<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata! Kera Putih yang Gegerkan Warga Lereng Gunung Agung adalah Satwa Peliharaan</title><description>Tio selaku Fonder sekaligus pemilk Bali RUSS mengatakan bahwa kera itu miliknya, bukan monyet liar yang turun dari Gunung Agung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/01/340/1786470/ternyata-kera-putih-yang-gegerkan-warga-lereng-gunung-agung-adalah-satwa-peliharaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/01/340/1786470/ternyata-kera-putih-yang-gegerkan-warga-lereng-gunung-agung-adalah-satwa-peliharaan"/><item><title>Ternyata! Kera Putih yang Gegerkan Warga Lereng Gunung Agung adalah Satwa Peliharaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/01/340/1786470/ternyata-kera-putih-yang-gegerkan-warga-lereng-gunung-agung-adalah-satwa-peliharaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/01/340/1786470/ternyata-kera-putih-yang-gegerkan-warga-lereng-gunung-agung-adalah-satwa-peliharaan</guid><pubDate>Minggu 01 Oktober 2017 08:20 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Hikmah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/01/340/1786470/ternyata-kera-putih-yang-gegerkan-warga-lereng-gunung-agung-adalah-satwa-peliharaan-botO1n7Dbd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kera yang menghebohkan warga. (Nurul H/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/01/340/1786470/ternyata-kera-putih-yang-gegerkan-warga-lereng-gunung-agung-adalah-satwa-peliharaan-botO1n7Dbd.jpg</image><title>Kera yang menghebohkan warga. (Nurul H/Okezone)</title></images><description>KARANGASEM - Adanya kera putih yang dievakuasi beberapa hari lalu sempat menghebohkan warga. Banyak masyarakat yang menyakini bahwa kera putih itu berasal dari Gunung Agung. Salah satu warga Nongan, Karangasem, Ngakan mengatakan, bahwa para tetua menyakini kalau kera putih itu muncul maka akan terjadi peristiwa.

&quot;Antara percaya atau tidak tetua kami meyakini bahwa kera putih itu kerap muncul bila akan ada peristiwa alam akan terjadi,&quot; katanya, Minggu (1/10/2017).

Hal tersebut juga diungkapkan Made Nyadeg (92) yang meyakini ketika tahun 1963 kera putih dilihat warga sebagai tanda Gunung Agung akan meletus.

&quot;Tandanya sang wenara petak tedun (kera putih turun). Itu berati mau meletus. Dulu begitu wenara petak terlihat, tidak lama lagi gunung Agung meletus,&quot; terangnya.

Namun, kera putih tersebut ternyata diakui peliharaan Asram Ratu Bagus. Satwa itu dievakuasi untuk penganan selanjutnya di Bali RUSS ( Rumah Singgah Satwa ). Proses evakuasi tersebut sempat diduga bahwa kera itu turun dari gunung Agung. Namun hal itu ditepis oleh pihak Bali RUSS.

Tio selaku Fonder sekaligus pemilk Bali RUSS mengatakan bahwa kera itu miliknya, bukan monyet liar yang turun dari Gunung Agung.
&quot;Monyet putih itu milik kami. Kami evakuasi dari asram bukan turun dari gunung. Sepertinya ada kesalahan informasi dalam hal ini. Sekarang pihak Bali RUSS dapat kepercayaan untuk merawat dengan baik monyet putih tersebut,&quot; katanya.
[Baca Juga: Kera Putih Mulai Turun dari Gunung Agung]
Adanya monyet putih itu memang benar. Pihaknya menegaskan, bahwa kera putih yang selama ini peliharaan Asram sudah dalam penanganan dan perawatan di Bali RUSS. Sementara pihak JAAN (Jakarta Animal Aid Network) yang datang khusus ke Bali mengakui berhasil menyelamatkan seekor kera.

Amank salah seorang staff JAAN memastikan kera yang didapatnya itu dalam kondisi sudah dikarantinakan. &quot;Kera biasa. Kami akan tes kesehatan dia,&quot; ungkapnya. (sym)
</description><content:encoded>KARANGASEM - Adanya kera putih yang dievakuasi beberapa hari lalu sempat menghebohkan warga. Banyak masyarakat yang menyakini bahwa kera putih itu berasal dari Gunung Agung. Salah satu warga Nongan, Karangasem, Ngakan mengatakan, bahwa para tetua menyakini kalau kera putih itu muncul maka akan terjadi peristiwa.

&quot;Antara percaya atau tidak tetua kami meyakini bahwa kera putih itu kerap muncul bila akan ada peristiwa alam akan terjadi,&quot; katanya, Minggu (1/10/2017).

Hal tersebut juga diungkapkan Made Nyadeg (92) yang meyakini ketika tahun 1963 kera putih dilihat warga sebagai tanda Gunung Agung akan meletus.

&quot;Tandanya sang wenara petak tedun (kera putih turun). Itu berati mau meletus. Dulu begitu wenara petak terlihat, tidak lama lagi gunung Agung meletus,&quot; terangnya.

Namun, kera putih tersebut ternyata diakui peliharaan Asram Ratu Bagus. Satwa itu dievakuasi untuk penganan selanjutnya di Bali RUSS ( Rumah Singgah Satwa ). Proses evakuasi tersebut sempat diduga bahwa kera itu turun dari gunung Agung. Namun hal itu ditepis oleh pihak Bali RUSS.

Tio selaku Fonder sekaligus pemilk Bali RUSS mengatakan bahwa kera itu miliknya, bukan monyet liar yang turun dari Gunung Agung.
&quot;Monyet putih itu milik kami. Kami evakuasi dari asram bukan turun dari gunung. Sepertinya ada kesalahan informasi dalam hal ini. Sekarang pihak Bali RUSS dapat kepercayaan untuk merawat dengan baik monyet putih tersebut,&quot; katanya.
[Baca Juga: Kera Putih Mulai Turun dari Gunung Agung]
Adanya monyet putih itu memang benar. Pihaknya menegaskan, bahwa kera putih yang selama ini peliharaan Asram sudah dalam penanganan dan perawatan di Bali RUSS. Sementara pihak JAAN (Jakarta Animal Aid Network) yang datang khusus ke Bali mengakui berhasil menyelamatkan seekor kera.

Amank salah seorang staff JAAN memastikan kera yang didapatnya itu dalam kondisi sudah dikarantinakan. &quot;Kera biasa. Kami akan tes kesehatan dia,&quot; ungkapnya. (sym)
</content:encoded></item></channel></rss>
