<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Tarik Staf Kedubes di Havana, Kuba: Ini Akan Mempengaruhi Hubungan Bilateral</title><description>Pemerintah Kuba mengaku kecewa dengan  keputusan Amerika Serikat (AS) yang menarik staf Kedutaan Besar mereka  di Havana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/30/18/1786198/as-tarik-staf-kedubes-di-havana-kuba-ini-akan-mempengaruhi-hubungan-bilateral</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/09/30/18/1786198/as-tarik-staf-kedubes-di-havana-kuba-ini-akan-mempengaruhi-hubungan-bilateral"/><item><title>AS Tarik Staf Kedubes di Havana, Kuba: Ini Akan Mempengaruhi Hubungan Bilateral</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/09/30/18/1786198/as-tarik-staf-kedubes-di-havana-kuba-ini-akan-mempengaruhi-hubungan-bilateral</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/09/30/18/1786198/as-tarik-staf-kedubes-di-havana-kuba-ini-akan-mempengaruhi-hubungan-bilateral</guid><pubDate>Sabtu 30 September 2017 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/30/18/1786198/as-tarik-staf-kedubes-di-havana-kuba-ini-akan-mempengaruhi-hubungan-bilateral-dqGBEnoRmP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AS dan Kuba. (Foto: Ist/Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/30/18/1786198/as-tarik-staf-kedubes-di-havana-kuba-ini-akan-mempengaruhi-hubungan-bilateral-dqGBEnoRmP.jpg</image><title>AS dan Kuba. (Foto: Ist/Sindonews)</title></images><description>HAVANA - Pemerintah Kuba mengaku kecewa dengan  keputusan Amerika Serikat (AS) yang menarik staf Kedutaan Besar mereka  di Havana. Menurut Kuba, tindakan Washington tersebut terlalu  terburu-buru.Dalam sebuah pernyataan, pejabat Kementerian Luar  Negeri Kuba untuk urusan AS, Josefina Vidal menyatakan, keputuan AS  untuk mengurangi staf di kedutaan Havana tergesa-gesa, dan akan  mempengaruhi hubungan bilateral.&quot;Kami mempertimbangkan keputusan  yang diumumkan&amp;nbsp;oleh pemerintah AS melalui Departemen Luar Negeri  tergesa-gesa dan akan mempengaruhi hubungan bilateral,&quot; ungkap Vidal,  seperti dilansir Reuters, Sabtu (30/9/2017).
(Baca juga: Wah! Tak Hanya Kurangi Staf Kedubes, AS Juga Larang Warganya ke Kuba)Sebelumnya  diwartakan, AS mengurangi kehadiran diplomatiknya di Havana lebih dari  setengah dan akan memperingatkan warganya untuk tidak mengunjungi Kuba.  Kebijakan ini sebagai efek dari serangan yang melukai  setidaknya 21 personel Kedubes AS.Evakuasi ini  digambarkan sebagai tindakan pengamanan, dapat mengirimkan pesan  ketidaksenangan AS atas penanganan Kuba terkait masalah tersebut. Efek  lain adalah memberikan pukulan terhadap kebijakan mantan Presiden AS  Barack Obama yang terlibat dengan perang Dingin melawan Kuba.Meskipun  Washington tidak menyalahkan langsung pihak berwenang Kuba, Sekretaris  Negara Rex Tillerson mengingatkan Menteri Luar Negeri Kuba Bruno  Rodriguez di Washington tentang kewajiban Kuba untuk melindungi diplomat  dan keluarga mereka.</description><content:encoded>HAVANA - Pemerintah Kuba mengaku kecewa dengan  keputusan Amerika Serikat (AS) yang menarik staf Kedutaan Besar mereka  di Havana. Menurut Kuba, tindakan Washington tersebut terlalu  terburu-buru.Dalam sebuah pernyataan, pejabat Kementerian Luar  Negeri Kuba untuk urusan AS, Josefina Vidal menyatakan, keputuan AS  untuk mengurangi staf di kedutaan Havana tergesa-gesa, dan akan  mempengaruhi hubungan bilateral.&quot;Kami mempertimbangkan keputusan  yang diumumkan&amp;nbsp;oleh pemerintah AS melalui Departemen Luar Negeri  tergesa-gesa dan akan mempengaruhi hubungan bilateral,&quot; ungkap Vidal,  seperti dilansir Reuters, Sabtu (30/9/2017).
(Baca juga: Wah! Tak Hanya Kurangi Staf Kedubes, AS Juga Larang Warganya ke Kuba)Sebelumnya  diwartakan, AS mengurangi kehadiran diplomatiknya di Havana lebih dari  setengah dan akan memperingatkan warganya untuk tidak mengunjungi Kuba.  Kebijakan ini sebagai efek dari serangan yang melukai  setidaknya 21 personel Kedubes AS.Evakuasi ini  digambarkan sebagai tindakan pengamanan, dapat mengirimkan pesan  ketidaksenangan AS atas penanganan Kuba terkait masalah tersebut. Efek  lain adalah memberikan pukulan terhadap kebijakan mantan Presiden AS  Barack Obama yang terlibat dengan perang Dingin melawan Kuba.Meskipun  Washington tidak menyalahkan langsung pihak berwenang Kuba, Sekretaris  Negara Rex Tillerson mengingatkan Menteri Luar Negeri Kuba Bruno  Rodriguez di Washington tentang kewajiban Kuba untuk melindungi diplomat  dan keluarga mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
