<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ambisius! Uni Emirat Arab Bangun 'Kota Mars' Senilai Rp1,8 Triliun di Padang Pasir</title><description>Uni Emirat Arab (UEA) telah mengumumkan  rencana untuk membangun 'Kota Mars' di Bumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/30/18/1786117/ambisius-uni-emirat-arab-bangun-kota-mars-senilai-rp1-8-triliun-di-padang-pasir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/30/18/1786117/ambisius-uni-emirat-arab-bangun-kota-mars-senilai-rp1-8-triliun-di-padang-pasir"/><item><title>Ambisius! Uni Emirat Arab Bangun 'Kota Mars' Senilai Rp1,8 Triliun di Padang Pasir</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/30/18/1786117/ambisius-uni-emirat-arab-bangun-kota-mars-senilai-rp1-8-triliun-di-padang-pasir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/30/18/1786117/ambisius-uni-emirat-arab-bangun-kota-mars-senilai-rp1-8-triliun-di-padang-pasir</guid><pubDate>Sabtu 30 September 2017 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/30/18/1786117/ambisius-uni-emirat-arab-bangun-kota-mars-senilai-rp1-8-triliun-di-padang-pasir-W8hwrs36Ky.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kota Mars yang rencananya dibangun di Padang Pasir. (Foto: Ist/Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/30/18/1786117/ambisius-uni-emirat-arab-bangun-kota-mars-senilai-rp1-8-triliun-di-padang-pasir-W8hwrs36Ky.jpg</image><title>Kota Mars yang rencananya dibangun di Padang Pasir. (Foto: Ist/Sindonews)</title></images><description>ABU DHABI - Uni Emirat Arab (UEA) telah mengumumkan  rencana untuk membangun 'Kota Mars' di Bumi. Pembangunan itu dalam  rangka persiapan untuk rencana kolonisasi planet yang disebut sebagai  Planet Merah itu.Proyek kota Mars Science seluas 176,5151 meter  persegi itu diluncurkan oleh UEA awal pekan ini dan diperkirakan akan  menghabiskan dana USD136 juta atau senilai Rp1,8 triliun lebih.Setelah  selesai, kota Mars Science akan menjadi simulasi lingkungan luar bumi  terbesar yang pernah dibangun. Mars Science akan menampilkan  laboratorium untuk proyek penelitian dan pengembangan makanan, energi  dan air serta pengujian pertanian di luar bumi. Laboratorium akan  dirancang untuk menahan iklim Planet Merah yang lebih keras dan akan  memiliki radiasi dan pelindung panas yang luas.
(Baca juga: Keren! Dubai Mulai Uji Taksi Terbang Besutan Jerman)Menurut siaran pers resmi, strukturnya akan menjadi &quot;bangunan paling canggih di dunia.&quot;Mars  Science juga akan menjadi museum cetak 3D yang terbuat dari pasir dari  gurun Emirati, mendekati bahan baku yang akan tersedia bagi calon  penjajah masa depan di permukaan Mars, dan akan memperingati pencapaian  umat manusia di luar angkasa sambil menampilkan perkembangan terakhir  yang dibuat oleh peneliti yang akan tinggal di kota.Proyek ini  merupakan bagian dari strategi Mars 2117 di negara tersebut yang  berusaha membangun koloni Mars yang berfungsi dalam beberapa ratus tahun  ke depan.Setelah selesai, tim peneliti juga akan melakukan  eksperimen sepanjang tahun yang akan mensimulasikan koloni yang tinggal  di Mars.
