<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ampun Deh! 4 Remaja Putri Kedapatan Pesta Miras Oplosan di Pinggir Jalan</title><description>Polsek Bekasi Selatan mengamankan empat remaja putri di Jalan  Pulo Sirih Ruko Galaxy, Kecamatan Bekasi Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/338/1785616/ampun-deh-4-remaja-putri-kedapatan-pesta-miras-oplosan-di-pinggir-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/29/338/1785616/ampun-deh-4-remaja-putri-kedapatan-pesta-miras-oplosan-di-pinggir-jalan"/><item><title>Ampun Deh! 4 Remaja Putri Kedapatan Pesta Miras Oplosan di Pinggir Jalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/29/338/1785616/ampun-deh-4-remaja-putri-kedapatan-pesta-miras-oplosan-di-pinggir-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/29/338/1785616/ampun-deh-4-remaja-putri-kedapatan-pesta-miras-oplosan-di-pinggir-jalan</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2017 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/29/338/1785616/ampun-deh-4-remaja-putri-kedapatan-pesta-miras-oplosan-di-pinggir-jalan-xBgDV1bTMh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/29/338/1785616/ampun-deh-4-remaja-putri-kedapatan-pesta-miras-oplosan-di-pinggir-jalan-xBgDV1bTMh.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>BEKASI - Polsek Bekasi Selatan mengamankan empat remaja putri di Jalan  Pulo Sirih Ruko Galaxy, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis  (28/9) pukul 02.00 WIB.   Remaja berusia 18 tahun tersebut diamankan lantaran kedapatan sedang  pesta miras oplosan di pinggir jalan. Selain empat remaja putri, delapan  remaja putra lainnya ikut diamankan berikut barang bukti dua bungkus  miras oplosan jenis ginseng. &amp;rdquo;12 orang remaja kami amankan. Mereka  sedang pesta minuman keras oplosan,&amp;rdquo; ujar Kanit Binmas Polsek Bekasi  Selatan Iptu Puji Astuti.   Menurut dia, pesta miras para remaja tersebut terungkap saat petugas  sedang melakukan patroli melihat beberapa remaja sedang berkumpul di  Jalan Pulo Sirih Tengah, Galaxy. Ketika didekati, mereka sempat berusaha  menyembunyikan dua kantong miras yang sedang diminum.   &amp;rdquo;Petugas yang melihat miras itu langsung menyitanya dan membawa mereka  ke kantor untuk diperiksa,&amp;rdquo; katanya. Kepada penyidik, empat perempuan  tersebut nekat menenggak miras bersama delapan teman laki-lakinya dengan  dalih menjaga solidaritas sebagai teman. Puji menjelaskan, seluruh  remaja itu tidak ditahan, mereka didata petugas.
(Baca juga: Demi Beli Miras, Dua Pemuda Johar Baru Ini Nekat Nyopet)  Mereka diminta membuat surat pernyataan di atas meterai Rp6.000 agar  tidak mengulangi perbuatannya. Bahkan petugas memanggil orang tuanya ke  kantor polisi untuk menjemput mereka. &amp;rdquo;Kami minta agar mereka mendapat  pembinaan dan kasih sayang yang utuh dari orang tua. Supaya mereka  mempunyai harapan masa depan yang baik,&amp;rdquo; ungkapnya.   Dalam proses penjemputan itu, kata dia, beberapa remaja ada yang terisak  tangis karena takut pada orang tuanya. Bahkan, mereka ada yang mencium  kaki ibunya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. &amp;rdquo;Beberapa  orang tua juga ada yang mengeluh anaknya sering berkata kasar. Semoga  dengan didatanya mereka ini, bisa memberikan efek jera,&amp;rdquo; jelasnya.   Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dedi Wahyudi menambahkan, setiap hari  pihaknya mengerahkan petugas untuk melakukan penyisiran terhadap kaum  remaja yang terindikasi mengonsumsi miras. Menurut dia, para remaja itu  diamankan karena laporan dari masyarakat.   Warga resah dengan keberadaan mereka yang mengonsumsi miras sehingga  dikhawatirkan mengganggu kenyamanan masyarakat. &amp;rdquo;Kami menindaklanjuti  laporan warga dan hasilnya menjaring anak-anak remaja yang kedapatan  mengonsumsi miras,&amp;rdquo; tegasnya.Dalam kesempatan itu, Dedi menyayangkan perbuatan para remaja itu.   Sebagai penerus bangsa, seharusnya mereka fokus belajar untuk meraih   cita-cita di masa depan. Dengan meminum miras tersebut, sangat rawan   terjadi aksi kriminalitas yang selama ini dilakukan para remaja.   Di tempat terpisah, ribuan botol miras dan puluhan jeriken berisi   minuman tuak berhasil disita petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol   PP) dari ratusan warung yang tersebar di enam kecamatan se-Kota Bogor   kemarin. Razia ini sebagai respons atas sejumlah peristiwa kekerasan   yang melibatkan para pelajar akibat mudahnya mendapatkan minuman keras   (miras) di sejumlah warung di dekat sekolah.   