tepat akan menjadi satu yang sejalan dengan proses rekonsiliasi di Myanmar,&quot; kata Wu.China  telah mencatat serangkaian tindakan yang diambil oleh pemerintah  Myanmar untuk meredakan ketegangan di Rakhine dan memulihkan stabilitas.  Langkah-langkah tersebut kondusif untuk mencari solusi jangka panjang  untuk masalah ini.
(Baca juga: Tegas! Krisis Rohingya, Pemantau HAM Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Myanmar)&quot;Ketika kita berbicara, situasi di lapangan  mulai bergerak menuju stabilitas. Semua pihak harus bekerja secara  konstruktif untuk membantu memperkuat momentum ini, mengurangi situasi  dan meringankan kondisi kemanusiaan secara bertahap,&quot; ujar Wu.China  siap bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk berkontribusi dalam  pemulihan ketertiban dan kembalinya perdamaian dan stabilitas di Negara  Bagian Rakhine.China juga memuji upaya Bangladesh untuk  memperbaiki situasi kemanusiaan di lapangan dan menyambut baik kerja  sama pemerintah Myanmar dengan Komite Internasional Palang Merah serta  badan-badan internasional lainnya dalam operasi kemanusiaan.&quot;Komunitas  internasional harus mendorong dialog dan komunikasi antara Myanmar dan  Bangladesh sehingga mereka dapat menangani eksodus massal populasi  Muslim yang mencari perlindungan di Bangladesh dan menemukan solusi  sekali dan untuk selamanya,&quot; tutur Wu.Wu mengatakan China, sebagai tetangga yang ramah dan baik Myanmar serta  Bangladesh, telah secara aktif terlibat dengan kedua negara untuk  mempengaruhi mereka secara positif. China juga mendorong mereka untuk  mengatasi masalah tersebut melalui dialog dan konsultasi.&quot;China  telah menyediakan dan akan terus memberikan bantuan untuk menampung  orang-orang yang kehilangan tempat tinggal,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>NEW YORK - China memberikan dukungan kepada Myanmar  untuk memulihkan situasi di negara bagian Rakhine. Negeri Tirai Bambu  itu pun meminta dunia internasional untuk bersabar dengan situasi di  Rakhine.&quot;Pertanyaan tentang negara bagian Rakhine berakar pada  hubungan antara faktor historis, etnis dan agama yang kompleks. Banyak  perbedaan dan antagonisme telah berkembang dalam waktu lama. Tidak ada  perbaikan yang berjalan cepat,&quot; kata wakil tetap China untuk PBB, Wu  Haitao, kepada Dewan Keamanan seperti dikutip Xinhua, Jumat (29/9/2017).China  mengecam serangan dengan kekerasan baru-baru ini di negara bagian  Rakhine dan mendukung upaya Myanmar untuk menjaga agar situasi domestik  tetap stabil.
(Baca juga: Terungkap! Tak Semua Umat Buddha di Myanmar Benci Rohingya, Ini Buktinya)&quot;Kami sangat berharap agar ketertiban tersebar  luas secepatnya sehingga tidak ada lagi kerugian bagi warga sipil yang  tidak berdosa, sehingga stabilitas sosial, persatuan antar kelompok  etnis dan pembangunan ekonomi di Myanmar akan berkelanjutan,&quot; tutur Wu.Wu  juga meminta masyarakat internasional untuk melihat kesulitan dan  tantangan yang dihadapi pemerintah Myanmar melalui optik objektif,  latihan kesabaran, dan memberikan dukungan serta bantuan.&quot;Solusi yang tepat akan menjadi satu yang sejalan dengan proses rekonsiliasi di Myanmar,&quot; kata Wu.China  telah mencatat serangkaian tindakan yang diambil oleh pemerintah  Myanmar untuk meredakan ketegangan di Rakhine dan memulihkan stabilitas.  Langkah-langkah tersebut kondusif untuk mencari solusi jangka panjang  untuk masalah ini.
(Baca juga: Tegas! Krisis Rohingya, Pemantau HAM Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Myanmar)&quot;Ketika kita berbicara, situasi di lapangan  mulai bergerak menuju stabilitas. Semua pihak harus bekerja secara  konstruktif untuk membantu memperkuat momentum ini, mengurangi situasi  dan meringankan kondisi kemanusiaan secara bertahap,&quot; ujar Wu.China  siap bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk berkontribusi dalam  pemulihan ketertiban dan kembalinya perdamaian dan stabilitas di Negara  Bagian Rakhine.China juga memuji upaya Bangladesh untuk  memperbaiki situasi kemanusiaan di lapangan dan menyambut baik kerja  sama pemerintah Myanmar dengan Komite Internasional Palang Merah serta  badan-badan internasional lainnya dalam operasi kemanusiaan.&quot;Komunitas  internasional harus mendorong dialog dan komunikasi antara Myanmar dan  Bangladesh sehingga mereka dapat menangani eksodus massal populasi  Muslim yang mencari perlindungan di Bangladesh dan menemukan solusi  sekali dan untuk selamanya,&quot; tutur Wu.Wu mengatakan China, sebagai tetangga yang ramah dan baik Myanmar serta  Bangladesh, telah secara aktif terlibat dengan kedua negara untuk  mempengaruhi mereka secara positif. China juga mendorong mereka untuk  mengatasi masalah tersebut melalui dialog dan konsultasi.&quot;China  telah menyediakan dan akan terus memberikan bantuan untuk menampung  orang-orang yang kehilangan tempat tinggal,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
