<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Desak Iran Izinkan Inspeksi Militer, AS: Tanpa Itu, Kesepakatan Hanya Janji Kosong!</title><description>Nikki Haley menyatakan, Iran harus mengizinkan inspeksi di situs militer  mereka berdasarkan kesepakatan nuklir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785637/desak-iran-izinkan-inspeksi-militer-as-tanpa-itu-kesepakatan-hanya-janji-kosong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785637/desak-iran-izinkan-inspeksi-militer-as-tanpa-itu-kesepakatan-hanya-janji-kosong"/><item><title>Desak Iran Izinkan Inspeksi Militer, AS: Tanpa Itu, Kesepakatan Hanya Janji Kosong!</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785637/desak-iran-izinkan-inspeksi-militer-as-tanpa-itu-kesepakatan-hanya-janji-kosong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/29/18/1785637/desak-iran-izinkan-inspeksi-militer-as-tanpa-itu-kesepakatan-hanya-janji-kosong</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2017 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/29/18/1785637/desak-iran-izinkan-inspeksi-militer-as-tanpa-itu-kesepakatan-hanya-janji-kosong-FiGWaht1Q7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nikki Haley. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/29/18/1785637/desak-iran-izinkan-inspeksi-militer-as-tanpa-itu-kesepakatan-hanya-janji-kosong-FiGWaht1Q7.jpg</image><title>Nikki Haley. (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Duta besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB,  Nikki Haley menyatakan, Iran harus mengizinkan inspeksi di situs militer  mereka berdasarkan kesepakatan nuklir. Bila ini tidak dilakukan, Haley  menyebut kesepakatan nuklir hanyalah seperti janji kosong.&quot;Pejabat  Iran telah mengatakan bahwa mereka akan menolak untuk mengizinkan  inspeksi di lokasi militer, walaupun IAEA mengatakan bahwa tidak boleh  ada perbedaan antara lokasi militer dan nonmiliter,&quot; kata Haley.&amp;nbsp;&quot;Sekarang  tampak bahwa beberapa negara berusaha untuk melindungi Iran dari lebih  banyak inspeksi. Tanpa inspeksi, kesepakatan Iran adalah sebuah janji  kosong,&quot; sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (29/9).
(Baca juga: Tillerson: Kesepakatan Nuklir Iran Harus Berubah Jika Ingin AS Bertahan)Haley  mengatakan bahwa pernyataannya adalah tanggapan atas laporan media  bahwa Rusia meyakini inspeksi dan verifikasi terhadap &quot;Bagian T&quot;  perjanjian nuklir tersebut, yang melaranng kegiatan yang dapat  berkontribusi pada perancangan dan pengembangan alat peledak nuklir,  berada di luar mandat IAEA.
(Baca juga: Soroti Isu Timteng di Sidang Majelis Umum PBB, Trump: Kesepakatan Nuklir Iran adalah Hal Memalukan Bagi AS)Pada hari Senin, Wakil Menteri Luar  Negeri Rusia Sergey Ryabkov mengaku aneh dengan klaim AS yang menyebut  bahwa Rusia sedang mencoba untuk melemahkan IAEA. Ryabkov dengan tegas  membantah klaim tersebut yang mengatakan bahwa Moskow meminta IAEA untuk  terus bertindak sesuai peraturan yang ada dan kebal terhadap pengaruh  eksternal.</description><content:encoded>NEW YORK - Duta besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB,  Nikki Haley menyatakan, Iran harus mengizinkan inspeksi di situs militer  mereka berdasarkan kesepakatan nuklir. Bila ini tidak dilakukan, Haley  menyebut kesepakatan nuklir hanyalah seperti janji kosong.&quot;Pejabat  Iran telah mengatakan bahwa mereka akan menolak untuk mengizinkan  inspeksi di lokasi militer, walaupun IAEA mengatakan bahwa tidak boleh  ada perbedaan antara lokasi militer dan nonmiliter,&quot; kata Haley.&amp;nbsp;&quot;Sekarang  tampak bahwa beberapa negara berusaha untuk melindungi Iran dari lebih  banyak inspeksi. Tanpa inspeksi, kesepakatan Iran adalah sebuah janji  kosong,&quot; sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (29/9).
(Baca juga: Tillerson: Kesepakatan Nuklir Iran Harus Berubah Jika Ingin AS Bertahan)Haley  mengatakan bahwa pernyataannya adalah tanggapan atas laporan media  bahwa Rusia meyakini inspeksi dan verifikasi terhadap &quot;Bagian T&quot;  perjanjian nuklir tersebut, yang melaranng kegiatan yang dapat  berkontribusi pada perancangan dan pengembangan alat peledak nuklir,  berada di luar mandat IAEA.
(Baca juga: Soroti Isu Timteng di Sidang Majelis Umum PBB, Trump: Kesepakatan Nuklir Iran adalah Hal Memalukan Bagi AS)Pada hari Senin, Wakil Menteri Luar  Negeri Rusia Sergey Ryabkov mengaku aneh dengan klaim AS yang menyebut  bahwa Rusia sedang mencoba untuk melemahkan IAEA. Ryabkov dengan tegas  membantah klaim tersebut yang mengatakan bahwa Moskow meminta IAEA untuk  terus bertindak sesuai peraturan yang ada dan kebal terhadap pengaruh  eksternal.</content:encoded></item></channel></rss>