Kepala Seksi  Operasional Satpol PP Kota Bogor Dimas Tiko PS mengatakan,  Satpol PP  mengamankan ribuan botol minol dan puluhan jeriken berisi  minuman  beralkohol jenis tuak dan ciu. Termasuk yang sudah dikemas dan  siap  diedarkan. &amp;rdquo;Kami amankan di Mako Satpol PP Kota Bogor. Kami   berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan wilayah untuk memberantas   minol ini yang sudah menjamur,&amp;rdquo; ungkapnya.</description><content:encoded>BEKASI - Polsek Bekasi Selatan mengamankan empat remaja putri di Jalan  Pulo Sirih Ruko Galaxy, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis  (28/9) pukul 02.00 WIB.   Remaja berusia 18 tahun tersebut diamankan lantaran kedapatan sedang  pesta miras oplosan di pinggir jalan. Selain empat remaja putri, delapan  remaja putra lainnya ikut diamankan berikut barang bukti dua bungkus  miras oplosan jenis ginseng. &amp;rdquo;12 orang remaja kami amankan. Mereka  sedang pesta minuman keras oplosan,&amp;rdquo; ujar Kanit Binmas Polsek Bekasi  Selatan Iptu Puji Astuti.   Menurut dia, pesta miras para remaja tersebut terungkap saat petugas  sedang melakukan patroli melihat beberapa remaja sedang berkumpul di  Jalan Pulo Sirih Tengah, Galaxy. Ketika didekati, mereka sempat berusaha  menyembunyikan dua kantong miras yang sedang diminum.   &amp;rdquo;Petugas yang melihat miras itu langsung menyitanya dan membawa mereka  ke kantor untuk diperiksa,&amp;rdquo; katanya. Kepada penyidik, empat perempuan  tersebut nekat menenggak miras bersama delapan teman laki-lakinya dengan  dalih menjaga solidaritas sebagai teman. Puji menjelaskan, seluruh  remaja itu tidak ditahan, mereka didata petugas.
(Baca juga: Demi Beli Miras, Dua Pemuda Johar Baru Ini Nekat Nyopet)  Mereka diminta membuat surat pernyataan di atas meterai Rp6.000 agar  tidak mengulangi perbuatannya. Bahkan petugas memanggil orang tuanya ke  kantor polisi untuk menjemput mereka. &amp;rdquo;Kami minta agar mereka mendapat  pembinaan dan kasih sayang yang utuh dari orang tua. Supaya mereka  mempunyai harapan masa depan yang baik,&amp;rdquo; ungkapnya.   Dalam proses penjemputan itu, kata dia, beberapa remaja ada yang terisak  tangis karena takut pada orang tuanya. Bahkan, mereka ada yang mencium  kaki ibunya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. &amp;rdquo;Beberapa  orang tua juga ada yang mengeluh anaknya sering berkata kasar. Semoga  dengan didatanya mereka ini, bisa memberikan efek jera,&amp;rdquo; jelasnya.   Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dedi Wahyudi menambahkan, setiap hari  pihaknya mengerahkan petugas untuk melakukan penyisiran terhadap kaum  remaja yang terindikasi mengonsumsi miras. Menurut dia, para remaja itu  diamankan karena laporan dari masyarakat.   Warga resah dengan keberadaan mereka yang mengonsumsi miras sehingga  dikhawatirkan mengganggu kenyamanan masyarakat. &amp;rdquo;Kami menindaklanjuti  laporan warga dan hasilnya menjaring anak-anak remaja yang kedapatan  mengonsumsi miras,&amp;rdquo; tegasnya.Dalam kesempatan itu, Dedi menyayangkan perbuatan para remaja itu.   Sebagai penerus bangsa, seharusnya mereka fokus belajar untuk meraih   cita-cita di masa depan. Dengan meminum miras tersebut, sangat rawan   terjadi aksi kriminalitas yang selama ini dilakukan para remaja.   Di tempat terpisah, ribuan botol miras dan puluhan jeriken berisi   minuman tuak berhasil disita petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol   PP) dari ratusan warung yang tersebar di enam kecamatan se-Kota Bogor   kemarin. Razia ini sebagai respons atas sejumlah peristiwa kekerasan   yang melibatkan para pelajar akibat mudahnya mendapatkan minuman keras   (miras) di sejumlah warung di dekat sekolah.   Kepala Seksi  Operasional Satpol PP Kota Bogor Dimas Tiko PS mengatakan,  Satpol PP  mengamankan ribuan botol minol dan puluhan jeriken berisi  minuman  beralkohol jenis tuak dan ciu. Termasuk yang sudah dikemas dan  siap  diedarkan. &amp;rdquo;Kami amankan di Mako Satpol PP Kota Bogor. Kami   berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan wilayah untuk memberantas   minol ini yang sudah menjamur,&amp;rdquo; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