(Baca juga: Sedih! Mantan Wanita Tergemuk Sejagat Meninggal di RS Abu Dhabi)Arsitek terkenal dunia Bjarke Ingels akan merancang kota ini.&quot;UEA  berusaha untuk membangun upaya internasional untuk mengembangkan  teknologi yang bermanfaat bagi manusia, dan ini merupakan fondasi masa  depan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang,&quot; kata Sheikh  Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA  dan Penguasa Dubai seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (30/9/2017).&quot;Kami  juga ingin mengkonsolidasikan semangat untuk mendapatkan kepemimpinan  dalam sains di UEA, berkontribusi untuk memperbaiki kehidupan di bumi  dan untuk mengembangkan solusi inovatif bagi banyak tantangan global  kami,&quot; sambungnya&quot;Kami percaya pada potensi eksplorasi luar  angkasa, dan dalam berkolaborasi dengan global mitra dan pemimpin untuk  memanfaatkan temuan penelitian dan gerakan ini yang berusaha memenuhi  kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas kehidupan di bumi,&quot;  lanjutnya.&quot;Proyek baru ini merupakan langkah lain dalam kontribusi utama UEA  terhadap gerakan sains global, kami berusaha memberi contoh dan motivasi  bagi orang lain untuk berpartisipasi, dan berkontribusi, pada  perjalanan umat manusia ke luar angkasa,&quot; pungkasnya.Pengumuman  tersebut terjadi beberapa hari sebelum Elon Musk mengungkapkan rencana  ambisiusnya untuk menggunakan sistem roket guna transportasi darat,  bulan dan Mars.</description><content:encoded>ABU DHABI - Uni Emirat Arab (UEA) telah mengumumkan  rencana untuk membangun 'Kota Mars' di Bumi. Pembangunan itu dalam  rangka persiapan untuk rencana kolonisasi planet yang disebut sebagai  Planet Merah itu.Proyek kota Mars Science seluas 176,5151 meter  persegi itu diluncurkan oleh UEA awal pekan ini dan diperkirakan akan  menghabiskan dana USD136 juta atau senilai Rp1,8 triliun lebih.Setelah  selesai, kota Mars Science akan menjadi simulasi lingkungan luar bumi  terbesar yang pernah dibangun. Mars Science akan menampilkan  laboratorium untuk proyek penelitian dan pengembangan makanan, energi  dan air serta pengujian pertanian di luar bumi. Laboratorium akan  dirancang untuk menahan iklim Planet Merah yang lebih keras dan akan  memiliki radiasi dan pelindung panas yang luas.
(Baca juga: Keren! Dubai Mulai Uji Taksi Terbang Besutan Jerman)Menurut siaran pers resmi, strukturnya akan menjadi &quot;bangunan paling canggih di dunia.&quot;Mars  Science juga akan menjadi museum cetak 3D yang terbuat dari pasir dari  gurun Emirati, mendekati bahan baku yang akan tersedia bagi calon  penjajah masa depan di permukaan Mars, dan akan memperingati pencapaian  umat manusia di luar angkasa sambil menampilkan perkembangan terakhir  yang dibuat oleh peneliti yang akan tinggal di kota.Proyek ini  merupakan bagian dari strategi Mars 2117 di negara tersebut yang  berusaha membangun koloni Mars yang berfungsi dalam beberapa ratus tahun  ke depan.Setelah selesai, tim peneliti juga akan melakukan  eksperimen sepanjang tahun yang akan mensimulasikan koloni yang tinggal  di Mars.
(Baca juga: Sedih! Mantan Wanita Tergemuk Sejagat Meninggal di RS Abu Dhabi)Arsitek terkenal dunia Bjarke Ingels akan merancang kota ini.&quot;UEA  berusaha untuk membangun upaya internasional untuk mengembangkan  teknologi yang bermanfaat bagi manusia, dan ini merupakan fondasi masa  depan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang,&quot; kata Sheikh  Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA  dan Penguasa Dubai seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (30/9/2017).&quot;Kami  juga ingin mengkonsolidasikan semangat untuk mendapatkan kepemimpinan  dalam sains di UEA, berkontribusi untuk memperbaiki kehidupan di bumi  dan untuk mengembangkan solusi inovatif bagi banyak tantangan global  kami,&quot; sambungnya&quot;Kami percaya pada potensi eksplorasi luar  angkasa, dan dalam berkolaborasi dengan global mitra dan pemimpin untuk  memanfaatkan temuan penelitian dan gerakan ini yang berusaha memenuhi  kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas kehidupan di bumi,&quot;  lanjutnya.&quot;Proyek baru ini merupakan langkah lain dalam kontribusi utama UEA  terhadap gerakan sains global, kami berusaha memberi contoh dan motivasi  bagi orang lain untuk berpartisipasi, dan berkontribusi, pada  perjalanan umat manusia ke luar angkasa,&quot; pungkasnya.Pengumuman  tersebut terjadi beberapa hari sebelum Elon Musk mengungkapkan rencana  ambisiusnya untuk menggunakan sistem roket guna transportasi darat,  bulan dan Mars.</content:encoded></item></channel></rss>
