<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aktivitas Gunung Agung Meningkat, Kemenhub Siapkan 300 Unit Bus untuk Pengungsi</title><description>Kita akan menyiapkan 300 unit bus,  ini akan di mengantarkan pengungsi ke Lombok ataupun Surabaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/337/1785916/aktivitas-gunung-agung-meningkat-kemenhub-siapkan-300-unit-bus-untuk-pengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/29/337/1785916/aktivitas-gunung-agung-meningkat-kemenhub-siapkan-300-unit-bus-untuk-pengungsi"/><item><title>Aktivitas Gunung Agung Meningkat, Kemenhub Siapkan 300 Unit Bus untuk Pengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/337/1785916/aktivitas-gunung-agung-meningkat-kemenhub-siapkan-300-unit-bus-untuk-pengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/29/337/1785916/aktivitas-gunung-agung-meningkat-kemenhub-siapkan-300-unit-bus-untuk-pengungsi</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2017 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/29/337/1785916/aktivitas-gunung-agung-meningkat-kemenhub-siapkan-300-unit-bus-untuk-pengungsi-EaF25Z3ZhU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (dok. Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/29/337/1785916/aktivitas-gunung-agung-meningkat-kemenhub-siapkan-300-unit-bus-untuk-pengungsi-EaF25Z3ZhU.jpg</image><title>Ilustrasi (dok. Antara)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan langkah antisipasi terkait dengan meningkatkan aktivitas gunung agung di Bali.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan pihaknya juga akan menyediakan 300 unit bis yang akan melayani pengungsi untuk mengantisipasi jika Bandara Ngurah Rai Bali ditutup. Nantinya, 300 bus itu akan mengantarkan para pengungsi menuju bandara-bandara alternatif yang sudah disiapkan seperti Lombok, Surabaya hingga Banyuwangi.

&quot;Jalur darat sudah siapkan langkah langkah juga untuk melayani pengungsi, ini sudah ada. Ini mengantisipasi kalau Ngurah Rai ditutup. Jadi kita akan menyiapkan 300 unit bus,  ini akan di mengantarkan pengungsi ke Lombok ataupun Surabaya. Sekarang sudah disiapkan secara sistemis,&quot; ujarnya saat ditemui di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

(Baca Juga: Wah! Asap Putih Mengepul di Puncak Gunung Agung)

Agus melanjutkan, pihaknya juga menyiapkan 10 Bandara alternatif yang terdekat dengan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Adapun bandara yang sudah disiapkan seperti, Bandada daerah Praya (NTB), Balikpapan (Kalimantan Timur), Ujung Pandang (Sulawesi Selatan), Surabaya (Jawa Timur), Soekarno-Hatta di Jakarta, Banyuwangi (Jawa Timur) dan juga beberapa bandara terdekat lainnya.

&quot;Beberapa bandara seperti,  Jakarta Surabaya sampai ke Lombok kami sudah cek apabila terjadi hal hal yang tak diinginkan,&quot; jelasnya.

Agus mengatakan, meskipun aktivitas gunung gede terus meningkat, Bandara Ngurah Rai masih tetap beroperasi seperti biasa. Hal tersebut karena pihak Bandara tidak bisa menghentikan aktivitas penerbangan jika tidak ada abu vulkanik yang terdeteksi Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (BPVMB) yang dianggap membahayakan penerbangan.

&quot;Yang menjadi ancaman penerbangan tidak akan terpancar dalam kondisi gunungnya belum meletus. Ini tidak ada efek terhadap dunia penerbangan oleh karena itu masih aman-aman saja. Karena abu vulkanik tidak terdeteksi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan langkah antisipasi terkait dengan meningkatkan aktivitas gunung agung di Bali.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan pihaknya juga akan menyediakan 300 unit bis yang akan melayani pengungsi untuk mengantisipasi jika Bandara Ngurah Rai Bali ditutup. Nantinya, 300 bus itu akan mengantarkan para pengungsi menuju bandara-bandara alternatif yang sudah disiapkan seperti Lombok, Surabaya hingga Banyuwangi.

&quot;Jalur darat sudah siapkan langkah langkah juga untuk melayani pengungsi, ini sudah ada. Ini mengantisipasi kalau Ngurah Rai ditutup. Jadi kita akan menyiapkan 300 unit bus,  ini akan di mengantarkan pengungsi ke Lombok ataupun Surabaya. Sekarang sudah disiapkan secara sistemis,&quot; ujarnya saat ditemui di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

(Baca Juga: Wah! Asap Putih Mengepul di Puncak Gunung Agung)

Agus melanjutkan, pihaknya juga menyiapkan 10 Bandara alternatif yang terdekat dengan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Adapun bandara yang sudah disiapkan seperti, Bandada daerah Praya (NTB), Balikpapan (Kalimantan Timur), Ujung Pandang (Sulawesi Selatan), Surabaya (Jawa Timur), Soekarno-Hatta di Jakarta, Banyuwangi (Jawa Timur) dan juga beberapa bandara terdekat lainnya.

&quot;Beberapa bandara seperti,  Jakarta Surabaya sampai ke Lombok kami sudah cek apabila terjadi hal hal yang tak diinginkan,&quot; jelasnya.

Agus mengatakan, meskipun aktivitas gunung gede terus meningkat, Bandara Ngurah Rai masih tetap beroperasi seperti biasa. Hal tersebut karena pihak Bandara tidak bisa menghentikan aktivitas penerbangan jika tidak ada abu vulkanik yang terdeteksi Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (BPVMB) yang dianggap membahayakan penerbangan.

&quot;Yang menjadi ancaman penerbangan tidak akan terpancar dalam kondisi gunungnya belum meletus. Ini tidak ada efek terhadap dunia penerbangan oleh karena itu masih aman-aman saja. Karena abu vulkanik tidak terdeteksi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
